4. Memutuskan Kekuatan Karma, Pemikiran Setelah Mencapai Ketenangan Selanjutnya Master akan membahas tentang pemikiran setelah mencapai ketenangan dan sebelum mencapai ketenangan pikiran. Pemikiran sebelum mencapai ketenangan pikiran adalah saat diri saya masih belum tenang, contoh…
3. Menggunakan Pemikiran Yang Benar Membahas “Bervisualisasi” Banyak orang bertanya kepada Master, apa maksud dari bervisualisasi – “guan xiang”? Bervisualisasi adalah sembari berpikir, sembari melihat dengan mata. Kalian semua tahu, bahwa “guan – visual” berarti…
2. Pembinaan Yang Sesungguhnya Merupakan Kesadaran Spiritual, Kekuatan Karma Adalah Jodoh Pendukung Selanjutnya Master memberitahukan kepada kalian harus ingat untuk: mengejar sifat Kebuddhaan, melihat sifat Kebuddhaan, membuktikan sifat Kebuddhaan. Sifat Kebuddhaan, berarti kita harus bisa…
1. Dengan Kesetaraan Pikiran, Mengumpulkan Lahan Kebajikan, Menanam Karma Sebab Akibat Mengenai masalah dunia kiamat: kiamat adalah bencana (halangan) yang besar, dan bencana besar ini pasti akan datang. Kapan tibanya? Tidak tahu. Karena hawa bencana…
46. Menggunakan Energi Kebijaksanaan Untuk Mengenali Kesadaran Akan Aku Yang Palsu Energi kebijaksanaan bisa membuktikan kekuatan, energi kebijaksanaan adalah kebijaksanaan dan energi spiritual seseorang, membuktikan kekuatan di sini berarti kebajikan dan energi kebijaksanaan kamu bisa…
45. Tiada Pemikiran Berarti Ada Pemikiran, Tiada Kebajikan Berarti Ada Kebajikan Ketahuilah, jika diri sendiri berpikir, saya memiliki jasa kebajikan, berarti tidak memiliki jasa kebajikan, hari ini kamu di sini melakukan jasa kebajikan, namun sesungguhnya…
44. Pikiran Yang Seperti Air, Sifat Yang Seperti Cermin Hari ini Master akan membahas tentang bagaimana menghilangkan kerisauan, manusia memiliki satu kekurangan, yakni menginginkan semuanya, menerima semuanya, segala macam makanan ingin dimakan, segala jenis permainan…
43. Kata-Kata Bijaksana dari Master Jun Hong Lu Ketahuilah bahwa kelahiran adalah awal mula dari tanggung jawab, sedangkan kematian adalah akhir dari misi yang diemban. Kita datang ke dunia ini, ketika meninggal sudah tidak akan…
42. Menggunakan Kebijaksanaan Dan Moralitas Untuk Menstabilkan Dan Melembutkan Ketenangan Pikiran Apabila tidak menghargai hidup, berarti sama dengan menyia-nyiakan hidup. Sangat sederhana, jika kamu tidak menghargai jasa kebajikan, sama dengan membuang-buang jasa kebajikan. Tunggu saat…
41. Kesadaran Spiritual Dalam Menekuni Dharma, Memahami Hukum Karma, Mampu Melepas Segera Mencapai Kekosongan Jika seseorang tidak memiliki keteguhan hati yang paling dasar, maka dia tidak akan bisa membina dirinya dengan baik, harus memiliki kebijaksanaan,…
40. Mengembangkan Bodhicitta, Mengembangkan Tiga Hati atau Pikiran Secara Menyeluruh Selanjutnya, saya akan membahas, bagaimana mengembangkan Bodhicitta? Banyak orang hanya tahu, saya harus mengembangkan Bodhicitta, lalu bagaimana untuk mengembangkannya? Pertama, belajar untuk memedulikan semua makhluk,…
39. Belajar Menghilangkan Keakuan Membangkitkan Kepercayaan Diri Hari ini kita membahas tentang: melafalkan paritta harus dengan sepenuh hati, harus disertai dengan keyakinan, tekad, yakni harapan yang tulus dan nyata, selain itu juga harus memiliki jodoh…
38. Belajar Untuk Memiliki Kepekaan Terlebih Dahulu, Baru Bisa Memiliki Kesadaran Seluruh perasaan (kemampuan untuk merasakan) yang dimiliki setelah roh atau jiwa menempati tubuh manusia disebut sebagai “hati awal”, yakni hati atau pikiran yang baru…
37. Melepaskan Kerisauan Pikiran, Menemukan Kesadaran yang Benar Ada cuaca yang tidak bisa diperkirakan, sama seperti malapetaka dan keberuntungan seseorang yang tidak bisa diprediksi. Sepanjang kita hidup di dunia ini, malapetaka tidak akan meninggalkan dirimu.…
36. Menggunakan Hati Yang Murni Baik Menyatu Dengan Hati Bodhisattva Berikutnya, Master akan melanjutkan pembahasan, ketika sudah memasuki sesuatu yang bersifat kekosongan. Master akan mengumpamakannya sebagai sebuah awan putih, saat awan putih ini bersih, yakni…
35. Meningkatkan Kesadaran Spiritual Diri, Membina Cahaya Bodhisattva Pada hari ini, saya akan membahas tentang, bagaimana tingkat kesadaran spiritual seseorang bisa memasuki tingkat Rupaloka, ini sangat penting. Sesungguhnya, semua ini bisa dilakukan setelah seseorang membina…
34. Menapaki Jalan Bodhisattva, Mengamalkan Sepuluh Karma Baik, Memperoleh Buah Karma Baik Bodhisattva Vimala (Bodhisattva tingkat kedua), harus lebih teguh membina diri untuk mencapai Kebuddhaan. Bodhisattva Vimala harus menjadikan pencapaian Kebuddhaan sebagai target pembinaan dirinya,…
33. Meninggalkan Nafsu Keinginan, Menjalani Brahmacharya (Hidup Berselibat), Menyempurnakan Sifat Kebuddhaan Hari ini Master akan melanjutkan pembahasan mengenai Bodhisattva tingkat kedua (Vimala-bhumi), sekarang Master terlebih dahulu memberitahu kalian mengenai kesadaran spiritual Bodhisattva tingkat kedua. Bodhisattva…
32. Menggunakan Hati (Pikiran) Tathagata, Dalam Mempraktikkan Dharma dan Menyelamatkan Kesadaran Spiritual Semua Makhluk, Mampu Menelaah Nidana (Sebab-Musabab) Seseorang Hari ini kita akan membahas tentang “hati Tathagata”, yang bermakna benar-benar nyata seperti Buddha. Pikiran atau…
31. Mengubah Tubuh Manusia Menjadi Tubuh Dharma, Menjadi Pengendali Jiwa Sendiri Penguasa dunia Saha sesungguhnya adalah Sambhogakāya Buddha (tubuh kenikmatan Buddha), jika kalian bisa menjadi penguasa di dunia ini, maka dirimu sudah menjadi seorang Buddha…
