Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Kuala Lumpur – Malaysia, 19 Oktober 2019
Pertanyaan 29. Perihal posisi berbaring seperti Buddha
Tanya: Apakah jasa kebajikan dari posisi berbaring seperti Buddha sangat besar? Ketika seseorang menjelang ajal, jika ia meninggal dalam posisi berbaring seperti Buddha, meskipun karma buruknya sangat berat dan dosa karmanya sangat besar, apakah ia tidak akan jatuh ke tiga alam jahat? Apakah demikian?
Jawab: Jika kamu bisa berada dalam posisi berbaring seperti Buddha ketika meninggal dunia, itu menunjukkan bahwa kamu telah memiliki banyak kebijaksanaan Bodhisattva, dan kamu tidak akan mengalami banyak penderitaan. Banyak orang ketika sudah berada di rumah sakit, mereka sama sekali tidak mampu. Dia sudah tidak bisa dalam posisi berbaring seperti Buddha. Seluruh tubuhnya dipasangi infus, tubuhnya memiliki berbagai macam luka akibat operasi, bagaimana mungkin ia dapat dalam posisi berbaring seperti Buddha? Posisi berbaring seperti Buddha berarti meninggal dengan tenang tanpa penyakit, dan merupakan orang yang memiliki berkah, harus memiliki berkah dan kebijaksanaan. Oleh karena itu, orang yang membina berkah dan kebijaksanaan secara bersamaan akan pergi dengan tanpa rasa sakit, tanpa penyakit, dan tanpa bencana. Lihatlah banyak anak muda sekarang. Dari luar mereka tampaknya sangat hebat. Tetapi apakah kamu dapat menjamin bahwa ketika sudah tua nanti, kamu tidak akan mengalami penderitaan? Setiap orang akan menghadapi banyak penderitaan. Jika kamu bisa di waktu meninggal nanti, bisa berhasil membina diri dalam satu kehidupan, dalam posisi berbaring seperti Buddha, tidur sebentar lalu pergi dengan tenang, maka inilah yang kita katakan sebagai pembebasan yang sesungguhnya. Inilah yang disebut Nirvana. Posisi berbaring seperti Buddha, mampu mempertahankan posisi tidur ini dalam jangka panjang, maka posisi tidur ini sendiri memiliki jasa kebajikan. Karena posisi berbaring seperti Buddha dapat menghilangkan banyak pikiran asusila, serta mengurangi berbagai pikiran buruk dan pikiran asusila yang mudah muncul ketika berada di tempat tidur. Posisi ini juga baik bagi jantung. Coba pikirkan, jika kamu tidur dalam posisi berbaring seperti Buddha, jantung berada di bagian atas. Jika kamu tidur menghadap sisi yang lain dan bukan dalam posisi berbaring seperti Buddha, jantung mungkin akan mendapat tekanan. Lihatlah Bodhisattva, Buddha, dan Buddha Tidur, semuanya berbaring menghadap ke sisi ini. Oleh karena itu, berharap kalian dapat belajar Buddha Dharma dengan baik. Tidak hanya mempelajari ucapan-Nya, tetapi juga harus mempelajari perbuatan-Nya. Pelajarilah perkataan dan perbuatan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Masih terlalu banyak hal yang harus kalian pelajari (Terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)
191019马来西亚・吉隆坡世界佛友见面会提问
提问29 关于吉祥卧
问:吉祥卧的功德是不是很大?临死的时候若是吉祥卧,就算业力再深重,罪业再大,也不会堕入三恶道,是这样吗?
答:你如果能够在走的时候吉祥卧,说明你已经拥有了很多菩萨的智慧,而且你不会很痛苦。很多人到了医院里,他根本没有办法,他已经不能吉祥卧了:浑身吊着瓶子,身上开着各种各样的刀口,他怎么吉祥卧?吉祥卧是无疾而终,是有福气的。要有福,而且要有慧,所以福慧双修的人走的时候无痛无病无灾。看看现在很多年轻人,表面上好像很牛,你能保证晚年的时候不痛苦吗?每个人都会面临很多痛苦,如果你能在走的时候,能够一世修成,吉祥卧,睡一觉就走了,这个我们说才是真正的解脱,所以这就叫涅槃。吉祥卧,能够长期地保持这个睡姿,那么本身它是有功德的,因为吉祥卧可以消掉你很多的淫念,可以消掉很多在床上会产生的各种不好的淫念,对心脏也有好处。你想想,你如果吉祥卧,心脏在上面,如果你从这边睡,不是吉祥卧的话,心脏可能就会受到压迫。你们看看,菩萨,佛,睡佛,全部是从这一边的。所以希望你们好好地学佛,不但学他的言,还要学他的行,要学言行。好好学吧,太多东西要学了(感恩师父慈悲开示)
