9. Melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen, Mengikis Buah Karma Buruk Diri Sendiri 念礼佛大忏悔文,消自己的孽障

9. Melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen, Mengikis Buah Karma Buruk Diri Sendiri

Hari ini Master akan membahas tentang fungsi dari {Li Fo Da Chan Hui Wen}. Mengapa hasil dari pelafalan {Li Fo Da Chan Hui Wen} begitu bagus? Ada orang yang bertanya kepada Master, mengapa dalam sepuluh paritta pendek, masih ada beberapa mantra yang tidak Master ajarkan kepada kita untuk dilafalkan? Coba kalian tebak mengapa? Ini karena Guan Shi Yin Pu Sa belum memberi tahu Master, maka Master tidak berani mengajarkan kepada kalian. Dulu Master tidak mengajarkan kalian melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, sekarang Bodhisattva meminta Master mengajarkan kalian melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, maka Master mulai mengajarkan kalian bagaimana cara melafalkannya. Setelah kalian melafalkan, setelah kalian melafalkan apakah terasa manjur? Kekuatan dari {Li Fo Da Chan Hui Wen} luar biasa besarnya.

Banyak orang bertanya, apa manfaat dari melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}? Master beri kalian sebuah contoh. Misalnya, hari ini saya mencuri suatu benda dari orang lain, apakah ini berarti melakukan kejahatan? Setelah melakukan kejahatan, pada jiwa seseorang, di bagian kepalanya akan terbentuk segumpalan hawa hitam. Mencuri mungkin hanya satu gumpalan kecil hawa hitam, namun jika membunuh seekor anjing atau satu orang, maka akan membentuk suatu kabut hitam. Setelah kabut hitam memasuki tubuhmu, maka arwah asing bisa merasuki tubuhmu kapan pun dan di mana pun juga, karena kabut hitam berarti tempat berhawa negatif di mana arwah asing bisa bersemayam di tubuhmu. Setiap melakukan satu kejahatan, maka akan ada satu gumpalan hawa hitam yang memasuki tubuhmu. Ketika Master menerawang totem, Master sering melihat banyak orang yang tubuhnya dipenuhi dengan hawa hitam, berarti orang ini telah melakukan banyak kejahatan, termasuk kejahatan yang dilakukan di kehidupan sebelumnya. Semakin banyak hawa hitam yang dimiliki seseorang, maka kondisi tubuhnya semakin buruk.

Kalian semua tahu, bahwa bubuk mesiu berwarna hitam bukan? Maka kita akan mengumpamakan buah karma buruk sebagai bubuk mesiu, semakin banyak bubuk mesiu yang tertimbun di tubuhmu, jika sampai sudah penuh, atau dengan kata lain, kejahatan yang dilakukan sudah sangat banyak, maka sudahlah, masa pembalasan akan segera tiba. Pada saat itu, buah karma buruk akan teraktivasi menjadi arwah asing, dan seluruh tubuh akan meledak. Ini sama seperti seseorang yang setelah diperiksa ternyata mengidap kanker, atau ditabrak mati oleh mobil, atau dibunuh orang, atau keluarganya tertimpa kesialan besar, pada intinya semua permasalahan akan muncul sekaligus. Master sekarang menerawang banyak totem, namun hanya segelintir pendengar yang tubuhnya sangat bersih. Apakah kalian pernah mendengarkan acara siaran Master? Ketika Master melihat tubuh seseorang yang sangat terang bercahaya, maka Master akan merasa heran. Ini berarti orang-orang pada zaman sekarang memiliki banyak sekali buah karma buruk di tubuh, mereka memiliki terlalu banyak pemikiran buruk, sepanjang waktu berpikir bagaimana cara untuk menjahati orang lain, bagaimana agar bisa mendapatkan uang orang lain, bagaimana agar bisa meraup keuntungan dari orang lain, namun tidak mau berdana, juga tidak mau bersikap baik terhadap orang lain, dan ini adalah masalah yang terbesar. Oleh karena itu, buah karma buruk dari kehidupan yang lalu dan kehidupan ini akan seperti bubuk mesiu yang tertimbun dalam tubuh. Contoh, seseorang yang melakukan beberapa kejahatan ketika berusia belasan tahun, seharusnya akan menerima balasan karma di usia 50-an tahun lebih, seperti nyeri dan pegal linu di pinggang, inilah yang sering kita sebut sebagai masa menopause.

Masa menopause sebenarnya adalah suatu masa pembalasan karma. Biasa berlangsung pada usia 45 tahun sampai 55 tahun, dalam jangka waktu ini, karir, kesehatan dan aspek-aspek lainnya akan mulai mengalami penurunan. Ketika “bubuk mesiu” yang dimiliki seseorang sudah semakin banyak terkumpul, maka asalkan ada satu arwah asing merasuki tubuhnya, di mana arwah asing yang paling kuat adalah pejabat Hitam dan Putih alam akhirat, maka yang terlihat seluruh tubuhmu menghitam, yang berarti umurmu sudah berakhir, begitu kedua arwah asing ini datang “menyulut” bubuk mesiu pada tubuhmu, maka kamu akan langsung “meledak”. Master meminta kalian melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} adalah demi membantu kalian menghilangkan satu demi satu gumpalan hawa hitam pada tubuh kalian, dengan kata lain yaitu menghilangkan bubuk mesiu ini. Ingatlah, semakin banyak bubuk mesiu yang kalian hilangkan, maka meskipun di masa tua nanti masih tersisa sedikit bubuk mesiu, walau tersulut sekalipun, juga tidak akan besar ledakannya, pembalasan yang sangat ringan, pasti bisa dilewati. Namun jika terlalu banyak bubuk mesiu pada tubuh kalian, maka begitu tersulut, bisa membuat seluruh tubuh kalian menjadi hancur lebur. Kebenaran di dunia ini memang seperti itu. Terkadang ketika Master melihat tubuh kalian semuanya berwarna hitam, Master hanya bisa meminta kalian untuk melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}.

Ketika melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, kalian harus mengatakan: “Mohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih memberkati saya XXX, menghilangkan buah karma buruk di bagian liver saya”, atau menghapus buah karma buruk di bagian paru-paru saya, atau menghapus buah karma buruk di bagian pinggang saya. Jika hanya mengatakan “menghapus buah karma buruk pada tubuh saya”, maka hasilnya akan sangat lambat, selain itu akan sangat sulit untuk melenyapkannya. Karena di tubuh kalian sudah terdapat begitu banyak buah karma buruk, jika tidak disebutkan dengan jelas pada bagian mana, lalu di manakah “obat” yang sedikit ini harus ditempelkan? Contoh, kamu terjatuh dari lantai atas, sekujur tubuhmu terluka, lalu mengambil sebuah koyo obat, di manakah kamu akan menempelkannya? Maka saat kalian melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} harus ditujukan untuk satu bagian tertentu, untuk menghapus gumpalan hawa hitam satu demi satu. Inilah mengapa sekarang ada banyak pendengar yang sangat pintar dan pandai bertanya, ketika menelepon, pertanyaan pertama yang diajukan adalah: “Master Lu, buah karma buruk saya banyak atau tidak?” “Sangat banyak.” “Master Lu, apakah Anda bisa memberi tahu saya di bagian tubuh yang mana?” Lalu Master akan memberi tahu mereka di bagian mana. Kemudian mereka akan melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} khusus untuk bagian ini, menghapuskan buah karma buruk di satu demi satu bagian tubuh mereka. Pertanyaan yang lain: “Mengapa tempat ini tadinya tidak sakit, namun karena dikikis buah karma buruknya, lalu malah menjadi sakit?” Itu berarti buah karma buruk teraktivasi lebih awal. Contoh, ketika buah karma buruk di bagian liver sedang dikikis, ini ibarat dokter sedang mengobati pasien, maka si pasien pasti akan merasa sakit, dengan kata lain menyulut sisa bubuk mesiu yang tinggal sedikit, begitu meledak, maka semuanya akan hilang, dan tubuhmu di bagian ini akan menjadi bersih, di masa tua nanti liver kamu tidak akan bermasalah. Logikanya seperti itu.

Baru-baru ini, ada seorang pendengar dari Canada yang menelepon dan membuat janji dengan Master, dia memberi tahu Master bahwa dia melafalkan seluruh mantra dalam sepuluh paritta pendek. Master memberi tahu dia, kamu minum saja semua jenis obat, dan lihatlah penyakitmu yang mana bisa sembuh. Ini seperti pergi ke toko obat tradisional Tiongkok dan membeli semua jenis obat. Kalian harus ingat komposisi obat dan dosis obat yang digunakan, setiap penyakit ada “obatnya” masing-masing. {Li Fo Da Chan Hui Wen} khusus untuk menghilangkan buah karma buruk dan arwah asing. Dengan kata lain, saat kamu melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, berarti paritta ini sudah mulai mengobati hawa hitam, dan membuat buah karma buruk teraktivasi lebih awal. Contohnya, hari ini saya tidak sengaja mencuri suatu benda, begitu melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, maka gumpalan hawa buruk ini akan lenyap, juga tidak merasa sakit, sudah selesai, sudah berakhir. Namun, apabila orang ini membunuh orang lain, maka hanya dengan melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} tidak bisa menyelesaikan masalah, karena buah karma buruk dari hal ini terlalu besar. Buah karma buruk yang teraktivasi lebih awal tidak memiliki kekuatan. Seperti seorang anak bayi yang terlahir prematur, apakah anak ini memiliki kekuatan? Jika buah karma buruk teraktivasi lebih awal, maka kita harus segera melafalkan Xiao Fang Zi, namun jumlah Xiao Fang Zi yang dilafalkan akan menjadi jauh lebih sedikit daripada jumlah Xiao Fang Zi yang diperlukan sewaktu masa pembalasan. Jika menunggu sampai masa pembalasan karma tiba, maka terkadang walau sudah melafalkan banyak Xiao Fang Zi, juga belum tentu bisa menghilangkan bencana ini. Inilah mengapa, kalau sakit harus berobat lebih awal. Semua logika yang Master ajarkan kepada kalian adalah prinsip kebenaran Dharma yang bisa diterapkan di Alam Manusia ini.

Ada sebagian orang memiliki hawa hitam yang sangat pekat, ada sebagian orang memiliki hawa hitam yang samar-samar saja. Master juga pernah melihat ada sebagian orang memiliki hawa hitam bagaikan awan hitam besar yang tergulung tebal, begitu ditanya, ternyata dia sudah menderita kanker. Begitu jelas yang Master lihat. Jika sekarang kalian bisa menelepon masuk ke dalam acara Master, maka kalian harus benar-benar menghargai. Jika melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} sampai pada suatu waktu tertentu, lalu bagian tersebut sakit, berarti buah karma buruk pada bagian itu teraktivasi. Teraktivasi adalah suatu hal yang bagus. Setelah buah karma buruk teraktivasi, lalu melafalkan beberapa lembar Xiao Fang Zi, maka karma buruk ini sudah terkikis. Dengan kata lain, sebelum buah karma buruk ini matang, kita harus segera melenyapkannya. Seperti ketika tumbuh tumor di rahim, di awal kemunculan, kita harus segera mengangkatnya, apakah akan lebih mudah diangkat sekarang daripada ketika sudah membesar nanti? Logikanya sama saja.

Master melihat ada banyak orang mengidap tumor di leher, besarnya sampai tidak bisa menggerakkan kepala, sewaktu tidur, posisi kepala sampai tidak bisa dimiringkan. Bodhisattva Ji Gong sewaktu berada di Alam Manusia, melihat banyak orang menderita penyakit seperti ini, begitu Beliau menunjuk dengan jarinya, maka penyakit orang ini segera hilang. Inilah Bodhisattva sedang menolong orang-orang. Master sekarang mengajarkan kalian bagaimana menolong diri sendiri, namun jika hanya Master sendiri yang menolong kalian semua tidak akan sanggup, ini terlalu melelahkan. Bibit karma ini telah kalian tanam sendiri, maka kalian harus menerima buah karmanya. Jika kalian bisa mengubah bibit karma yang buruk, maka buah yang akan kalian terima juga akan berubah menjadi baik. Apabila Master menyentuh bibit karma kalian, bukankah ini sama dengan Master mengubah karma kalian? Oleh karena itu, Master mengajarkan cara ini kepada kalian. Ini seperti, Master tidak memberi kalian semangka, melainkan mengajarkan kalian bagaimana cara menanam semangka, seperti bagaimana memilih bibit, bagaimana memilih tanah, bagaimana memberikan pupuk, dan lainnya. Semangka yang kalian tanam adalah milik kalian sendiri, jika Master langsung memberi kalian semangka, maka Master sendiri akan terjadi masalah.

Di dalam {Li Fo Da Chan Hui Wen}, terdapat banyak nama Bodhisattva. Tahukah kalian ada berapa banyak Bodhisattva di Alam Surga? Banyak orang yang ingin tahu, bagaimanakah Alam Surga itu? Seperti apakah Neraka itu? Hari ini ada seorang pendengar yang memberi tahu Master: “Master Lu, saya pernah pergi ke Alam Akhirat, di Alam Akhirat juga ada peralatan modern.” Bukankah ini sangat menarik setelah kalian mendengarnya? Modern seperti apa? Modern seperti perlengkapan canggih yang ada di dunia sekarang ini, sejak dulu sudah ada di Alam Bawah sana. Seperti komputer, di Alam Akhirat menjadi sebuah kilatan cahaya, yang ketika disentuh dengan tangan akan langsung muncul gambar, begitu terlintas di otak, segera muncul barang yang diperlukan, sama sekali tidak perlu mengetik di keyboard. Pernah ada seorang pendengar dia adalah programmer terkenal, dia menelepon masuk dan bertanya kepada Master: “Master Lu, mengapa kami mencari data satu orang di dalam bank data harus menghabiskan banyak waktu, sedangkan Anda begitu mendongakkan kepala, lalu bisa melihat semuanya?” Master memberi tahu dia, jangan panik, Master beri tahu: sekarang di dalam pikiranmu membayangkan anggota keluarga yang berada di Tiongkok atau keadaan di rumah, bukankah langsung bisa terpikir hanya dalam hitungan detik? Ini disebut dengan informasi. Yang Master gunakan adalah informasi seperti ini. Sesungguhnya, kalian setiap orang di sini seharusnya memiliki kemampuan seperti ini, hanya saja tertutupi dengan banyak buah karma buruk yang kotor dari berkali-kali reinkarnasi, seperti kekayaan, ketenaran, keuntungan, rupa luar, dan lain sebagainya.

Para Bodhisattva di dalam {Li Fo Da Chan Hui Wen} merupakan Bodhisattva dari setiap bagian yang mencatat dan melaporkan pelanggaran yang kita lakukan di Alam Manusia ke Alam Surga. Seringkali kita menanam bibit karma tanpa mengetahuinya, setelah melafalkan sekaligus begitu banyak nama Bodhisattva, lalu memohon supaya Bodhisattva memaafkan dosa-dosa kita, dan sungguh-sungguh bertobat atas karma buruk yang dilakukan di kehidupan lalu. Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan? Master beri tahu, tidak apa-apa jika seseorang pernah melakukan kesalahan di dalam hidup, akan tetapi harus memperbaikinya dengan tulus. Kita harus belajar untuk mengatakan, “maaf”. Ketika seseorang bersedia mengucapkan kata “maaf”, maka kesadaran spiritual akan meningkat. Seseorang yang tidak ingin bertobat akan mudah dipandang rendah oleh orang lain. Semakin sedikit buah karma buruk dan hawa hitam pada tubuh seseorang, maka matanya akan menjadi semakin cerah. Peredaran energi yang tidak lancar dikarenakan medan aura yang tidak bagus. Melafalkan paritta justru demi menghilangkan buah karma buruk pada tubuh kita. Kita harus memiliki hati nurani. Ketika buah karma buruk seseorang semakin banyak, maka organ pertama yang akan rusak adalah jantung. Orang yang menderita penyakit jantung adalah orang yang memiliki penyakit karena buah karma buruk yang cukup berat, yang dikarenakan terlalu emosi, tidak bisa berpikiran terbuka, atau sangat membenci seseorang. Seseorang menjalin jodoh yang baik maupun jodoh yang buruk, tergantung dari diri sendiri, jika melakukan kesalahan, maka kita harus memiliki etika yang baik, harus meminta maaf, setelah tahu salah lalu mengubahnya. Sama halnya, jika tidak ingin bertobat maka kita akan memiliki medan aura buruk yang mudah dirasuki arwah asing. Hidup di dunia ini, kita harus belajar untuk mengamati. Semakin banyak {Li Fo Da Chan Hui Wen} yang dilafalkan, maka pikiran kita akan menjadi semakin bersih, hati kita menjadi semakin senang. Sampai pada akhirnya, paritta yang dilafalkan bisa menjadi gelombang suara dan cahaya, yang langsung terhubung dengan Bodhisattva.

Jika masih ada anggota keluarga kalian yang tidak percaya, maka gunakan kertas ini – {Permohonan Bimbingan Spiritual bagi Anggota Keluarga untuk Meyakini Buddha Dharma}, isi dengan nama dan tanggal lahirnya, kemudian letakkan di pinggir altar Guan Shi Yin Pu Sa, sembari berlutut, lafalkan 7 kali {Xin Jing}. Maka kita lihat saja, lama-kelamaan apakah orang ini akan percaya atau tidak? Hasilnya akan jauh lebih baik daripada kalian setiap hari melafalkan {Xin Jing} untuknya. Ini memiliki kekuatan spiritual. Namun pada awal mulanya, jangan menggunakan cara ini. Jika suamimu ada sedikit percaya, namun juga tidak terlalu percaya, maka saat itu, langsung melafalkan 3 sampai 7 kali {Xin Jing} untuknya, mohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih memberkati suamimu dengan membuka kebijaksanaannya, supaya dia bisa percaya kepada Guan Shi Yin Pu Sa. Akan tetapi ada juga suami-suami yang berwatak keras, suka bicara sembarangan, atau kamu merasa dia sudah mempengaruhi pembinaan pikiranmu, maka pada saat ini harus menggunakan formulir permohonan bimbingan spiritual. Ini bukan berarti menghukumnya, juga bukan bermaksud melakukan sesuatu yang tidak baik kepadanya, namun menggunakan sedikit kekuatan spiritual untuk membuatnya percaya. kekuatan spiritual ini sesungguhnya adalah kekuatan dari Dewa Pelindung Dharma. Formulir permohonan ini jangan dibakar, simpan dengan baik setelah dilafalkan setiap hari, ketika ingin melafalkan lagi, baru dikeluarkan.

Sekarang ada banyak keluarga yang karena satu orang di antaranya melafalkan paritta, membawa kebaikan bagi seluruh keluarga. Namun jika ada satu orang yang tidak percaya, berbicara sembarangan, maka kondisi keluarga ini akan memburuk. Contoh: sepanci bubur putih yang bersih, jika diteteskan setitik tinta warna hitam ke dalamnya, maka sepanci bubur ini akan rusak. Cara yang terbaik adalah dengan membantunya melafalkan paritta terlebih dahulu, jika orang ini benar-benar tidak mau menurut, kamu baru menggunakan cara ini. Banyak orang bertanya, apakah ini bisa menyakiti tubuh orang tersebut? Tidak, tetapi dia akan merasakan sedikit tekanan. Sedangkan tekanan ini berasal dari, “jika terlalu banyak perkataan buruk yang dia katakan, maka balasan karma yang diterimanya akan besar.”; “Melafalkan paritta untuk membuatnya percaya, sama dengan memberikan kekuatan untuk mengubah pemikirannya, atau membuatnya melihat beberapa hal, yang membuat pemikiran spiritual di dalam pikirannya terbangun, atau memberikan suatu pesan yang sangat kuat kepadanya.