wenda20161127A 30:56
Wejangan Master tentang belajar Buddha Dharma dan membina pikiran
Pendengar pria: Master, setelah membaca perkataan Master, saya sangat tersentuh. Izinkan saya untuk membaca: setiap zaman ada sejumlah besar Bodhisattva yang telah berhasil membina diri, dan keberhasilan pembinaan dari setiap Bodhisattva adalah ketika orang lain sedang berfoya-foya, tetapi mereka secara diam-diam sedang membina diri, sedang menyelamatkan orang, dan sedang membantu para makhluk. Ketika orang lain belum memahami inti kebenaran dari dunia ini, mereka sudah memperoleh arti hidup yang sebenarnya. Jadi ketika orang lain menderita dan baru mulai untuk menemukan arti kehidupan yang sebenarnya, tetapi mereka telah berhasil membina diri menjadi Bodhisattva.
Master menjawab: Mari kita bicara tentang Tuan Lu Xun. Orang lain bertanya kepadanya mengapa dia menjadi seorang penulis hebat, dia menjawab “Saya hanya menghabiskan waktu orang lain minum kopi untuk menulis.” Sederhana saja. Orang lain sedang berfoya-foya, kita sedang melafalkan paritta dan membina pikiran; ketika orang lain menderita, kita sedang menikmati hidup. Inilah logika kebenarannya (sudah mengerti, terima kasih Master welas asih memberi wejangan)
wenda20161127A 30:56
台长关于学佛修心的开示
男听众:师父,看了您说的一句话,真的是特别感动。我念一下吧:每一个时代都有修成的一大批菩萨,而每一位菩萨的修成都是因为在别人吃喝玩乐的时候,他们却在默默地修心,默默地度人,在帮助众生。当别人还不理解这个世界的真谛的时候,他们已经获得了人生的真谛。所以当别人痛苦了才开始去寻找人生真谛的时候,他们已经修成了菩萨。
台长答:就讲鲁迅先生好了,人家问他为什么会成为一个大文学家,“我只不过把别人喝咖啡的时间都用在写作上了。”就这么简单。人家在吃喝玩乐,我们在修心念经;等到人家吃苦的时候我们就在享受了。就这个道理(明白了,谢谢师父的慈悲开示)
