Shuohua20141017 21:54
Setelah berikrar lalu melanggar ikrar, pasti ada karma buruk
Pendengar wanita: Jika seseorang sudah berikrar, tetapi tidak mampu melaksanakannya, apakah harus melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen untuk bertobat?
Master menjawab: Benar (Kira-kira harus melafalkan berapa kali?) Sebenarnya tidak banyak gunanya. Sekalipun melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen, itu hanya dapat sedikit meringankan karma akibat kamu sudah berikrar kemudian melanggar ikrar tersebut. Tetapi pasti ada karma buruknya. Karena itu, setelah berikrar, sama sekali jangan melanggar ikrar. Jika melanggar ikrar, pasti akan menimbulkan karma. Sebab ketika kamu berikrar, Dewa Dharma Pelindung akan memberikan banyak hal baik terjadi kepadamu. Jadi, ketika kamu kemudian melanggar ikrar, itu sama saja seperti membohongi Bodhisattva. Coba pikirkan, ketika kamu berikrar, pasti ada sesuatu yang kamu mohon, bukan? Kalau tidak memohon sesuatu, mengapa kamu berikrar? Misalnya, setelah kamu berikrar, keadaanmu akhirnya menjadi baik, tetapi kemudian kamu melanggar ikrar tersebut, maka kamu pasti akan mengalami kesialan. Misalnya, kamu berkata kepada ayahmu: “Ayah, saya pasti akan lulus ujian. Ayah berikan saya uang terlebih dahulu untuk membeli sesuatu yang saya sukai.” “Nak, kamu harus belajar dengan baik dan mendapatkan hasil ujian yang bagus.” “Baik, saya pasti berhasil dalam ujian.” Tetapi pada akhirnya kamu malah tidak lulus. Bukankah itu berarti kamu telah membohongi ayahmu? (Ya) Nah, begitulah.
Shuohua20141017 21:54
许愿后违愿是一定有业障的
女听众:如果一个人许了愿,但是没有做到,是不是要念礼佛大忏悔文?
台长答:对(大概要念多少遍呢?)没有什么大用的,就算念了礼佛大忏悔文,只不过在你原来许愿、违愿的情况下减轻一点业障,但是一定有业障的。所以许了愿之后千万不能违愿,违了愿之后一定会有业障,因为当时你许愿的时候护法神会给你很多好的事情发生的,所以你就等于骗了菩萨的心。你想想看你许愿的时候一定有求的呀,你没有求怎么会许愿啦?你一许愿最后好了,你违愿了,你一定倒霉。比方说你跟你爸爸说:“爸爸,我一定考进,你先给我多少钱,给我买一样我喜欢的好东西。”“孩子你一定要考试考好的。”“好的,我一定考成功。”结果考了不及格了呢?你说你不是骗了爸爸啊?(对)好了。
