Pelepasan makhluk hidup menyesuaikan jodoh, menyelamatkan makhluk hidup sesuai jodoh 放生随缘,随缘救度

Master Lu Menjawab Surat Keraguan (353) 25-12-2019

Pelepasan makhluk hidup menyesuaikan jodoh, menyelamatkan makhluk hidup sesuai jodoh

Tanya: Kolam tempat kami melakukan pelepasan makhluk hidup berada di sebuah taman, dan melepaskan kura-kura serta ikan di sana diperbolehkan secara legal. Setelah melakukan pelepasan makhluk hidup, ketika kami memberi makan ikan, kami melihat beberapa ekor ikan gabus hitam dan ikan lele yang sangat besar di tengah kolam. Karena itu, kami khawatir ikan-ikan lain di kolam tersebut akan dimakan oleh ikan gabus dan lele tersebut. Beberapa hari kemudian, ada rekan se-Dharma mengatakan bahwa ia menerima wejangan dari Nan Jing Pu Sa: “Melakukan pelepasan makhluk hidup, harus memiliki kebijaksanaan. Ketika melakukan pelepasan makhluk hidup, kamu harus memahami apa yang kamu lepaskan:

ikan laut dilepaskan di laut, ikan sungai di sungai, kura-kura gunung di pegunungan, kura-kura laut di laut. Jadi, kamu harus memahami bagaimana cara melakukan pelepasan makhluk hidup dan melepaskan makhluk yang tepat. Jika pelepasan makhluk hidup kamu merusak ekosistem setempat, itu bukan melepaskan makhluk hidup, melainkan sedang menciptakan karma. Jika setelah kamu melepaskannya, makhluk tersebut akhirnya mati, itu juga bukan melepaskan makhluk hidup, melainkan sedang menciptakan karma. Jika kamu melepaskan makhluk hidup menyebabkan orang lain melakukan kesalahan, itu juga menciptakan karma. Oleh karena itu, Master mengatakan bahwa dalam melepaskan makhluk hidup harus memiliki kebijaksanaan. Inilah yang dimaksud dengan kebijaksanaan.” Mohon Master memverifikasi wejangan dari Nan Jing Pu Sa.

Jawab: Itu bukan wejangan dari Bodhisattva, melainkan perkataan dia sendiri. Melepaskan makhluk hidup menyesuaikan jodoh, dan menyelamatkan makhluk hidup sesuai jodoh. Melepaskan makhluk hidup adalah suatu wujud dari hati yang welas asih. Bukan berarti benar-benar harus memastikan seekor ikan terus hidup; memangnya kamu bisa membuatnya hidup sampai berapa tahun? Yang terpenting adalah melakukannya dengan ketulusan hati dan menyesuaikan jodoh. Kalau ada kesempatan untuk melepaskan, maka lakukanlah. Tentu saja, kamu juga tidak boleh sengaja membeli ikan yang sudah hampir mati untuk dilepaskan. Itu tentu tidak baik.

Sekarang Master sedang mengajarkan kepada kalian apa yang dimaksud dengan kebijaksanaan. Sekarang sudah mengerti, bukan? Dia sendiri pasti terus-menerus menghalangi orang lain dengan mengatakan, “Kalian tidak boleh sembarangan melakukan pelepasan makhluk hidup…” Kemudian dia membuat cerita dan mengatakan, “Ini adalah yang disampaikan oleh Nan Jing Pu Sa”. Banyak orang ingin mengatakan sesuatu berdasarkan pemikirannya sendiri, tetapi kemudian berkata, “Ini yang dikatakan Master,” dan menggunakan nama Master untuk menekan orang lain.

 

卢台长开示解答来信疑惑(三百五十三)2019-12-25

放生随缘,随缘救度

问:我们放生的池塘是在一个公园,放生乌龟和鱼是合法的。我们放生后喂鱼时,看见池中心有几条非常大的黑鱼和鲶鱼。我们因此担心池塘的其他鱼类被黑鱼吃掉。几天后,有同修说收到南京菩萨的开示:“放生要有智慧。放生你要懂在放什么:海鱼放在海、河鱼放在河、山龟放在山、海龟放在海。所以你要懂怎么去放,放也要放对的东西。你放生害到当地的生态环境不是放生,而是在造业;你放生之后让它生命过世,那也不是放生,是在造业;你放生导致别人做错事情,那也在造业。所以,师父说的,放生要有智慧,这个就是智慧的意思。”请师父验证南京菩萨的开示。

卢台长答: 这不是菩萨的开示,是他自己讲的。随缘放生,随缘救度。放生是一种慈悲心,不是真正把一条鱼救活,你能让它活多少年?用心,随缘,能放就放。当然你也不能买条快死的鱼去放,那肯定不好。师父现在是在教你们,什么是智慧,现在明白了吗?他自己肯定一直阻止别人“你们不能乱放……”然后就编“这是南京菩萨讲的”。很多人自己想说什么,就说“是师父讲的”,用师父去压别人。