Master Lu Menjawab Surat Keraguan (360) 29-01-2020
Mengaktifkan jiwa semula
Tanya: Baru-baru ini saya membaca Bai Hua Fo Fa Jilid 3, bagian “Menggunakan Pemikiran Yang Benar Membahas “Bervisualisasi”. Di dalamnya terdapat bagian yang mengatakan: “orang yang ingin bunuh diri, atau orang yang putus asa karena menderita kanker, saat masuk menemui Master, mereka merasa sedih dan menderita, namun asalkan berbincang dengan Master selama setengah sampai satu jam, maka setelahnya, saat pergi, mereka akan berubah menjadi senang dan ceria. Ini karena di dalam diri dan pikiran setiap orang terdapat suatu kekuatan khusus, sedangkan kekuatan ini sesungguhnya adalah jiwa semula Bodhisattva. Master bisa membangkitkan kembali jiwanya yang semula ini, agar dia bisa mengalahkan penyakit psikologis, melepaskan dan melupakan semua hal-hal kotor dan tidak baik pada dirinya. Siapa di antara kalian yang bisa berbuat begitu, maka kalian adalah Bodhisattva.” Mohon bertanya, dalam keseharian ketika kita membimbing orang lain untuk mengenal Dharma, bagaimana kita dapat membantu orang lain mengaktifkan jiwa semula mereka?
Jawab: Harus melihat masalah apa yang sedang dia hadapi. Hanya dengan menyesuaikan dengan masalahnya, barulah sifat Kebuddhaan dalam dirinya dapat diaktifkan. Diri sendiri harus melafalkan paritta dan memiliki energi, barulah dapat mengaktifkannya. Seseorang yang sudah tidak ingin hidup, kamu harus memberikan harapan kepadanya. Dengan demikian, dia tidak akan lagi merasa putus asa. Setiap orang dapat mengalami keadaan seperti ini, hanya saja waktu dan usianya berbeda-beda. Master dapat memberikan harapan kepada orang lain karena Master dapat melihat masa depan. Ketika dia berkata bahwa dia tidak ingin hidup lagi, kamu harus mengatakan kepadanya: “Bagaimana dengan ayah dan ibumu? Bagaimana dengan anakmu? Apakah kamu bersikap egois?”Sifat Kebuddhaan setiap orang pada dasarnya sangat baik. Setiap orang berharap keluarganya baik-baik saja. Bukankah ini sedang mengaktifkan sifat Kebuddhaannya! Kemudian, perlahan-lahan membimbing dan mendidiknya. Dengan demikian, “kunci” dalam dirinya akan terbuka. Ibarat sebuah mobil yang aki-nya kehabisan listrik sehingga tidak dapat dihidupkan. Kemudian datang mobil lain dan menyambungkan aki mobil tersebut untuk membantunya menghidupkan mesin. Bukankah mobil yang datang membantu itu harus memiliki listrik? Kalian yang tidak memiliki energi, apakah mampu membuat orang lain memahami dan menerima nasihat? Master memiliki energi, sehingga mampu membuat orang lain memahami dan menerima nasihat.
卢台长开示解答来信疑惑(三百六十)2020-01-29
启动原灵
问:刚读到《白话佛法》第三册,《用正思维谈“观想”》,里面有一段说到:“一个要自杀的人,一个生癌症后绝望的人,进来见师父时很痛苦,只要和师父谈上半小时或者一个小时,他离开的时候会开开心心。这是因为每个人自己身心当中有一种特殊的能量,这个能量实际上就是菩萨的原灵。师父可以把他的这个原灵启动出来,让他可以抵抗自己身心疾病,把所有一切肮脏和不好的东西全部放下、全部忘记。你们谁要是能够这样做,你们就是菩萨。”请问,平时我们在度人的时候,如何才能帮助别人启动他们的原灵呢?
卢台长答: 要看他有什么问题,针对他的问题,才能启动他的佛性。自己要念经,要有能量才能启动。一个不想活的人,你要给他希望,他就不会绝望。每个人都有这种情况,只是时间年龄不同。师父能给人希望,因为师父看得见未来。他说不想活了,你要告诉他:“你爸爸妈妈怎么办?孩子怎么办?你自私吗?”人的佛性都是很善良的,都希望家人好,这是不是启动他的佛性了?然后慢慢再教育他,他的“锁”就打开了。一辆车的电瓶没电了,发动不起来,另外来辆车夹住它的电瓶,帮助它发动。来的那辆车是不是要有电?你们没有能量的人,能把别人说通吗?师父有能量,就能把人说通。
