Memperkenalkan pengacara untuk membantu rekan se-Dharma mengajukan gugatan agar pelaku dijatuhi hukuman mati, apakah termasuk menyentuh karma? 介绍律师帮同修打官司为判凶手死刑是否动因果

Master Lu Menjawab Surat Keraguan (356)  2020-01-05

Memperkenalkan pengacara untuk membantu rekan se-Dharma mengajukan gugatan agar pelaku dijatuhi hukuman mati, apakah termasuk menyentuh karma?

Tanya: Sebelum rekan se-Dharma belajar  Buddha Dharma, putranya dibunuh oleh menantunya (suami dari putrinya). Pada persidangan tingkat pertama, pelaku dijatuhi hukuman mati, tetapi dia tidak menerima putusan tersebut dan mengajukan banding. Rekan se-Dharma tersebut khawatir nantinya hukuman mati tidak dapat dipertahankan, lalu datang berkonsultasi kepada saya. Kebetulan saya memperkenalkan seorang teman yang bekerja di bidang hukum kepadanya. Rekan se-Dharma tersebut membayar biaya pengacara yang cukup besar agar teman saya itu membantu menangani perkara ini, dengan tujuan agar menantunya dijatuhi hukuman mati. Apakah dalam hal ini saya telah menyentuh karma?

Jawab: Sudah sampai seperti ini, jangan lagi menciptakan jalinan permusuhan. Bagaimanapun pengadilan memutuskan, biarkan sesuai dengan keputusan pengadilan. Dia bersikeras ingin agar orang itu dijatuhi hukuman mati. Kalau begitu, kapan kebencian akan berakhir jika terus dibalas dengan kebencian? Buah karma dari suatu perkara sudah muncul. Sedapat mungkin, perlakukan dengan baik. Orang yang sudah meninggal tidak mungkin hidup kembali. Jika bersikeras membuat pihak lawan dijatuhi hukuman mati, berarti menambah satu nyawa lagi yang menjadi utang karma. Kamu sudah menyentuh karma orang lain. Kamu harus melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen, setidaknya 108 kali. Lain kali jangan lagi ikut campur dalam persoalan benar dan salah seperti ini. Jangan menyentuh karma. Menyentuh karma akan membantu orang lain menanggung karma buruknya.

Tanya: Sekarang dia juga sudah belajar Buddha Dharma, tetapi dia tetap bersikeras ingin menantunya membayar dengan nyawa.

Jawab: Bukankah ini merupakan rasa benci? Dia harus melafalkan Jie Jie Zhou untuk menguraikan kebencian di dalam hatinya. Api kemarahan di dalam hati dapat membakar diri sendiri sampai hancur. Peristiwa itu sudah terjadi, lepaskanlah dan maafkan orang lain. Setelah dia membayar dengan nyawanya, lalu bagaimana? Jika dia menjadi arwah dan kembali mencarinya, bukankah itu berarti terus bertumimbal lahir?

 

卢台长开示解答来信疑惑(三百五十六)2020-01-05

介绍律师帮同修打官司为判凶手死刑是否动因果

问:同修没学佛前,她的儿子被姑爷(女儿的先生)杀了。凶手一审被判死刑,但是他不服,上诉。同修担心之后会判不了死刑,来咨询我,我顺便把一个法律方面的朋友介绍给了她,同修支付了很多律师费让我朋友帮忙打官司,要把姑爷判死刑。这个事情我是否动因果了?

卢台长答: 已经这样了,不要再去结冤了,法院怎么判就怎么判,她非要让他判死刑,冤冤相报何时了?一个事情的果已经出来了,尽量要善待,人死不能复生,硬要把对方判死刑,又欠了一条人命。你已经动人因果了,你要念礼佛大忏悔文,至少108遍,下次不要再搞是非了。不能动因果,动因果会帮别人背业。

问:她现在也学佛了,但她非要让她姑爷偿命。

卢台长答: 这不是瞋恨心吗?要让她念解结咒,把心中的恨化掉。心中一把火,会把自己烧死的。事情已经发生了,算了,原谅别人。偿命之后又怎么样?他做鬼再来找,不就是轮回吗?