Wenda20170430A | 21:28
Hubungan antara mencintai Master dan mencintai semua makhluk
Pendengar pria: Sekarang banyak murid yang sangat mencintai Master. Ada beberapa rekan se-Dharma senior yang sangat mencintai Master dan juga bertekad untuk melindungi serta mendukung Master, tetapi di dalam hati mereka masih memiliki perbedaan pandangan terhadap rekan se-Dharma dan semua makhluk, sehingga mengabaikan perasaan mereka. Keterputusan seperti ini membuat banyak orang bingung mengenai arah dalam membina diri dan membina pikiran. Mohon Master memberikan wejangan tentang hubungan antara mencintai Master dan mencintai semua makhluk. Apakah dengan mencintai Master juga harus mencintai semua makhluk? Apakah mencintai semua makhluk justru merupakan bentuk cinta yang sesungguhnya kepada Master?
Master menjawab: Sebenarnya, ini adalah masalah tingkat kesadaran spiritual. Seharusnya seseorang tidak boleh memiliki pikiran diskriminasi. Misalnya, dia mencintai Master. Dia merasa bahwa Master telah banyak berkorban serta memberikan banyak hal, itu sepenuhnya normal dan merupakan energi positif. Tidak ada yang perlu dicemburui. Tidak berarti orang yang mencintai Master pasti harus mencintai semua makhluk, karena tingkat kesadaran spiritualnya mungkin belum sampai pada tahap tersebut. Ini adalah hal yang sangat wajar. (Ya) Misalnya, Master mencintai Bodhisattva, apakah berarti Master tidak mencintai semua makhluk? Bodhisattva sangat menyukai Master, apakah Bodhisattva tidak mencintai semua makhluk? Ini adalah masalah tingkat kesadaran spiritual, jadi tidak boleh disamaratakan. Jika seseorang sangat mencintai Master, biarkan dia mencintai Master saja. Tetapi bukan berarti dia pasti mencintai semua makhluk, dia belum sampai tingkat kesadaran spiritual ini. Benar, bukan? (Benar) Dia bisa terlebih dahulu mencintai Master, itu juga bukan hal yang buruk. Jika dia tidak mencintai Master dan terlebih dahulu mencintai semua makhluk, itu juga bukan hal yang buruk. Ini hanyalah masalah pemahaman dan urutan.
wenda20170430A 21:28
爱师父和爱众生之间的关系
男听众:现在很多弟子都非常爱师父,有些老同修非常爱师父,也发心护持师父,但是对同修和众生内心产生分别,忽略众生的感受,这种脱节造成很多人对修行修心方向上的疑惑。请师父开示一下爱师父和爱众生之间的关系,还是说爱师父也必须爱众生,爱众生才是真正地爱师父呢?
台长答:实际上这是个境界问题,其实不应该有分别心。比方说,他爱师父,他感觉到师父付出了很多,这个是完全正常、正能量的,没有什么可以嫉妒的。并不代表爱师父就一定要爱众生,因为他境界不到,这是很正常的(对)比方说,师父爱菩萨,我就不爱众生了?菩萨很喜欢师父,菩萨难道就不爱众生了?这是一个境界问题,不能一概而论的。人家很爱师父,你让他去爱好了,但是不一定他就爱众生,他没到这个境界,对不对?(是)他能够先爱师父,也不是一件坏事情;如果他不爱师父,先爱众生,也不是一件坏事情。这只是一个理解、先后的问题。
