Wejangan Pertanyaan Murid, Kuala Lumpur – Malaysia, 21 Oktober 2019
Pertanyaan 31: Bodhisattva berkomunikasi dengan manusia menggunakan pikiran, tidak ada hubungannya dengan bahasa
Tanya: Seorang rekan se-Dharma melafalkan paritta menggunakan bahasa Vietnam karena bahasa Mandarinnya kurang lancar. Suatu hari, ia bermimpi bahwa Guan Shi Yin Pu Sa berbicara kepadanya, “Saya tidak mengerti paritta yang kamu lafalkan.” Apakah ini berarti kualitas pelafalan parittanya bermasalah? Ia khawatir Xiao Fang Zi yang dilafalnya tidak dapat diterima.
Jawab: Bodhisattva tidak mungkin tidak mengerti. Pasti ada kekacauan dalam pelafalan parittanya, atau mungkin dia melafalkannya dengan tidak sungguh-sungguh dan mengurangi bagian-bagian tertentu. Ingatlah, ketika Bodhisattva berbicara kepada kita, suara yang kita dengar akan sesuai dengan keadaan dan diri kita masing-masing. Sebenarnya, di alam surga, komunikasi Bodhisattva semuanya berupa pesan atau informasi. Mengertikah?(Mengerti) Kalau begitu, apakah Bodhisattva harus berbicara dalam berapa banyak bahasa? Ketika Bodhisattva berbicara kepada kamu, cukup dengan menyampaikan satu niat atau pikiran kepada kamu, dan kamu langsung dapat memahaminya (Terima kasih Master)
191021马来西亚・吉隆坡弟子开示提问
提问31 菩萨和人交流是用意念,与语言无关
问:同修用越南话念诵经文,因为他中文不太流利,有一天他梦到观世音菩萨和他说:“你念的经文我听不懂。”是他念经的质量有问题吗?他担心他念的小房子收不到。
答:菩萨不会听不懂的,一定是他念经里面有乱或者偷工减料。你记住了,菩萨给我们讲话,你是什么样的人,菩萨给你听到什么样的声音。其实菩萨在天上全部都是message,就是一种信息,听得懂吗?(听得懂)那么菩萨还要讲多少国的语言呢?跟你讲话,一个意念给你,你就知道了(感恩师父)
