10. Menghapus Karma Buruk, Kembali ke Sifat Dasar yang Semula, Terbebas dari Tumimbal Lahir
Berikutnya, Master akan membahas bagaimana cara menguraikan karma buruk? Karena karma buruk yang dilakukan melalui keenam akar indrianya di masa lalu menyesatkan organ-organ di tubuhmu, maka Anda pasti akan bertumimbal lahir, karma buruk yang Master katakan di sini adalah karma buruk yang sudah tersimpan di dalam kesadaran Anda. Contohnya, asalkan Anda pernah melakukan hal-hal buruk, biasanya pasti akan diingat, tidak akan lupa. Ketika orang lain mencelakakan Anda, Anda tidak akan lupa, sebaliknya saat Anda menjahati orang lain, Anda juga tidak akan lupa, berarti ini sudah masuk ke dalam kesadaran Anda, karena di bawah alam kesadaran Anda, karma buruk yang pernah Anda lakukan akan membuat Anda harus bereinkarnasi kembali. Hanya ada satu karakteristik dasar yang tidak akan bertumimbal lahir, itu adalah sifat Kebuddhaan, sifat Kebuddhaan Anda tidak akan bertumimbal lahir. Apabila Anda tidak ingin bereinkarnasi kembali, maka Anda harus membuat mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, dan pemikiran di tubuh Anda yang sulit untuk terbebaskan, secara perlahan-lahan meninggalkan kesadaran Anda, menghilangkannya. Tidak peduli apapun yang terjadi di dunia ini, seperti tidak melihatnya, jangan didengarkan, jangan dibicarakan, tubuh Anda tidak melakukan apa-apa, dalam kesadaran Anda sama sekali tidak terjadi apapun, ini berarti Anda sedang meninggalkan penderitaan.
Mudah untuk dikatakan, namun bagaimana cara membebaskan diri? Master akan memberikan satu contoh terlebih dahulu, sifat Kebuddhaan kalian diumpamakan sebagai emas, adalah emas yang digali keluar, ketika emas ini dikeluarkan, di sekitarnya ada banyak batu-batuan, kerikil, dan zat-zat lainnya, jika Anda ingin membuat emas ini berkilau, maka Anda harus menghilangkan berbagai zat-zat campuran di sekitarnya dengan air, membersihkannya. Sama saja, terhadap hal-hal buruk yang pernah dilakukan, Anda harus “mencuci”nya sampai bersih seperti mendulang emas, setelah dibersihkan, maka sifat dasar dan sifat Kebuddhaan Anda akan muncul keluar.
Master mengajarkan kalian, di dalam kehidupan sehari-hari, kita harus menggunakan sifat Kebuddhaan yang memang kalian miliki untuk mengurai karma buruk. Seperti melafalkan paritta dan melafalkan Xiao Fang Zi. Bukankah ketika melafalkan paritta, kita melafalkannya dengan pikiran Buddha? Bukankah apa yang dilafalkan keluar itu adalah emas? Setelah Xiao Fang Zi dibakar, bukankah berarti karma buruk Anda akan terkikis? Bukankah ini berarti sifat dasar Anda menjadi semakin bersih? Oleh karena itu, kalian harus mencuci bersih debu kotoran duniawi di dalam pikiran kalian, menghilangkannya, dengan begitu Anda baru bisa terbebas dari tumimbal lahir. Bagaimana agar bisa terbebas? Jangan lagi melakukan karma buruk, terhadap karma buruk yang pernah dilakukan, maka gunakan cara yang Master ajarkan untuk memulihkan jiwa kalian, yakni dengan melafalkan paritta dan bertobat. Jika jiwa kalian sudah diperbaiki, maka pikiran kalian akan menjadi bersih dan suci, berarti sudah menjadi kosong. Jika Anda sudah bersifat kosong, maka pergi ke manapun semuanya adalah kosong, coba kalian pikir, bukankah berarti kalian bisa pergi ke Alam Rupadhatu dan Arupadhatu? Sekarang, masih begitu banyak kotoran dan noda duniawi di tubuh kalian, “emas” kalian ini belum murni, oleh karena itu, kita harus menyucikan jiwa kita.
Apa yang dimaksud dengan melepas? Apa yang dimaksud dengan tidak mampu melepas? “Melepas” terbagi menjadi beberapa jenis, yang satu adalah melepas dari dalam hati atau pikiran, yang lainnya adalah melepas dari segi perilaku. Bisa atau tidaknya hati seseorang melepas (kerisauan atau beban pikirannya), dipengaruhi oleh banyak faktor, yang bisa membuat Anda melepaskan dari lubuk. Sedangkan, tidak mampu melepas, contohnya, Anda mengkhawatirkan anak, berarti hati Anda belum bisa melepaskan hal ini, di dalam hati Anda selalu berpikir, apakah hari ini anak saya pergi ke sekolah baik-baik saja? Apakah mungkin akan muncul masalah? dan lain-lain. Coba kalian pikir, ada berapa banyak faktor yang bisa membuat diri Anda tidak mampu melepas? Ini bukan satu kata “melepas”, maka benar-benar bisa melepas (di kehidupan nyata). Bisa atau tidaknya Anda melepas, tergantung dari sejauh mana kesadaran Anda, jika Anda tidak belajar dan tidak memahami apapun, bagaimana mungkin Anda bisa menyadarinya? Hanya dengan memahami logika yang benar, baru bisa membuat seseorang tersadarkan. Jika hal-hal yang paling dasar seperti melafalkan paritta dan mempraktikkan Dharma saja Anda tidak tahu, bagaimana mungkin bisa tersadarkan? Oleh karena itu, Anda harus tahu paritta yang membuat Anda menjalani pembinaan di kehidupan ini, paritta apa yang bisa membuat Anda tersadarkan, hal ini sangat penting, jangan sampai tersesat dan jangan sembarangan melafalkan paritta.
Membuktikan sifat Kebuddhaan, sesungguhnya sama dengan membebaskan diri dari malapetaka di dalam sifat kosong. Ingatlah, sifat kosong berarti psikologis atau jiwa Anda itu kosong, kekosongan ini adalah kosong yang membebaskan, yang melampaui umat manusia, dengan kata lain otak Anda sudah tidak memikirkan apapun, kekosongan tanpa kekhawatiran atau kerisauan apapun. Namun mengapa dikatakan dalam sifat kosong masih terdapat malapetaka? Karena segala bentuk ide, pemikiran, kekhawatiran, ketakutan dan lain-lainnya yang tercipta saat otak kita belum sepenuhnya kosong, ini merupakan malapetaka atau halangan dalam proses pencapaian sifat kosong, dengan kata lain ini adalah flek dalam praktek pembinaan Buddhisme Anda. Contohnya, satu kaca yang sangat bersih, kebersihan di sini sama dengan sifat kosong, ketika Anda menjatuhkan setitik tinta yang kita diibaratkan sebagai pemikiran liar, setitik karma ucapan, setitik kekhawatiran, setitik derita karena keinginan yang tidak terwujud … menurut kalian, kaca ini sekarang kotor atau tidak? Setiap titik ini merupakan “halangan atau bencana” bagi si kaca, dengan kata lain setiap titik ini merupakan malapetaka bagi sifat kosong ini, apa kalian bisa memahaminya?
Setelah seseorang tersadarkan dan mencapai penerangan sempurna, maka dia tidak akan dipengaruhi lagi oleh tumimbal lahir, seperti jika Anda menyeka kaca ini dengan bersih, maka Anda tidak akan bertumimbal lahir lagi, bagaimana cara menyekanya sampai bersih? Master sekarang sudah mengajarkan kepada kalian Pintu Dharma yang begitu bagusnya, agar kalian bisa memahami cara “menyeka bersih” – menghilangkan karma buruk diri sendiri, bahkan mereka orang-orang yang berjodoh di internet sudah tahu bagaimana caranya. Ini menandakan, Ajaran Buddha Dharma yang sesungguhnya, mulai datang ke Alam Manusia ini, dulu ada banyak Pintu Dharma yang sudah turun ke dunia ini, namun aliran atau Pintu Dharma yang sebelumnya menerapkan proses pembinaan diri menurut keadaan masa, lingkungan, dan masyarakat pada saat itu, sedangkan semuanya sekarang sedang berubah. Di zaman sekarang kita harus lebih cepat menolong orang-orang, tidak boleh terlalu lambat, juga tidak bisa sepenuhnya menerapkan sebagian cara pembinaan diri yang diterapkan dulu, seperti jika sakit parah, pada zaman dulu menerapkan pengobatan tradisional Tiongkok, yang mengobati penyakitnya perlahan-lahan, namun sekarang bisa segera melakukan operasi. Master beritahu ya, sesuatu yang benar-benar bagus hanya akan muncul di saat-saat yang penting, yang menentukan, contohnya, komputer begitu bagusnya, mengapa tidak diciptakan di zaman kuno? Jika pada zaman kuno sudah ada komputer, telepon, handphone, dan lain-lain, bukankah segalanya menjadi jauh lebih praktis, orang-orang suci dari lima ajaran juga tidak perlu mengemban tugas dari Surga untuk turun ke dunia dan mengalami banyak penderitaan, semua ini karena faktor manusia dan lingkungan, maka bisa tercipta suatu aliran untuk mengajarkan kebaikan pada suatu kelompok masyarakat. Dari sudut pandang lain dikatakan, berbagai macam kepercayaan dan aliran, walaupun memiliki nama yang berbeda-beda, namun memiliki visi misi yang sama.
Ingatlah, untuk mencapai pencerahan, harus mengubah masa lalu Anda, jika tidak menerapkan (pembinaan Anda) dalam kehidupan nyata, maka Anda akan menciptakan karma buruk yang baru dalam ketersesatan diri Anda, secara tidak sadar salah berbicara, atau melakukan kesalahan, memiliki pemikiran yang tidak adil, melakukan kejahatan melalui perbuatan, dan lain-lain, maka Anda pasti akan bertumimbal lahir di dalam 6 alam, tidak bisa terbebas dari lautan penderitaan, oleh karena itu, kita seharusnya: “因戒守本 – yīn jiè shǒu běn” menaati sila untuk menjaga sifat dasar; “因人施法 – yīn rén shī fǎ” membabarkan Dharma menyesuaikan jodoh; “因心归静- yīn xīn guī jìng”mencapai ketenangan melalui pikiran; “因空而行 – yīn kōng ér xíng” bertindak berdasarkan pandangan (bahwa segalanya itu) kosong; “因缘而生- yīn yuán ér shēng”segalanya terlahir karena jodoh dan keadaan (karma);”因正舍偏- yīn zhèng shě piān”meninggalkan ketersesatan menuju kebenaran; “因悟得智- yīn wù dé zhì”memperoleh kebijaksanaan karena kesadaran; “因果得悟- yīn guǒ dé wù”mencapai kesadaran karena buah karma; “因意收念- yīn yì shōu niàn”mengendalikan pemikiran yang baik dan buruk; “因静得空- yīn jìng dé kòng”mencapai kekosongan karena kesucian diri – semua ini adalah sepuluh sebab Dharma yang Master simpulkan, semoga ini bisa membuka kesadaran murid-murid sekalian.
