Wenda20180119 20:48
Bertoleransi terhadap orang lain, berlapang dada baru termasuk memiliki tingkat kesadaran spiritual
Pendengar pria: Master, saat itu Anda memberitahu kami bahwa ada dua faktor utama untuk terbebas dari enam alam tumimbal lahir: pertama adalah jasa kebajikan, dan yang kedua adalah tingkat kesadaran spiritual.
Master menjawab: Betul. Jasa kebajikan juga harus dilakukan, kesadaran spiritual juga harus ditingkatkan. Coba kamu perhatikan, orang yang tidak bisa mentolerir orang lain disebut orang yang tidak memiliki kesadaran spiritual. Tidak bisa mentolerir orang lain dalam hatinya, coba kamu katakan apakah memiliki kesadaran spiritual? (Tidak. Master, apa perbedaan antara bisa mentolerir orang lain dengan bisa menahan penghinaan?) Sama.
Bisa mentolerir orang lain berarti harus bisa menahan penghinaan, dan jika tidak bisa menahan penghinaan, maka tidak bisa mentolerir orang lain. Mentolerir orang lain adalah sejenis lapang dada. Sebagai contoh sederhana, air di tangki ikan mas, kamu menuangkannya ke tepi pantai, coba kamu katakan, bisakah laut menampungnya? (Bisa) sebuah sungai kecil, laut memandangnya, “saya memiliki begitu banyak air, mengapa kamu masih mau saya menampung air lagi?”.
Tidak mungkin, karena saling bertoleransi. Belajar Buddha Dharma mengandalkan pada toleransi, tidak boleh berhati sempit (Master, kesabaran juga bisa mengurai rintangan, bolehkah dipahami dengan begini?) Tentu saja, dapat mengurai banyak rintangan, jika tidak dapat bertoleransi, maka akan mulai bertengkar, dan mulai memiliki masalah (benar).
Wenda20180119 20:48
包容别人、有度量,才算有境界
男听众:师父,您当时跟我们讲超脱六道有两个要素:一是功德,二是境界。
台长答:对。功德也要做,境界也要提高。你去看好了,容不得人的人,这个人就叫没境界。心里容不得别人,你说有境界吗?(没有。师父,容下别人和这种忍辱有什么样的区别呢?)一样。容下他就是要忍辱,不忍辱就容不了人家。容忍别人,那是一种宽广的胸怀。举个简单例子,金鱼缸里的水,你把它放在海滩边上,你说说看,海能不能够容纳你?(能)一条小溪,海一看,“凭什么我有这么多水,你还要有水啊?”不可能的,包容啊。学佛要靠包容的,不能没度量(师父,忍辱也可以化劫,是这样理解吗?)当然了,化的劫多呢,容忍不了就开始吵架,就开始有问题了(对)
