Bagaimana memahami hubungan antara “Rupa”  dan “Kosong”? 如何理解“色”与“空”的关系

 

Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Kuala Lumpur – Malaysia, 18 Oktober 2019

Pertanyaan 42: Bagaimana memahami hubungan antara “Rupa”  dan “Kosong”?

Tanya: Dalam bab Bai Hua Fo Fa “Rupa dan Kosong Semuanya adalah Ilusi”, Master menjelaskan tentang rupa dan kosong dengan menggunakan contoh terbentuk dan pecahnya gelembung. Mohon bertanya kepada Master Lu, mengenai ajaran “Rupa adalah kosong, kosong adalah rupa”. Rupa dan kosong sama-sama merupakan suatu keadaan yang benar-benar ada. Oleh karena itu, kita praktisi Buddhis selain memiliki kesadaran untuk memandang segala sesuatu dari sudut pandang kekosongan, kita juga tidak boleh menyangkal keberadaan segala sesuatu pada saat ini. Hanya dengan menggabungkan kedua pemahaman ini, barulah kita dapat mencapai pandangan Jalan Tengah, yaitu tidak memihak ke salah satu sisi. Jalan Tengah berarti tidak melekat pada rupa maupun kekosongan. Mohon Master berwelas asih memberikan wejangan. Apakah pemahaman seperti ini benar?

Jawab:  Pemahaman ini 70% benar. Jalan tengah pandangan tengah, benarkah? Di dunia ini, ada banyak hal yang jika kamu melihatnya sampai ke hakikat yang paling mendalam, kamu akan menemukan bahwa hal itu sebenarnya tidak ada, yaitu kosong. Namun, apa yang kamu lihat saat ini memang ada. Sebenarnya, banyak hal demikian. Misalnya, jika kita menggunakan mikroskop, keadaannya juga seperti itu. Kamu mengatakan bahwa bunga berada di hadapanmu. Saat ini, mata saya melihatnya sebagai sekuntum bunga. Namun, jika bunga itu diuraikan dan dianalisis, ternyata bunga tersebut tersusun dari struktur molekul-molekul kecil. Ada serbuk sari, udara, air, dan berbagai unsur lainnya yang bercampur menjadi satu hingga terbentuklah sekuntum bunga. Akan tetapi, jika kamu menguraikannya sampai ke hakikat yang paling mendasar, bunga itu berubah menjadi bentuk materi yang lain. Ia hanyalah susunan molekul air, serbuk sari, dan berbagai unsur lainnya, bukan lagi sekuntum bunga. Seperti manusia. Jika kamu melihat manusia sampai ke akhir keberadaannya, pada akhirnya ia akan menjadi orang mati (jenazah). Jika kamu mengatakan bahwa saat ini dia masih hidup, tentu saja dia memang masih hidup.

Lalu, sebenarnya dia hidup atau mati? Karena mati adalah hidup, dan hidup adalah mati, ini disebut “tidak lahir dan tidak lenyap”. Inilah yang dimaksud dengan “Rupa adalah kosong, kosong adalah rupa”Kosong yang kamu lihat adalah keadaan di masa depan. Kamu juga dapat memandangnya sebagai sesuatu yang kosong lebih awal.  Kerisauan kita saat ini sebenarnya bersifat kosong. Sebab, beberapa puluh tahun kemudian, misalnya 40 atau 50 tahun lagi, semua itu pada akhirnya akan menjadi kosong. Jadi, itu tidak memiliki rupa yang kekal.

Namun, jika kamu mengatakan bahwa kamu sedang hidup di dunia ini sekarang, apakah kamu tidak merasakan kerisauan tersebut? Apakah kamu tidak melihat kesulitan ini? Tentu saja tidak mungkin, kamu memang melihatnya. Akan tetapi, apa yang kamu lihat sekarang, pada akhirnya akan hilang di masa depan. Jadi, sebenarnya hal itu ada atau tidak ada? Inilah yang dimaksud dengan “Rupa adalah kosong, dan kosong adalah rupa” (Terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)

 

191018马来西亚・吉隆坡世界佛友见面会提问

提问42 如何理解“色”与“空”的关系

问:师父在《白话佛法•色空都是幻觉》的篇章中,用泡泡的产生与破灭来阐述色与空。请问师父,“色即是空,空即是色”,色与空都是真实存在的一种状态,所以我们学佛人除了要具有空观的意识之外,也不能否定事物当下的存在,只有这两种观念加起来,才是不偏不倚的中观,中观是对“色”与“空”决不执著。恳请师父慈悲开示,这样的理解是对的吗?

答:70%是对的,中观中道,对不对?这世界上很多事情,你可以把它看到底,那是没有的,是无;但是你现在看的,它是有的。实际上很多东西……比方说显微镜也是这样的,你说这个花在我前面,我现在眼睛看到是花,如果把它分析开来,它都是一种微分子结构,是花粉,还有空气、水分,它都有的,它混合成一朵花;但是你把它看到底了,它变成另外一种物质了,它只是一种水和花粉的分子结构,它不是一朵花。就像人一样,你把人看到底了,他就是死人了;你说他现在活着,当然是活着了。那到底是活着还是死了呢?因为死了就是活着,活着就死了,叫“无生无灭”,所以就是“色即是空,空即是色”。你看到的空是未来的,你也可以把它提早看成空。我们现在的烦恼,它是空的,因为多少年之后,四十年、五十年之后,我们全部都空掉了,所以不存在它有色的东西在。但是你说你现在活在这世界上,你没有看见这个烦恼吗?你没有看见这个困难吗?那是不可能的,是看到的,但是这个看到的,以后是没有的,那么到底是有还是没有呢?那就是“色即是空,空即是色”(感恩师父慈悲开示)