Pertemuan umat Buddhis seluruh dunia, 02 Desember 2017, New Zealand
Bagaimana cara mengikis karma buruk karena emosi
Tanya : sebenarnya mengetahui ini tidak baik, akan tetapi selalu suka emosi, tidak bisa mengendalikan suasana hati diri sendiri. Setelah meluapkan emosi akan muncul penyesalan, setelah bertobat, beberapa hari kemudian muncul lagi emosi ketika menghadapi situasi tertentu, apakah ini termasuk selalu menciptakan karma baru? Bagaimana caranya untuk mengikis karma buruk karena emosi?
Jawab : sering emosi berarti tidak membina diri dengan baik. Saya berikan contoh yang sederhana, Anda adalah seorang pramuniaga, apabila setiap hari anda bertengkar dengan pelanggan di toko, apakah Anda masih bisa tetap bekerja? Tidak mengendalikan diri dengan baik. Sebagai seorang pramuniaga, anda harus mengerti untuk merendahkan hati, lebih berwaspada, agar orang lain mau berbelanja. Ketika Anda emosi di rumah, mengapa setelah pergi ke toko lalu tidak berani emosi lagi ketika melihat manajer? Mengapa tidak berani emosi ketika ketemu bos? Sebenarnya ini menandakan bahwa emosi Anda bisa dikendalikan, hanya saja Anda tidak ingin mengendalikannya ketika dirumah, karena Anda merasa “pak tua ini sangat tidak berguna”, maka Anda akan emosi, bagaimana jika menganggapnya sebagai bos di toko? Apakah Anda masih berani emosi dengan dia? Tidak menyelaraskan mentalitas dengan baik, apabila Anda menganggap suami adalah Bill Gates, apakah Anda akan emosi dengan dia? Mentalitas. Harus belajar untuk menahan diri, bagaimana caranya? Yaitu melatih setiap hari, “saya tidak mau emosi, saya adalah anak dari Guan Shi Yin Pu Sa, saya tidak boleh memalukan Guan Shi Yin Pu Sa, bertengkar dapat mencelakai diri sendiri, pada akhirnya hanya bisa meninggalkan luka dan kerisauan yang semakin banyak bagi diri sendiri, setiap kali selalu menyesal, bersedih, ketika sedang menyesal, maka harus berpikir dengan baik-baik “mengapa begitu bodoh, masih emosi lagi.” Selalu melatih seperti itu, seiring waktu berjalan maka tidak akan emosi lagi.
171202新西兰·奥克兰世界佛友见面会提问
怎样才能清除发脾气的业障
问:明知道不好,但老发脾气,控制不住自己的情绪。发完又后悔了,忏悔之后,过些天遇到境界又发脾气了,这算不算是一直在造新业?怎样才能清除发脾气的业障?
答:经常发脾气就是修得不好。我举个简单例子,你是营业员,你每天在店里跟人家吵架,你能不能再做下去?没控制好。做营业员,你必须要懂得谦虚、谨慎,让人家来买东西。你在家里发脾气,为什么跑到店里看见经理你就不敢发脾气了?看见老板你为什么不敢发脾气?说明你这个脾气是可以控制的,只是你在家里不想控制,因为你觉得“这个死老头没有用”,你就会发脾气,如果当成店里的老板呢?你还敢和他发脾气?心态没调节好,你把老公当比尔·盖茨,你会跟他发脾气吗?心态。学会克制,怎么克制?天天练,“我不发脾气,我是观世音菩萨的孩子,我不能给观世音菩萨丢脸,吵架会损害自己,最后只会留给自己更多的伤害、烦恼”,每次都后悔、难过,后悔的时候好好想想“怎么这么傻的,又发脾气了”。经常这样,时间长了就不发脾气了。
