Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Amsterdam – Belanda, 11 September 2019
Pertanyaan 30. Apakah umat senior yang sudah lama belajar Buddha Dharma boleh menyimpan Xiao Fang Zi di Guan Yin Tang untuk dibakar oleh relawan setelah ia meninggal dunia?
Tanya: Ada seorang umat senior yang tetap bersikeras melafalkan paritta meskipun keluarganya menentang. Ia juga datang ke Guan Yin Tang untuk mengikuti kegiatan belajar bersama Bai Hua Fo Fa. Sekarang usianya sudah 81 tahun. Beberapa waktu lalu, ia datang ke Guan Yin Tang dan bertanya apakah ia boleh menyimpan Xiao Fang Zi yang telah dilafalkannya sendiri untuk cadangan di Guan Yin Tang. Jika suatu hari nanti ia meninggal dunia, ia berharap para relawan Guan Yin Tang dapat membantunya membakar Xiao Fang Zi tersebut. Dalam situasi seperti ini, bagaimana seharusnya Guan Yin Tang menangani permintaan tersebut?
Jawab: Boleh. Guan Yin Tang adalah rumah bagi semua makhluk hidup. Jika ia bersedia menyimpannya di sana, buatkan sebuah kotak atau tempat khusus untuknya. Masukkan Xiao Fang Zi ke dalam amplop dan tuliskan namanya serta keterangan: “Xiao Fang Zi yang dilafalkan oleh umat XXX.” Setelah itu, simpanlah di sana. Jika suatu hari nanti ia benar-benar meninggal dunia, bakarlah Xiao Fang Zi tersebut untuknya (Baik) semua orang jangan mengutak-atik atau mengambilnya. Simpan dan jagalah dengan baik (Terima kasih Master)
190911荷兰・阿姆斯特丹世界佛友见面会提问
提问30 老佛友能否将小房子放在观音堂,往生后由义工烧送
问:有位老佛友在家人的反对下还是坚持念经,来观音堂共修《白话佛法》。他现在已经81岁了,前些日子他来观音堂问,他可以把他念诵的自存小房子存放在观音堂吗?如果哪天他往生了,让观音堂的义工帮助他烧送。像这样的情况,我们观音堂应该怎样处理?
答:可以。观音堂就是我们众生的家,他愿意放在那里,给他弄一个盒子、弄个格子,放个信封,写上他的名字,“由某某居士所念经文组合”,然后放在那里。如果他真的往生,就给他烧(好)大家不要弄,不要去拿,保管好一点就好了(感恩师父)
