Wenda20191213 59:05
Apakah tekad dalam ajaran Xin Ling Fa Men selaras dengan “Empat Tekad Agung”?
Pendengar wanita: Master, para rekan se-Dharma Xin Ling Fa Men berikrar, sekarang semua orang lebih tertarik dengan ikrar “Empat Tekad Agung” Saya tidak tahu apakah beberapa ikrar yang dibuat oleh para rekan se-Dharma kita memiliki kaitan dengan Empat Tekad Agung tersebut. Misalnya, “Bertekad menyelamatkan kesadaran spiritual semua makhluk yang tak terbatas” berarti “menjalin jodoh baik secara luas”; “Bertekad memutuskan segala kerisauan yang tak berujung” adalah “tidak akan pernah mundur”; “Bertekad menekuni ajaran Buddha Dharma yang tiada taranya” adalah “tekun dalam satu pintu Dharma”; dan “Bertekad mencapai Kebuddhaan yang paling sempurna” adalah “berhasil membina diri dalam satu kehidupan”. Apakah boleh dipahami seperti ini?
Master menjawab: Wah, gadis kecil ini hebat sekali! Bukan hanya boleh dipahami seperti itu, tetapi juga boleh dilakukan seperti itu. Hebat sekali! Kamu, gadis kecil, lain kali lebih seringlah menelepon dan tanyakan hal-hal yang lebih penuh kebijaksanaan, ya (Baik. Master, mohon Anda memberkati saya agar saya bisa sering tersambung saat menelepon, boleh?) Hmm, gadis kecil ini memang hebat. Dulu ada seorang anak laki-laki yang sering menelepon masuk, semua orang sangat suka mendengarkan dia berbicara (Benar, benar) Sekarang kamu harus mengikuti dan terus berusaha dengan baik, ya? (Baik. Master, mohon memberkati saya agar setiap kali menelepon langsung tersambung) Hmm, baik (Baik, terima kasih Master. Kalau kita berikrar, misalnya rekan se-Dharma ingin berikrar “Bertekad menyelamatkan kesadaran spiritual semua makhluk yang tak terbatas”, sebenarnya apakah lebih baik berikrar “menjalin jodoh baik secara luas”? Karena terkadang kita mungkin tidak mampu seperti Bodhisattva Ksitigarbha, yang benar-benar berusaha menyeberangkan semua makhluk. Tetapi ketika kita mengatakan “menjalin jodoh baik secara luas”, itu sifatnya lebih umum, lebih untuk masyarakat luas dan lebih universal?) Benar.
Selama kamu memiliki tekad seperti ini, kamu akan dapat berhasil. Tetapi kamu harus benar-benar melakukannya (Baik. Apakah “berikrar untuk membina diri dengan suci” selaras dengan “Bertekad memutuskan segala kerisauan yang tak berujung”?) Benar. Kalau kamu sudah membina diri dengan suci, lalu apa lagi yang membuatmu memiliki kerisauan? Kalau seseorang masih memiliki hubungan asmara, dia tidak dapat membina diri dengan suci. Seorang Biksu, setelah menjalankan pembinaan suci, dia tidak lagi memiliki keterikatan perasaan duniawi. Yang ada dalam dirinya sekarang hanyalah perasaan terhadap Buddha Dharma. Tentu saja, perasaan duniawi akan dia lepaskan. Setelah dilepaskan, bukankah berarti tidak ada lagi kerisauan? (Benar) Kerisauan antara manusia muncul karena keterikatan perasaan. Sulit diputuskan; semakin ingin diuraikan, justru semakin rumit (Benar) Coba kamu lihat, orang mana yang… cinta dan perasaan itu adalah seperti sebuah “simfoni” terakhir dalam kehidupan manusia. Ia membuatmu dimainkan sampai bingung, seolah-olah datang dari awan dan pergi dalam kabut; sampai akhirnya pun tidak mampu memahaminya. Seakan-akan tidak pernah ada hari di mana semuanya benar-benar berakhir! Jaringan perasaan asmara itu seperti sebuah jaring. Kamu seperti ikan yang sudah terperangkap di dalamnya; begitu masuk, tidak dapat keluar lagi. (Ya)
Wenda20191213 59:05
心灵法门的愿力与“四弘愿”是否对应
女听众:师父,心灵法门同修许愿,现在大家对“四弘愿”比较感兴趣,不知道我们同修许的一些愿跟四弘愿是不是有对应?比如说“众生无边誓愿度”就是“广度有缘”;“烦恼无尽誓愿断”是“绝不退转”;“法门无上誓愿学”属“一门精进”;“佛道无上誓愿成”属“一世修成”。可以这么理解吗?
台长答:哎哟,小丫头厉害啊!不但可以这么理解,而且可以这么做,很厉害啊。你这小丫头以后多打进电话来,问一些比较有智慧的吧(嗯。师父,那您加持我,让我能经常打通,可以吗?)嗯,你这小丫头厉害呢。过去有一个男孩子经常打进电话,大家都很喜欢听他讲的(对对)现在你要好好跟进,好吧?(好的。师父,您加持我能够一打就通)嗯,好(好的,感恩您。我们如果许愿,比如说同修想许“众生无边誓愿度”,其实许愿“广度有缘”更好?因为有时候我们可能做不到像地藏王菩萨那样真的是度尽所有众生。但是我们说“广度有缘”,就是属于比较泛泛,比较大众性、普遍性?)对啊。你只要有这个愿力,你就能成功,必须要去做的(好的。“许愿清修”是不是对应“烦恼无尽誓愿断”?)对啊,清修了你有什么烦恼啊?有感情就是不会清修。法师如果清修之后,他没有感情了,他现在只有佛情了,那当然人间的感情他就放下了,放下了不就是没有烦恼了吗?(是的)人跟人之间烦恼,就是因为感情纠缠,斩不断理还乱(对)你看看哪一个人……爱情和感情,那是人生最终的一个“交响乐”,把你“奏”得稀里糊涂了,云里来雾里去的,搞都搞不清楚了,永远没有结束那一天啊!情网,那是一张网,你像鱼一样被打进去了,出不来了(是)
