Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Auckland, 8 November 2019
Pertanyaan 29: Apakah makanan persembahan boleh disediakan oleh rekan se-Dharma yang memiliki restoran, atau sebaiknya dimasak sendiri oleh para relawan?
Tanya: Dalam kegiatan makan vegetarian di Guan Yin Tang, jika makanan persembahan disediakan oleh rekan se-Dharma yang memiliki restoran, apakah jasa kebajikannya tetap sempurna? Atau apakah sebaiknya makanan dimasak sendiri oleh para relawan? Mohon Master welas asih memberikan pencerahan.
Jawab: Restorannya itu menjual makanan non-vegetarian atau vegetarian? Sudah pasti restoran non-vegetarian, kan? (Seharusnya begitu.) Kalau restoran non-vegetarian, dan makanannya tidak bersih, tentu tidak baik. Tapi kalau bersih, biarkan dia ikut berbuat jasa kebajikan, apa salahnya? (Ya.) Kalian juga bisa berbuat jasa kebajikan, dan dia pun bisa berbuat jasa kebajikan. Meskipun dia membuka restoran non-vegetarian, tetapi jika dia mau “meletakkan pisau penyembelih dan langsung menjadi Buddha”, atau setidaknya perlahan-lahan memperbaiki kesalahannya, maka berilah dia kesempatan. Biarkan dia membuat beberapa hidangan vegetarian seperti gluten panggang atau rebung vegetarian. Hanya saja, jangan sampai dia memberikan bahan makanan vegetarian yang sudah tidak laku atau kedaluwarsa kepada kita, itu saja. (Terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)
191108新西兰・奥克兰世界佛友见面会提问
提问29 供斋可否由开餐馆的同修提供,还是应该由义工自己做
问:观音堂素食活动,如果是同修开的餐馆供斋,功德是否圆满,是否最好尽量由义工自己做?请师父慈悲开示。
答:他这个饭店是荤的还是素的?肯定是荤店了(应该是)荤店做出来的东西如果不干净就不好,干净的话让他做点功德有什么不好?(嗯)你们也可以做功德,他也可以做功德。他虽然开荤店,但是他愿意放下屠刀,立地成佛,或者他至少一点点改毛病,给他点机会嘛。做点素烤麸、素笋,不要把那种卖不出去、过期的素菜拿出来给我们就好了(感恩师父慈悲开示)
