Wenda20140530 16:25
Apakah boleh menggunakan lampu teratai untuk menggantikan lampu minyak?
Pendengar wanita: Dulu altar di rumah saya menggunakan lampu minyak. Karena saya merasa agak merepotkan, sekarang saya menggunakan lampu teratai, yaitu lampu listrik. Lampu tersebut juga bisa memutar lagu Buddhis dan memiliki beberapa warna cahaya. Apakah lampu seperti itu boleh digunakan?
Master menjawab: Kalau kamu lapar, lalu saya membuat buah-buahan dan mie dari plastik untuk kamu makan, apakah kamu bisa memakannya? (Jadi berarti lampu listrik tidak boleh digunakan sebagai persembahan kepada Bodhisattva?) Boleh digunakan sebagai persembahan, tetapi harus tetap ada lampu minyak. Yang palsu tetaplah palsu, dan yang asli tetaplah asli (Orang-orang sekarang mengatakan bahwa lampu seperti ini lebih praktis, lebih indah, bentuknya juga bunga teratai, ada tujuh atau delapan macam warna) Itu hanya untuk dilihat orang. Jangan kamu terus membicarakannya lagi. Master sudah menjelaskan, tetapi kamu masih menyampaikan alasan mereka. Memangnya penjual barang akan mengatakan bahwa barang dagangannya tidak bagus? (Saya sudah mengerti) Aihh, kalian ini belum membuka kebijaksanaan! (Saya sudah mengerti. Sebelumnya saya juga menggunakan lampu minyak)
wenda20140530 16:25
可以用莲花灯来代替油灯吗
女听众:我家佛台以前用油灯,我嫌麻烦,现在用莲花灯,就是用电的,可以唱佛歌,有几种颜色的光,那种灯可以用吗?
台长答:你肚子饿的时候,我做一点塑料的水果、面条给你吃吃,你可以吃吗?(这么说,用电的不能供菩萨了?)供可以供的,必须要有油灯。假的就是假的,真的就是真的(现在的人说这个比较方便而且又比较大方,也是莲花的,有七八种颜色)给人看的。你不要讲了,台长讲了,你还要讲他们的理由,他们卖东西的人不讲东西好啊?(我明白了)唉,你们不开智慧啊(我知道了,我之前也是用油灯的)
