Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Kuala Lumpur – Malaysia, 18 Oktober 2019
Pertanyaan 14: Apakah berutang untuk belanja duluan dapat memperpendek usia? Menagih utang secara berlebihan dapat mengurangi berkah
Tanya: Master pernah mengatakan bahwa berkah yang dibawa seseorang dari kehidupan sebelumnya jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, kita harus terus-menerus mengumpulkan berkah dan kebajikan. Dalam masyarakat modern, ada suatu fenomena, yaitu sebagian orang suka mengambil pinjaman untuk membelanjakan uang lebih awal, menikmati kehidupan terlebih dahulu, kemudian melunasi pinjamannya secara perlahan-lahan. Namun, jika pengelolaan keuangan tidak dilakukan dengan baik, hal ini dapat menyebabkan seseorang terlilit utang dalam jumlah besar. Mohon bertanya kepada Master, apakah tindakan menghabiskan berkah yang dimiliki sebelum waktunya seperti ini juga dapat memperpendek usia seseorang?
Jawab: Menurut kamu, apakah bisa? (Ya.) Saya bertanya kepadamu, apakah mengambil pinjaman akan menimbulkan tekanan? (Ya) Saat kamu menikmati uang pinjaman, kamu merasa senang. Namun, saat harus membayarnya kembali, kamu merasa sedih. Sesederhana itu, benar tidak? Ketika kamu memiliki tekanan, bukankah itu bisa memperpendek usia? (Benar. Kalau begitu, bagi anggota keluarga yang menagih utang, apabila mereka menagih secara berlebihan, apakah hal itu juga bisa memperpendek usia?)
Memperpendek usia adalah konsep yang berbeda. Hal yang terutama berkurang adalah berkah. Jika kamu menuntut berkah yang seharusnya dikembalikan orang lain kepadamu secara berlebihan, maka berkah yang kamu miliki tidak akan mencukupi lagi. Akibatnya, pada masa tua nanti, kamu akan mengalami kesialan. Oleh karena itu, banyak orang yang memiliki banyak berkah ketika masih muda, tetapi ketika memasuki usia tua, mereka justru hidup sangat menderita. Apakah kamu mengerti? (Mengerti.) Jadi, alasan kita melafalkan paritta, membina pikiran, dan melepaskan makhluk hidup sekarang adalah agar kelak ketika memasuki usia tua, kita tidak mengalami penderitaan dan tidak jatuh sakit. Bisa tidur dengan tenang, lalu meninggal dunia tanpa penderitaan, itulah yang disebut memiliki berkah! (Terima kasih Master)
191018马来西亚・吉隆坡世界佛友见面会提问
提问14 贷款提前消费会不会折寿;讨债过头会折福
问:师父说过,一个人从前世带来的福报是有限的,我们要不断地积福积德。现代社会有这样一种现象:有的人喜欢贷款,提前消费,享受生活,然后慢慢还贷款,如果资金管理不善,会导致负债累累。请问师父,这种提前消耗自己福报的情况是否也会折寿?
答:你说会吗?(会)我问你,贷款有没有压力?(有)你玩的时候开心,还的时候伤心。这么简单,对不对?你有压力,是不是会折寿?(是的。那如果对于讨债的家人而言,要债要过头了,是不是也会折寿?)折寿是另外一个概念,主要是折福。你把人家应该还你的福要过头了,你的福气不够了,你接下来晚年就会倒霉了。所以很多人年轻的时候很有福气,到了晚年就很痛苦,明白了吗?(明白)所以,我们现在要念经、修心、放生,就是为了以后晚年不受苦,晚年不生病,睡一觉走了,那才叫福气(感恩师父)
