Pertanyaan di Seminar Dharma Auckland – Selandia Baru, 09 November 2019
Pertanyaan 18: Apa arti dari “mengikuti kelembutan, bukan kekerasan”? Mengapa ada rekan se-Dharma yang saat melafalkan paritta bisa langsung menerima pesan dari Bodhisattva?
Tanya: Mengapa ada beberapa rekan se-Dharma yang ketika melafalkan paritta dapat langsung menerima pencerahan atau pesan dari Bodhisattva? Apakah karena energi dari paritta Bodhisattva itu seperti sebuah “kode”, sehingga dapat terhubung dengan aura Bodhisattva, melafalkan paritta seperti sedang menelepon Bodhisattva, sebuah cara untuk berkomunikasi dengan Bodhisattva? Atau apakah karena getaran batin rekan se-Dharma tersebut sudah selaras dengan Bodhisattva, sehingga bisa langsung mendengar suara saat melafalkan paritta? Ketika rekan se-Dharma ini ingin menanyakan hal tersebut, ia mendengar kalimat “mengikuti kelembutan, bukan kekerasan”. Mohon bertanya, apa artinya?
Jawab: Segala sesuatu harus diselesaikan dengan cara yang lembut. “Bukan dengan kekerasan” artinya jangan terlalu keras atau kaku, terlalu keras mudah patah. Apa pun masalahnya, gunakan cara yang tepat untuk menyelesaikannya. Terlalu keras pasti tidak baik — inilah yang Bodhisattva ingin sampaikan kepada kalian. Apa yang kamu katakan itu semuanya benar dan masuk akal. Di dunia ini, banyak hal seharusnya diselesaikan dengan kebijaksanaan. Seperti yang kamu katakan tadi, apa pun masalahnya, selesaikanlah dengan cara yang lembut. Terkadang, ketika berada di Guan Yin Tang dan bertemu seseorang yang pikirannya buntu atau memiliki pandangan tertentu, kamu harus menggunakan kebijaksanaan untuk menyentuh hatinya dan menolongnya agar berubah ke arah yang baik. Tadi kamu bilang apa? (Tadi rekan se-Dharma saat melafalkan paritta bisa langsung…) Oh, merasakan kehadiran Bodhisattva terhadap dirinya, ya? Ada orang yang bisa melihat, ada yang tidak bisa melihat; ada orang yang bisa mendengar, ada yang tidak bisa — apa masalahnya? Kamu duduk di ruang kelas: ada orang yang bisa memahami perkataan guru, ada juga yang duduk di sana tapi tidak bisa menangkap maksud guru — itu hal yang wajar. Apakah di dalam hatimu terlalu banyak pikiran yang mengganggu? Jika terlalu banyak pikiran yang mengganggu, tentu saja kamu tidak bisa mendengar penjelasan guru. Mengertikah? (Mengerti, terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)
191109新西兰・奥克兰弟子开示提问
提问18 “从柔不从刚”是什么意思;有同修念经时能直接接收到菩萨的信息是什么原因
问:为什么有些同修会在念经时就可以直接收到菩萨的开示或是点化,是因为菩萨的经文能量就是一个密码,所以可以和菩萨接通气场,而念经就像是打电话给菩萨,一个和菩萨沟通的方法,还是因为和菩萨相应而频率相同了,才可以在念经时直接听到声音?同修在想问这个问题时,就听到“从柔不从刚”,请问是什么意思?
答:什么事情软性处理,“不从刚”就是不要太硬,太硬容易折断,什么事情要用妙法,把它解决掉就好了,太刚肯定不好,这是菩萨告诉你们的。你讲的这些都有道理,全对的。世界上很多事情都是应该用智慧来解决,像你刚刚讲的,不管什么事情都是柔性一点,把它解决掉,有的时候在观音堂碰到别人有些想不通,或者有些什么想法,你都应该好好地用一种智慧去把他感化,把他帮助过来。你刚刚前面讲的是什么?(前面是同修在念经的时候直接……)哦,感受到菩萨对他的……有的人看得见,有的人看不见,有的人听得见,这有什么关系?那你坐在教室里,有的人听得进老师的话,有些人坐在那里听不进老师的话,那很正常。你自己心中是不是杂念太多?杂念太多,你当然听不到老师的话了,明白了吗?(明白,感恩师父慈悲开示)
