41. Kebijaksanaan adalah Sumber Utama dalam Belajar Buddha Dharma — 智慧是学佛的源泉

Kebijaksanaan adalah Sumber Utama dalam Belajar Buddha Dharma

Sering memikirkan kebaikan orang lain, maka pikiran diri sendiri juga baik. Jika kamu sering memikirkan sisi baik orang lain, maka niat dan pikiranmu juga akan dipenuhi kebaikan. Sebaliknya, jika kamu sering memikirkan keburukan orang lain, pikiran diri sendiri juga akan buruk. Jika kalian sering memikirkan sisi jahat orang lain, kalian sendiri akan menjadi jahat juga. Sering merenungkan jasa kebajikan Master, maka kalian akan mendapatkan berkat dari Tri Ratna. Contoh sederhana, para umat Buddhis sering melihat Guan Shi Yin Pu Sa pada diri Master, apakah kamu merasa bahagia? Jika kalian sering memikirkan sosok Guan Shi Yin Pu Sa pada diri Master, bukankah  di dalam hati kalian juga ada Guan Shi Yin Pu Sa? Kalau kamu sering memikirkan iblis, apakah di dalam hatimu akan muncul iblis? Contoh lain, orang yang mengalami gangguan jiwa sering berbicara dan tertawa sendiri. Jika kamu memikirkan seseorang yang mengalami gangguan jiwa, lalu kamu sendiri mulai berbicara sendiri dan tertawa sendiri, orang di sekitarmu yang melihat akan mengira kamu juga mengalami gangguan jiwa. Bukankah begitu?

 

Harus memahami makna dari berkat Tiga Permata (Triratna), dan sering merenungkan bahwa Master kita adalah orang yang sangat baik dan penuh dengan jasa kebajikan. Dengan menghormati Master, Tiga Permata akan masuk ke dalam diri, dan rintangan batin pun akan lenyap. Mereka yang menghormati Master, maka Buddha, Dharma, dan Sangha (Tiga Permata) akan segera masuk ke dalam tubuhmu, mengapa? Pertama, karena kamu menghormati Master, ada cahaya Buddha pada diri Master, maka Buddha akan masuk ke dalam dirimu. Kedua, bukankah Master sedang membabarkan Dharma? Dalam diri Master memiliki ajaran Buddha Dharma, maka ajaran Buddha Dharma akan masuk ke dalam tubuhmu. Ketiga, Master adalah seorang biksu; saat Master membabarkan Dharma, bukankah adalah seorang biksu agung? Maka sosok biksu pada Master juga akan masuk ke dalam diri kalian, dengan begitu, bukankah kalian telah memperoleh Tiga Permata? Hanya dengan menghormati Master kalian masing-masing, kalian sudah memperoleh Tiga Permata. Tahukah kalian, betapa besarnya jasa kebajikan yang kalian peroleh dari hal itu?

 

Orang yang tidak menghormati orang lain, dari sudut pandang kehidupan manusia, sebenarnya juga tidak menghormati dirinya sendiri. Maka, jika kamu menghormati Master, menghormati biksu, itu berarti kamu telah memperoleh Tiga Permata. Contoh sederhana, ketika seorang pemimpin datang dan kamu menghormatinya, pemimpin itu langsung berkata baik tentangmu, kamu pun mendapat kepercayaannya, prinsipnya sama, mengertikah? Oleh sebab itu, rintangan batinmu pun akan perlahan-lahan menghilang. Karena Master saya sangat baik, tidak ada rintangan pada dirinya, maka saya dengan teguh mengikuti Master dalam membina diri, itu adalah hal yang benar. Maka, di dalam hatimu pun tidak akan ada lagi rintangan. Sebaliknya, jika kamu berkata apakah Master benar dalam pembinaan dirinya atau tidak, apakah dia bisa menyimpang? Kalau kamu sendiri tidak teguh, maka kamu tidak akan bisa membina diri dengan baik, dan rintangan batinmu akan muncul. Kamu sendiri justru menciptakan hambatan bagi dirimu sendiri. Oleh karena itu, menghormati Master, maka jasa kebajikan Master akan turut memberkati jasa kebajikanmu sendiri. Harus mengerti prinsip kebenaran ini.

 

Terakhir, Master memberitahukan kepada kalian, seseorang harus memiliki kebijaksanaan, dia harus bisa berpikiran terbuka dan berpikiran jernih terhadap segala hal. Jika seseorang memiliki kebijaksanaan maha sempurna, apa itu maha sempurna? Yaitu kebijaksanaan yang sangat menyeluruh dan sangat teliti, dengan kata lain, memikirkan segala hal secara menyeluruh, itulah maha sempurna. Jika memikirkan suatu masalah dengan tidak menyeluruh, itu hanyalah kecerdasan kecil. Sebenarnya, kebijaksanaan maha sempurna itu sudah ada di dalam lubuk hati setiap orang. Setiap orang memiliki kebijaksanaan, memiliki kebijaksanaan maha sempurna. Mengapa tidak sempurna? Karena kamu terlalu banyak terpengaruh oleh debu kotoran dan pencemaran dari dunia luar, sehingga kamu tidak bisa mencapai kesempurnaan. Karena kebiasaan buruk dan pencemaran yang terlalu banyak, kamu belum bisa menemukan dan bertemu kembali dengan kebijaksanaan sejati dalam dirimu. Sebenarnya, banyak orang terlahir sangat cerdas. Ketika seorang anak masih kecil, jika kamu terus-menerus memarahinya, lama-kelamaan anak itu akan menjadi semakin bodoh dan semakin bergantung pada orang lain. Jika setiap hari kamu berkata kepada anak itu, “Sayang, kamu sangat pintar, coba pikirkan, bagaimana sebaiknya mengerjakan ini?” Anak itu akan berkata, “Ibu, apakah harus seperti ini?” “Tidak, coba pikirkan lagi.” “Apakah seperti ini?” “Benar, anak baik.” Itulah cara membangkitkan kebijaksanaan sifat dasar dari anak. Namun, jika kamu terus-menerus berkata, “Kamu bodoh sekali, sangat bodoh…,” anak itu akan menjadi semakin bodoh.

 

Guru mengatakan kalian adalah membantu kalian mengikis halangan karma, membantu kalian membersihkan dosa-dosa. Seperti jendela yang sangat kotor, walaupun dicuci tetap tidak bersih, akhirnya harus menggunakan pisau untuk mengikisnya, kotoran seperti itu bukan sembarang disemprot air bisa hilang. Jadi, Master hanya bisa membantu kalian menggunakan pisau cukur untuk mengikisnya, maka akan sedikit sakit, setelah sakit akan sembuh. Kadang dikatakan, “Jika sakit, maka akan lancar, jika tidak lancar, maka akan sakit,” benar tidak? Setiap hari menghitung hari dan menunggu waktu berlalu itu menyakitkan dan sulit untuk bertahan, tapi seberat apapun kesedihan itu, kamu harus terus menjalani. Seberat apapun penderitaan itu, kamu harus bertahan. Tidak ada cara lain, siapa yang menyuruhmu datang ke dunia ini? Kamu hanya bisa mengandalkan kebijaksanaan tak terbatas dari dirimu sendiri untuk mengatasi bencana, meninggalkan dunia fana, dan keluar dari masa-masa sulit yang kamu alami sekarang. Kamu harus memahami bahwa semua ini adalah membayar hutang karma dan mengikis halangan karma. Jika kamu mampu bertahan untuk membayar hutang itu, membina diri, dan tidak malas, percayalah, suatu hari kamu akan menghilangkan seluruh keserakahan, kemarahan, dan kebodohan dalam dirimu. Kalian telah belajar ajaran Buddha Dharma begitu lama, tapi jika tidak mengerti prinsip-prinsip Buddha Dharma ini, bagaimana kalian bisa maju dengan tekun? Ketika kalian sedang menderita dan menjalani masa-masa sulit, kalian harus ingat bahwa suatu hari nanti semua itu akan berlalu, maka kalian akan lebih mudah melewatinya. Mana ada hal yang tidak bisa dilewati? Pikirkan saat kecil dulu, ketika ayah dan ibu meninggal, kita juga sangat sulit, tapi kita berhasil melewatinya. Saat melahirkan anak, itu juga sulit, bukan? Sulit, tapi setelah itu semuanya berlalu. Harus diingat, berbaktilah kepada ibu dan berbaktilah kepada ayah. Dengan berbakti, maka orang ini bisa maju. Master mengajarkan Buddha Dharma kepada kalian agar kalian tidak malas, agar kalian melihat cahaya, melihat masa depan, dan menyadari bahwa suatu hari nanti kita akan berhasil dalam belajar Buddha Dharma. Meskipun dulu saya tidak baik, memiliki banyak keserakahan, kemarahan, dan kebodohan, tapi kedepannya saya pasti tidak akan iri kepada orang lain, tidak akan membicarakan keburukan orang lain, saya pasti akan memperbaiki diri. Orang seperti inilah yang bisa membina diri dengan baik. Master setiap hari mengatakan kalian, bukankah itu demi kebaikan kalian? Suara Master sudah hampir serak, tapi masih terus memanggil dan berteriak, kalian mengertikah?

 

Pembabaran Dharma sedang berjalan dengan sangat cepat dan penuh semangat, sedang berkembang. “Xin Ling Fa Men” harus menyelamatkan makhluk hidup di seluruh dunia, ini adalah tugas yang harus dilakukan oleh setiap murid yang menekuni ajaran “Xin Ling Fa Men”. Master berharap semua orang harus dengan sungguh-sungguh membabarkan Dharma dan menyelamatkan semua makhluk hidup. Kita tidak punya banyak waktu lagi untuk merusak nyawa kebijaksanaan diri sendiri, tidak boleh lagi menyia-nyiakan waktu, tidak boleh lagi malas, dan tidak boleh melewatkan hidup ini hanya dengan tidur. Sekeras apapun penderitaan dan kelelahan, kita harus ingat, dibandingkan dengan guru-guru zaman dulu yang menyebarkan budaya tradisional Tiongkok, membawa tiga ratus murid, berkeliling negeri dengan kereta kuda, kita jauh lebih nyaman. Jadi, sesulit apapun, selama ada kesempatan untuk menyelamatkan orang, kita harus pergi. Seperti tim medis, membentuk sebuah tim medis, semuanya mencari dokter terbaik. Apakah kalian semua adalah dokter terbaik? Saat ini kalian dipimpin oleh dokter terbaik untuk menjadi tim dokter yang hebat. Kalian semua harus menjadikan diri kalian sebagai dokter terbaik, benar-benar seperti Master, dengan sungguh-sungguh menyelamatkan makhluk hidup, dengan tulus membantu mereka yang membutuhkan pertolongan. Mereka sangat malang, mereka sangat berharap kita bisa membantu mereka. Jadi, kalian harus benar-benar mampu membantu mereka, menyampaikan suara hati Guan Shi Yin Pu Sa kepada mereka, agar mereka bisa terbebas dari penderitaan dan memperoleh kebahagiaan di hati mereka. Hari di mana semua makhluk terbebas adalah juga masa pembebasan kita. Kita tidak boleh lagi bermalas-malasan, harus membina diri dengan tulus, tidak boleh pura-pura.