wenda20130526B 27:10
Welas asih berasal dari kebijaksanaan
Pendengar Wanita: Dikarenakan saya sekarang selalu gonta ganti pekerjaan, gaji pekerjaan sekarang pun tidak bertambah, malah selalu ditunda, keadaan ekonomi kurang baik. Saya berpikir bahwa welas asih tidak terbagi antara berduit maupun tidak, tidak punya uang pun bisa berwelas asih.
Master menjawab: Tentu saja! (Terkadang tanpa mengeluarkan uang pun bisa membantu orang lain, malah dalam hati berpikir egois) berdana dalam bentuk materi, berdana Dharma, berdana tanpa ketakutan! Betapa bagusnya lengkap dalam tiga bentu dana! (Master, saya tidak membina diri dengan baik) Jika tidak membina diri dengan baik, maka baik-baiklah membina diri! (Dalam melafalkan paritta, saya juga mohon Bodhisattva memaafkan saya, karena saya berikrar seumur hidup akan mengikuti Master dan Bodhisattva untuk membina diri dengan baik, dan pulang ke rumah setelah ajal menjemput, namun bagaimana bisa pulang jika kurangnya welas asih?) Welas asih berasal dari kebijaksanaan, orang yang bijaksana baru akan memiliki welas asih, jika tidak bijaksana, maka tidak akan memiliki welas asih, harus memiliki kebijaksanaan!
wenda20130526B 27:10
慈悲心靠智慧来
女听众:因为我现在一直换工作,现在的工作也不加薪还拖工资,经济不是很好。我想慈悲心不分有钱和没钱,没钱也可以有慈悲心。
台长答:那当然咯!(有的时候不用花钱也能帮助人家,心里反而想着自私)财施、法施、无畏施啊!三施齐全,多好啊!(师父,我修得不好)修得不好么好好修啊!(跟菩萨念经,我也求菩萨原谅,因为我发愿一生一世跟着菩萨还有台长修好,百年以后回家,可是慈悲心不够怎么回家?)慈悲心是靠着智慧来的,有智慧的人才有慈悲心,如果没有智慧的人慈悲心是没有的,都有点智慧吧!
