Shuohua20180420 05:26
Wejangan dari (Dewi Nuwa) Nu Wa Niang Niang: tidak belajar Bai Hua Fo Fa, tidak dapat mengikis karma buruk dan membuka kebijaksanaan
Pendengar pria: Master, baru-baru ini media sosial wechat ada yang mengirim wejangan dari Nu Wa Niang Niang. Setelah saya cari tahu, melalui sudut pandang budaya tradisional Tiongkok, Nu Wa Niang Niang adalah asal mula pendiri kebudayaan manusia dari kebangsaan Tiongkok masa lalu, juga sebagai Dewi yang memberi berkah dan perlindungan terhadap negara. Nu Wa Niang Niang memberi berkah untuk masyarakat dan mempunyai jasa kebajikan yang besar (Benar) karena itu Nu Wa Niang Niang juga disebut dengan leluhur kebudayaanTiongkok (dia adalah seorang Bodhisattva, Bodhisattva besar)
Saya membaca kesaksian dari rekan se-Dharma tentang isi mimpinya, beginilah yang dia katakan:“Di lunar tanggal satu bulan Maret tengah malam, di dalam mimpi saya dijemput oleh cai yun tong zi ke sebuah istana besar, depan istana yang sangat megah, mengeluarkan cahaya emas lima warna, anak suci yang berwarna emas dan dewi yang berdiri sambil berbaris, melihat takhta terbuat dari pohon gaharu, diiringi dengan sembilan ekor naga dan phoenix terbang. Ketika saya sedang melihat, anak suci memanggil saya: “Wahai Pelindung Dharma segeralah berlutut, Nu Wa Niang Niang akan memberikan wejangan.” saya mengangkat kepala melihat seorang dewi kuno, berwajah indah dan menawan yang begitu cantik.
Saya bersujud dengan penuh hormat dan memberi salam: ‘Niang Niang salam sejahtera’. Sambil mendengar wejangan dari Nu Wa Niang Niang: Beratus ribu pintu ajaran Dharma, berujung menjadi satu, ribuan cara khusus, selalu dari sumber hati. Kebodohan manusia, tidak mengenal ajaran Buddha dharma yang sesungguhnya, namun hanya mengerti memasang dupa dan menyembah Bodhisattva pada tanggal 1 dan 15 lunar. Tiga batang dupa, beberapa biji buah persembahan, supaya mendapatkan kemuliaan dan kekayaan? Menekuni Buddha dharma harus teori dan ajaran dharma, mengikuti jejak Buddha, dan mencapai penerangan sempurna. Xin Ling Fa Men, mencari penyebab dari akibat, welas asih sebagai pondasi dasar, upaya (dapat menggunakan kebijaksanaan dalam berbagai situasi) sebagai pintu Dharma. Gurumu yaitu Bodhisattva Lu (Lu Pu Sa), memahami berbagai hal duniawi, menggunakan cara yang bijak untuk membabarkan Dhama kepada umat, adalah jasa kebajikan yang besar. Ada ucapan manusia awam yang tidak sadar mengatakan Lu Pu Sa seorang grhapati (Rumah Tangga Buddhisme) menceramahkan Dharma, tidak sejalan dengan agama Buddha. Mengapa tidak mencari tahu bahwa Sang Buddha pernah meninggalkan pesan: Bodhisattva gṛhapati (Rumah Tangga Buddhisme), berada diberbagai tempat termasuk di berbagai kota dan provinsi, hidup di dalam kumpulan orang-orang. Membabarkan Dharma untuk umat dimana pun ia tinggal. Bodhisattva Lu merelakan rumah dan karir, membalas budi terhadap ajaran Buddha dengan tubuh, berhati Bodhicitta, lebih berhasil daripada segala tingkatan pencapaian Buddha Pi Zhi Fo Guo (Pratyeka- Buddha). Waktu tidak akan menunggu orang, Buddha menyelamatkan orang yang berjodoh. Wahai Pelindungan Dharma wakililah saya membertahu kepada seluruh umat Tiongkok: Xin Ling Fa Men adalah ajaran dari Sang Buddha, bagaikan pusaka Negara, inti dari ajaran Zen, akan meneruskan dari masa ke masa.
‘Setelah selesai beri wejangan, Nu Wa Niang Niang pergi dengan menaiki burung Qing Luan. Cai Yun Tong Zi memanggil saya : ‘Berdirilah Pelindung Dharma,’ setelah saya berdiri dan mengikuti Tong Zi menaiki awan untuk pulang ke rumah. Dengar suara ayam berkokok, saya pun bangun, hari sudah cerah.”
Master Menjawab: Iya, coba kamu dengar ucapan dari Bodhisattva, kamu pasti akan mengerti, ini bukan orang biasa di dunia ini yang dapat ucapkan (Benar. Nu Wa Niang Niang adalah seorang Dewi di masa kuno, jasa kebajikanNya juga sangat besar, apakah benar seperti itu Master?) Benar, dia adalah Bodhisattva besar. Dia adalah Bodhisattva besar yang menguasai alam semesta, dia menguasai alam alat langit dan alam manusia
(Ada sebuah kata, murid tidak mengerti, Nu Wa Niang Niang memberikan wejangan: seratus ribu pintu ajaran Dharma, berujung menjadi satu, ribuan cara khusus seperti, selalu dari sumber hati.” Kata “berujung menjadi satu” apakah artinya adalah “semua ajaran bergabung menjadi satu?) benar. Apa itu “fang cun”? sebenarnya orang-orang sering berkata “Tidak ada aturan, tidak ada standar”, apakah benar atau tidak? Arti dari“fang cun”adalah tidak peduli seratus ribu pintu ajaran Dharma, bergabung menjadi satu, dan akhirnya juga akan kembali kepada sumbernya —kembali kepada sumber yaitu sumber Buddha
(Master, “ribuan cara khusus, selalu dari sumber hati”, “sumber dari hati”ini apakah artinya adalah segala sesuatu diciptakan oleh hati dan pikiran?) Benar.“Sumber dari hati”, sifat dasar manusia, tingkat kesadaran ke 9 adalah sumber dari Buddha. Oleh sebab itu, kita tidak peduli melakukan hal apa saja, semua sampai akhirnya adalah sumber dari Buddha (sudah mengerti. Nu Wa Niang Niang memberikan wejangan: “Lu Pu Sa merelakan rumah dan karirnya, membalas budi terhadap ajaran Buddha dengan tubuh, berhati Bodhicitta, lebih berhasil daripada segala tingkatan pencapaian Buddha Pi Zhi Fu Guo (Pratyeka- Buddha).” Mohon bertanya Master, “tingkatan pencapaian Buddha Pi Zhi Fu Guo (Pratyeka- Buddha)” ini merupakan tingkatan Buddha yang seperti apa? Buddha Pi Zhi Fo (Pratyeka-Buddha) juga seorang Buddha, merupakan seorang Buddha besar yang bisa membina hingga sangat bersih. Dulu di dalam banyak kitab suci semua pernah secara khusus memperkenalkan Buddha Pi Zhi Fo (Pratyeka- Buddha), tingkat pencapaian buddha Pi Zhi Fo (Pratyeka- Buddha) juga sangat tinggi (dia adalah Bodhisattva tingkatan ke berapa? Bolehkah bertanya seperti ini?)
Buddha Pi Zhi Fo (Pratyeka- Buddha) sebenarnya adalah sebutan singkatan dari“Pi Zhi Fo Tuo”, yaitu tubuh dan pikiran lebih mudah tenang, yang paling utama adalah memiliki kebijaksanaan, selain itu dia bisa mengamati Dua Belas Sebab-Musabab (Nidana), mengerti untuk terbebas dari tumimbal lahir. Buddha Pi Zhi (Pratyeka- Buddha) disebut juga dengan Savaka Buddha dan Pacceka- Buddha. Jadi kamu akan tahu alam savaka Buddha, alam pacceka Buddha adalah alam yang mana. Dia lebih hebat dari Bodhisattva arahat, memiliki kebijaksanaan yang lebih besar daripada Bodhisattva arahat. Meskipun tingkat pembinaan dia sama seperti Buddha Pacceka, Savaka Buddha, namun sebenarnya disebut “Buddha”, dia sudah lebih tinggi daripada mereka
(Sudah mengerti. Nu Wa Niang Niang memberikan wejangan: “Ada ucapan manusia awam yang tidak sadar mengatakan Lu Pu Sa seorang gṛhapati (Rumah Tangga Buddhisme) menceramahkan Dharma, tidak sejalan dengan agama Buddha. Mengapa tidak mencari tahu bahwa Sang Buddha pernah meninggalkan pesan: Bodhisattva gṛhapati (Rumah Tangga Buddhisme), berada diberbagai tempat termasuk di berbagai kota dan provinsi, hidup di dalam kumpulan orang-orang. Membabarkan Dharma untuk umat dimana pun Ia tinggal.” Mohon bertanya Master, apa itu “Bodhisattva gṛhapati”?)
Saya bertanya kepadamu, kamu membina diri di rumah, apabila sangat bersih, membina perjalanan Bodhisattva, bukankah kamu adalah Bodhisattva di rumah? (benar) Bodhisattva dirumah artinya kamu membina diri dirumah juga, kamu menjadi seorang Buddha Pi Zhi (Pratyeka- Buddha), berhasil di alam Savaka Buddha, dan berhasil di alam Pacceka Buddha, bukankah kamu adalah Bodhisattva juga?
Banyak Biksu yang berada di kuil bukankah adalah Bodhisattva dirumah? Kamu berkata dia sudah menjadi biksu Bodhisattva, di kuil, apakah benar? Dia sudah menjadi biksu, namun dia setiap hari berada di kuil, bukankah itu juga rumah dia? (sudah mengerti) “Ching Yi Jun Xian”, yang artinya banyak kota, dan tempat yang banyak orang (Hidup di dalam kumpulan orang-orang. Menyesuaikan tempat tersebut untuk membabarkan Dharma kepada umat”) Apakah masih belum mengerti? Membabarkan Dharma kepada orang sesuai jodoh, pergi kemana saja dan dimana saja membabarkan Dharma itulah disebut “sui suo zhu chu”. Pergi ke rumahmu untuk membabarkan Dharma sesuai pesan, memang seperti ini
(Sudah mengerti. Nu Wa Niang Niang memberikan wejangan: Kebodohan manusia, tidak mengenal ajaran Buddha Dharma yang sesungguhnya, namun hanya mengerti memasang dupa dan menyembah Bodhisattva pada tanggal 1 dan 15 lunar. Tiga batang dupa, beberapa biji buah persembahan, supaya mendapatkan kemuliaan dan kekayaan? Menekuni Buddha dharma harus teori dan ajaran Dharma, mengikuti jejak Buddha, dan mencapai penerangan sempurna. Master, sekarang kebanyakan orang juga memiliki akar dasar kebuddhaan, namun hanya memasang dupa dan menyembah Buddha, memohon agar hati bisa tenang, maka menganggap dirinya adalah seorang praktisi buddhis, dan tidak menekuni teori dan ajaran Buddha, mengikuti jejak Buddha. Menghadapi fenomena seperti ini, mohon Master memberikan wejangan)
Maka baru-baru ini Master menekankan secara khusus, sangat penting, ini adalah kata dari Guan Shi Yin Pu Sa: siapapun yang menekuni ajaran Xin Ling Fa Men, sekarang memasuki tahap kedua, tidak hanya menyembah Buddha, melafalkan paritta, berikrar, memasang dupa, semua orang yang menekuni Xin Ling Fa men, jika kamu belajar Bai Hua Fo Fa (BHFF), maka kamu akan memperoleh kebijaksanaan yang tidak terbatas. Ini adalah wejangan Boddhitsava baru-baru ini. Oleh sebab itu saya sekarang menghimbau dengan tegas, semua umat yang menekuni ajaran Xin Ling Fa Men diseluruh dunia, semuanya harus belajar BHFF.
Jika kamu tidak belajar BHFF,
Pertama: tidak dapat mengikis karma,
Kedua: tidak bisa menambah kebijaksanaan
(Sudah mengerti, tetap harus belajar BHFF untuk membuka kebijaksanaan. Apakah benar seperti ini Master?) harus belajar, setiap orang harus belajar, dan ini sudah menjadi pusaka yang ke 4 selain dari ke 3 pusaka sebelumnya (oh, terima kasih atas wejangan Master yang welas asih)
Shuohua20180420 05:26
女娲娘娘的开示;不学《白话佛法》,无法消业障、开智慧
男听众:师父,微信朋友圈刚发了一个女娲娘娘说的话。我查了查,从中华传统文化角度,女娲娘娘是华夏民族的人文先始,是福佑社稷之正神。女娲娘娘造福黎民百姓有大功德(对)因此女娲娘娘也被尊称为中华人文始祖(她就是菩萨,大菩萨)我给师父念一念这个同修的梦境,他是这样说的:“三月初一深夜,我在梦中被一彩云童子带至一大宫殿,殿前华丽,放五色金光,金童对对,玉女双双,见一沉香宝座,环绕九龙飞凤。我正看时,童子叫我:‘护法跪下,女娲娘娘有开示。’我抬头见一上古神女,容貌瑞丽,国色天香。我于梦中俯伏于地,口称‘娘娘吉祥’。闻听女娲娘娘开示道:‘百千法门,同归方寸,河沙妙法,总在心源。众生愚痴,不识真佛法,但知初一十五烧香拜菩萨。三炷清香,几个供果,换得荣华富贵吗?学佛要学佛理佛法,随佛而行,得无上正觉。心灵法门,由果寻因,慈悲为本,方便为门。你那恩师卢菩萨,善知世事,以善巧度化众生,是大功德也。惑有愚痴凡夫俗子言论,卢菩萨白衣说法,不合佛门源传。岂不闻佛有祖训:在家菩萨。城邑郡县,人众中住。随所住处为众说法。卢菩萨舍家舍业,报身佛门,发菩提心,胜于一切辟支佛果。天时不等人,佛度有缘人。护法代本宫传谕华夏众生:心灵法门,乃我佛家正法,国之瑰宝,禅门精粹,必将世代传承。’言毕,女娲娘娘驾青鸾而去。彩云童子叫我:‘护法请起。’我起来随童子驾云返回家中。鸟啼声声,我醒了,天亮了。”
台长答:是啊,你看菩萨讲的话,你就听懂了,这个不是人间说得出来的话(是。女娲娘娘是上古神女,她也是功德很大,是不是这样,师父?)是,她是大菩萨啊。她本身就是天上管天下的大菩萨,她天界、人界都管(有句话弟子不明白,女娲娘娘开示道:“百千法门,同归方寸,河沙妙法,总在心源。”这个“同归方寸”是否指的是“万法归一”的意思?)对啊。“方寸”是什么?实际上人家说“没有规矩不成方圆”,对不对?“方寸”的意思就是说,不管是百千法门,同归方寸,最后还是归源——归到源头上来,佛源(师父,“河沙妙法,总在心源”,这个“心源”是否就是万法唯心造的意思?)对啊。“心源”,人的本性,九识田中就是佛源。所以我们不管做什么事情,到最后就是佛源啊(明白了。女娲娘娘开示道:“卢菩萨舍家舍业,报身佛门,发菩提心,胜于一切辟支佛果。”请问师父,这个“辟支佛果”是怎样的一个佛果呢?)辟支佛也是佛,能够修成的一个干净的大佛。过去在很多经文里都专门介绍辟支佛,辟支佛的果位也是挺高的(他是几地菩萨呢?可以这样问吗?)辟支佛实际上是“辟支迦佛陀”的简称,就是身心比较好寂静,最主要是有智慧,而且他能观察十二因缘,懂得解脱生死。辟支佛又称为独觉和缘觉。那么你就知道声闻、缘觉是在哪个道了。他比罗汉菩萨更勇猛一点,比罗汉菩萨智慧要大。他虽然果位是相当于声闻、缘觉,但实际上称为“佛”的话,他已经高出他们了(明白了。女娲娘娘开示道:“惑有愚痴凡夫俗子言论,卢菩萨白衣说法,不合佛门源传。岂不闻佛有祖训:在家菩萨。城邑郡县,人众中住。随所住处为众说法。”请问师父,何谓“在家菩萨”呢?)我问你,你在家里修心,如果很干净,修的菩萨道,你是不是在家菩萨?(是的)在家菩萨的话,你在家里也是修心啊,你成辟支佛,成声闻道、缘觉道,你不也就是菩萨吗?很多庙里的和尚不就是在家菩萨吗?你说他是出家菩萨,在庙里,对不对?他出家了,但是他天天在庙里,那不也是他的家吗?(明白了)“城邑郡县”,就是有很多城市,还有人众多的地方(“人众中住。随所住处为众说法”)这还不懂啊?随缘度人啊,走到哪里度到哪里就是“随所住处”。到你家里去,挂单去度人,就是这样(明白了。女娲娘娘开示:“众生愚痴,不识真佛法,但知初一十五烧香拜菩萨。三炷清香,几个供果,换得荣华富贵吗?学佛要学佛理佛法,随佛而行,得无上正觉。”师父,现在很多人也有佛根,但就是烧烧香、拜拜佛,心里求个安稳,就当自己是学佛人了,而不去深学佛理佛法,随佛而行。针对这种现象,请师父开示一下)所以最近师父特别强调,很重要,那是观世音菩萨说的:凡是学心灵法门,现在进入第二阶段,不单单是拜佛、念经、许愿、烧香,所有学心灵法门的人,如果你学《白话佛法》,你会得无量智慧的。这是菩萨最近讲的。所以我现在强烈地呼吁,全世界所有学心灵法门的佛友,全部都要学《白话佛法》。如果你不学《白话佛法》,第一,消不了业障;第二,增加不了智慧(明白了,还是需要学习《白话佛法》开智慧。是这样吗,师父?)一定要学,每个人都要学,而且这已经作为除了三大法宝之外的第四个法宝了(哦,谢谢师父的慈悲开示)
