Tingkat pembinaan diri menentukan ke mana kamu akan pergi setelah meninggal 修行程度决定往生后的去向

 

wenda20140124  40:21  

Tingkat pembinaan diri menentukan ke mana kamu akan pergi setelah meninggal

Pendengar Wanita: Seiring dengan pembinaan diri yang mendalam, banyak teman se-Dharma mengetahui bahwa mereka berasal dari surga atau Bodhisattva yang turun, lalu kelak ketika dia meninggal, dia akan kembali ke posisi semula di surga, atau sesuai dengan tingkat pembinaannya dari kehidupan ini yang akan menentukannya pulang ke mana?

Master menjawab: Tentu saja bergantung pada tingkat pembinaan semasa hidupnya sekarang. Banyak orang yang tidak bisa kembali, begitulah Bodhisattva tidak bisa kembali. Setelah dia turun, tidak bisa pulang lagi, karena dinilai berdasarkan pada semua yang dia lakukan di dunia ini, apakah bisa kembali lagi atau tidak.

Contoh sederhana, misalnya kamu ditugaskan dari provinsi untuk tinggal sementara waktu di kabupaten, untuk menolong orang, setelah kamu tiba di kabupaten, kamu bekerja keras, bekerja keras untuk masyarakat. Ketika kembali, kamu akan tetap kembali ke provinsi, dan kemungkinan lebih tinggi lagi (Benar).

Jika setelah tiba di Kabupaten dan kamu bersenang-senang (makan, minum, berasusila dan berjudi), apakah kamu masih bisa kembali ke provinsi? (Misalnya, jika seseorang ketakutan dan kabur, akhirnya kembali ke surga, apakah dia akan kembali ke posisi asalnya atau menjadi manusia surgawi biasa?) Berdasarkan pada apa yang kamu perbuat di dunia,untuk menentukan kemana kamu akan kembali, posisi kamu.

Saya sudah mengatakan,  mengapa kamu masih tidak paham. Awalnya kamu adalah seorang ketua militer, lalu pergi ke kompi untuk memimpinnya menjadi baik, kemungkinan kamu akan menjadi komandan ketika kamu kembali. Tetapi ketika kamu turun ke kompi, dan  tidak melakukan pekerjaan dengan baik untuk membantu orang lain, hanya makan, minum, dan bersenang-senang dan melakukan banyak kesalahan, menurut kamu, memangnya kamu masih bisa kembali menjadi kepala militer?

Mungkin kamu akan diturunkan pangkatnya, dan akan menjadi komandan batalion atau komandan resimen (Sudah mengerti, sepenuhnya dinilai berdasarkan tingkat pembinaan diri dan pengorbanan kita di dunia ini, benar?) Benar sekali.

 

Wenda20140124 40:21

修行程度决定往生后的去向

女听众:随着修行的加深,有很多同修知道自己是从天上或者是菩萨下来的,那么他以后往生了,是回到天上原来的果位上,还是根据他这一生修行的程度来判断他回到哪里去?

台长答:当然根据他一生修行的程度。很多人回不去、菩萨回不去就这样啊,他下来之后自己上不去,因为根据他在人间所做的一切来判定他以后回不回得去。举个简单例子,比方说你是省里派到县里去蹲点、去救人的,到了县里之后奋发图强,好好地努力为人民工作,你回去还是回到省里,而且可能更高(对)如果你到了县里之后去吃喝嫖赌,你还回得去省里吗?(比如说一个人连滚带爬,最后还是回到天上去了,那么他是回到原来的果位,还是做一个普通的天人呢?)就是根据你在人间的一切来判定以后回去的位子,你的果位。我已经讲了,你怎么还听不懂啊。本来你是个军长,到连队去把这个连队弄好了,你回去可能就是司令了。但是你下到连队的时候没有好好地帮助人家,吃喝玩乐做错很多事情,你说你还会回去做军长吗?说不定给你降级了,就变成营长、团长了(明白了,完全依我们在人间的修行和付出来判断,对吧?)完全正确。