Tentang pandangan memberi hadiah dompet dan dasi 有关送钱包、送领带的说法

 

 

Wenda20150719A 47:55

Tentang pandangan memberi hadiah dompet dan dasi

Pendengar wanita: Master, saya sangat berterima kasih! Terima kasih! Saya memberi hormat kepada Master! Saya sangat terharu! Master, Anda benar-benar sangat bekerja keras. Saya sudah lama ingin menelepon Anda. Sekarang sudah bulan Juli, ulang tahun Anda segera tiba, saya terlebih dahulu mengucapkan selamat ulang tahun! Bulan Agustus belum tentu bisa tersambung, terima kasih banyak, Master! (Terima kasih) Saya ingin bertanya satu pertanyaan. Terakhir kali saya pergi ke Hong Kong untuk menghadiri acara seminar Dharma, ada seorang teman se-Dharma yang berbisnis mengatakan bahwa karena urusan bisnis, ia ingin membawa sedikit hadiah pulang. Karena di Hong Kong banyak tempat menjual barang mewah, saya berkata: “Kalau begitu berikan saja dompet.” Karena harganya juga masih cukup wajar, jadi saya menyarankan dia memberi dompet. Lalu dia berkata, “Apakah memberi dompet kepada orang yang berbisnis ada makna yang kurang baik?”

Master menjawab: Tentu saja! Itu ada alasannya. Coba kamu pikirkan, kalau kamu menghadiahkan dompet kosong kepada orang lain, itu berarti orang tersebut tidak akan menjadi kaya. Orang itu akan merasa, “Saya ini tidak bisa mendapatkan uang.” (Lalu bagaimana? Apakah saya perlu bertobat karena hal ini?) Iya. (Karena itu saran saya.) Tentu saja itu tidak baik! Sama seperti wanita tidak boleh memberikan dasi kepada pria. Jika wanita memberi dasi kepada pria, maknanya seperti “mengikat leher” orang tersebut. Tidak mengerti ya? Banyak hal memang memiliki makna seperti itu (Lalu bagaimana? Apakah ada cara untuk memperbaikinya?) Apa yang bisa dilakukan? Tidak ada yang perlu diperbaiki. Sebenarnya sangat sederhana, tidak perlu terlalu dipermasalahkan. Hal-hal seperti ini tidak usah dianggap terlalu serius. Beberapa kepercayaan tradisional hanya akan menimbulkan tekanan psikologis bagi dirimu. Tidak akan memberi pengaruh apa pun terhadap benda nyata, jadi kamu tidak perlu terlalu menganggapnya serius, oke? (Karena itu adalah saran saya kepadanya, jadi saya merasa agak tidak enak kepadanya, takut akan memengaruhi usahanya atau bagaimana) Tidak, tidak akan. Memberi satu dompet ya hanya sekadar memberi dompet saja. Ini bukan masalah besar (Baik, baik. Terima kasih, Master!) Kalau kamu memberi dompet kepada Li Ka-shing, apakah dia akan jadi miskin? Kalau orang yang kamu beri memang sejak awal sudah miskin, usahanya juga tidak berjalan baik, lalu diberi dompet kosong, dia akan berkata, “Aduh, kok jadi makin miskin!” Hehe… mengertikah? (Hehe, sudah mengerti. Terima kasih, Master!)

 

wenda20150719A  47:55  

有关送钱包、送领带的说法

女听众:师父,太感恩了,谢谢!给师父请安!我太激动了!师父,您太辛苦了。一直想给您打电话,7月份了,您生日很快到了,我先祝您生日快乐!8月份不一定能够打通,感恩您,师父!(谢谢)我先问一个问题,上一次我去香港参加法会,有一个做生意的佛友说因为生意上的事情要带点礼物回去,因为香港买奢侈品的地方比较多,我说:“你要么送一个钱包吧。”因为价格也还好,我就让他送钱包,后来他说“做生意的人送钱包是不是有不好的说法?”

台长答:当然了!有道理的。你想想看你送人家空钱包,就是人家不发财了,人家就觉得“我这个赚不到钱了”(那怎么办呢?我为这件事情要忏悔吗?)对啊(因为我建议的)当然不好了!就像女人不能送人家男人领带一样的,女人送人家男人领带,意思就把人家脖子牵住。这不懂啊?很多道理的(那怎么办呢?有什么弥补的?)那怎么办?没有什么弥补。这很简单,无所谓的,这种不要太当回事,有些传统的说法,只会对你心理构成一种压力,不会对实际物质产生什么影响,所以你不要太当回事,ok?(因为是我建议他的,所以我感觉挺对不起他的,就怕影响他的生意或者怎么样)不会不会,一个钱包送就送了。好了,这算什么事情啊?(好的好的,感恩师父!)你送个钱包给李嘉诚,他会穷吗?你送的这个人本来就很穷,生意做得不好,送个空钱包,“哎哟,真的越来越穷了!”呵呵……听懂吗?(呵呵,明白了,感恩师父!)