shuohua20130503 04:34
Tentang masalah agama anak
Pendengar wanita: Suami saya adalah orang Eropa, beragama Katolik, tetapi dia sangat terbuka. Dia juga sangat tertarik pada Bodhisattva. Dia merasa bahwa semua agama pada akhirnya bermuara pada satu tujuan yang sama (benar). Baru-baru ini ada satu hal kecil yang membuat kami agak bertentangan. Dia berharap anak kami nanti dapat menerima baptisan dalam tradisi Katolik. Saya berencana melahirkan di Tiongkok dan mungkin akan tinggal cukup lama, jadi saya berharap nantinya bisa sering membawa anak ke kuil untuk memohon kepada Bodhisattva. Jika anak menerima baptisan Katolik, apakah akan ada konflik dengan agama Buddha?
Master menjawab: Jangan terlalu melekat. Di luar negeri ada kebebasan beragama, jadi membawa anak ke kuil tidak masalah. Setelah nanti berada di sana, jika ingin dibaptis juga tidak masalah. Cukup sampaikan dengan baik kepada Guan Shi Yin Pu Sa saja (baik, saya juga mendengar bahwa agama Buddha adalah agama yang sangat toleran). Benar. (Pu Sa menganugerahi, jadi saya pikir seharusnya anak percaya pada agama Buddha…) Anak dibaptis tidak menjadi masalah. Setelah besar nanti, memilih agama mana adalah kebebasan anak itu sendiri, bukan keputusan kamu maupun suamimu (baik, terima kasih banyak atas pencerahan Master! Semoga Anda selalu sehat!).
shuohua20130503 04:34
关于孩子的信仰问题
女听众:我老公是欧洲人,信仰天主教,但他一直很开明,对菩萨也很感兴趣,他觉得宗教是万宗归一(对)最近有件小事我跟他挺矛盾的。他希望我们生的小孩以后能接受天主教传统的洗礼,我打算回中国生小孩,可能要长住很多年,所以我希望以后能够经常带小孩去寺庙求菩萨。如果接受天主教洗礼的话和佛教会不会有什么冲突?
台长答:不要执着,在国外宗教信仰自由,带孩子到庙里去可以的,以后到了那里再洗礼也没关系,跟观世音菩萨讲一讲就好了(那好,我也听说佛教是一个非常包容的宗教)对(菩萨赐子,我觉得应该让孩子信佛……)孩子洗礼是没有关系的,大起来选择哪一个宗教那是孩子的自由,不是你和老公能决定的(好的,非常感谢卢台长的开示!祝您身体健康!)
