wenda20170604A 36:39
Perihal “Tiada Rupa”
Pendengar wanita: Master dalam “Bai Hua Fo Fa” sering membahas tentang “Tiada Rupa” dan “Tiada Tindakan Dalam Bertindak”, yang berarti kita telah melakukan banyak hal namun setelah melakukan, akan menimbulkan banyak pikiran. Pikiran yang kita hasilkan sebenarnya adalah karma buruk, apakah benar?
Master menjawab: Tergantung. Jika pikiran yang dihasilkan adalah energi positif, pikiran yang baik, maka itu adalah perbuatan baik; Jika pikiran buruk muncul, itu adalah pikiran jahat. Setiap hari setiap waktu, pemikiran akan selalu muncul. Perbedaan terletak pada lebih banyak pikiran yang baik atau buruk.
Dalam “Bai Hua Fo Fa” membahas tentang “Tiada Rupa”, yaitu setiap hal yang kita lakukan, selama kita memiliki “rupa” maka kita akan memiliki karma buruk, akan ada kebocoran, apakah benar?) Ya, akan ada kebocoran, ini benar, tetapi tidak selalu menyebabkan karma buruk.
Misalnya, jika kamu melakukan perbuatan baik hari ini, kamu memberitahu orang lain “Saya melakukan perbuatan baik hari ini”, maka akan ada kebocoran. Saya berikan contoh sederhana, kamu mentraktir orang lain makan, dari lubuk hati orang tersebut akan sangat berterima kasih kepadamu. Kamu tidak perlu membahasnya.
Tetapi sebagian orang yang mentraktir orang lain maka, dan berkata “Lihat, jika saya tidak mentraktir kalian makan, mungkin sudah lama tidak ada yang traktir kalian”. Bukankah ini adalah kebocoran? Orang yang setelah makan pun tidak akan mengatakan bahwa kamu itu baik (seperti yang Master katakan, kita harus “Tiada Rupa” sampai akhir, sehingga kita bisa memasuki kekosongan), benar.
wenda20170604A 36:39
关于“无相”
女听众:师父在《白话佛法》里面经常说到“无相”“无为而为”,意思就是我们做了很多的事,做了之后产生了很多的想法,那我们产生的这个想法其实就是业障,是吧?
台长答:要看的。产生的想法是正能量,好的想法,那就是善举;如果产生不好的想法,那就是恶念。每天每个时间人都会产生想法,只是你善良的想法多,还是恶的想法多(《白话佛法》里面讲了“无相”,就是说我们做每件事情,只要我们有“相”的话就会有业障,就会有漏,是吗?)对,会有漏这是真的,但是不一定造成业障。比方说,你今天做件好事,你告诉别人“我今天做好事了”,你就有漏了。我举个简单例子,你请人家吃饭,人家都从心里很感恩你,你用不着讲的。但是有些人请人家吃饭,“你看,今天要不是我请你们吃饭,你们好久没人请了吧”。你说说看是不是有漏?人家吃了都不说你好(像师父说的,我们一定“无相”到底,这样才能够进入空性)对啊。
