Tentang kebiasaan di kampung salah satu rekan se-Dharma: orang yang meninggal tidak memakai pakaian dalam 关于同修家乡中的一个风俗去世的人不要穿内裤

 

 

Wenda 20120610B 50:11

Tentang kebiasaan di kampung salah satu rekan se-Dharma: orang yang meninggal tidak memakai pakaian dalam

Pendengar wanita: Di kampung kami ada kebiasaan, saat seseorang meninggal tidak boleh mengenakan pakaian dalam. Jika mengenakan, katanya keturunannya nanti akan “berlidah pendek”. Apakah hal ini perlu diperhatikan?

Master menjawab: Tidak perlu. Sudah tidak ada keharusan seperti itu. Maksudnya, jika dipakaikan pakaian dalam, bisa jadi malah membuat dia masih harus bereinkarnasi lagi menjadi manusia di kehidupan berikutnya. (Jadi tidak perlu mengenakan pakaian dalam?) Ya, tidak perlu dipakaian. Tubuh fisiknya sudah tidak berguna lagi. Jika kamu mengenakannya pakaian dalam, maka setelah turun ke bawah, di kehidupan berikutnya dia bisa terlahir kembali sebagai manusia. Jika seseorang benar-benar naik ke atas, dia adalah tubuh roh—dia tidak memiliki tubuh fisik lagi. Kamu juga tidak bisa melihatnya. Tidak ada lagi tubuh fisik yang sebenarnya, yang ada hanya pakaian luar sebagai penampilan (Benar, mereka hanya dipakaikan pakaian luar, tidak memakai pakaian dalam.) Ya, itu tidak masalah.

 

wenda20120610B  50:11  

关于同修家乡中的一个风俗去世的人不要穿内裤

女听众:在我们家乡,人去世的时候不要穿内裤的,如果穿内裤就是说好像后代人舌头会短,需要在意这个事情吗?

台长答:用不着。已经没有必要了,就是说如果你穿着内裤的话你可能下辈子还要让他投人(不穿内裤?)不要穿啦。他的肉身已经没有用了,你给穿着内裤的话,他到下面去,下辈子再投人。人如果真的往上跑的话,他是灵体,他有什么肉身啊?你又看不见的。没有里面真正的肉身,他就是外表外面的衣服(对,他们只给穿外面的衣服,不穿内裤)对啊,没问题的。