Wenda20111230 41:17
Tentang karma dan menciptakan karma (sebab dan akibat)
Pendengar pria: Mengenai masalah hukum karma (sebab dan akibat), misalnya, dalam pekerjaan ada pelanggan yang sangat merepotkan, ada yang meminta diskon, ada yang menolak untuk membayar… menghadapi masalah seperti ini, apakah itu semua adalah karma (sebab dan akibat)?
Master menjawab: Pertanyaan-pertanyaan seperti ini, ada yang disebabkan karma, ada lagi karena menciptakan karma. Menciptakan karma dan karma itu sangat sulit untuk membedakannya. Misalnya, banyak orang berkata “Dia menindas saya”, menurut kamu apakah ada hukum karma? Dia menindas kamu, itu pasti karena kamu menindasnya di masa lampau. Namun, dia sulit untuk mengendalikan batas ini.
Ketika dia terus mengganggu kamu, sebenarnya dia sedang menagih hutang. Tetapi dia menagih berlebihan, dan kemudian maaf, dia malah berutang karma lagi, dan menanam bibit karma baru lagi! Berdasarkan kondisi ini untuk membahas masalah kamu adalah sangat sederhana. Orang lain sedang tawar-menawar dengan kamu, kamu harus berpikir bahwa dia sangat lucu dan kasihan, maka kamu cukup senyum saja.
Namun, kamu dapat tetap berpegang pada konsep pemikiranmu sendiri, bersenyum riang, kamu jangan membencinya, jangan merasa dia sangat menjengkelkan, kamu cukup pikir bahwa dia itu lucu “Ai ya, ketika dia sedang tawar-menawar, dia sedikit seperti badut” (pertahankan mentalitas seperti ini, maka tidak akan membuat karma) Iya, benar. Tidak seharusnya kamu membencinya, karena ini sangat normal.
Kamu harus memikirkan semua jodohnya denganmu, dia datang untuk tawar-menawar denganmu hari ini, “Ai ya, dia juga sangat kasihan” Tetapi saya berbisnis juga tidak mau rugi, kamu cukup senyum saja. Setidaknya terhadap pesan umpan balik dari orang lain, kamu jangan membencinya. Kamu cukup berpikir bahwa ini artinya dia tidak punya uang. Artinya dia ini orangnya sangat pelit, maka dia tidak bisa melakukan usaha yang besar.
(Kemarin saya ketemu. Ketemu dengan seseorang yang awalnya saya benci. Setelah membenci, saya berpikir, ai ya, tidak boleh membenci. Jika membenci, saya akan mendatangkan masalah, saya ingin bertanya kepada Master hari ini.) Jangan membencinya. Banyak orang tidak mengerti. Jika kamu membencinya, pertama kamu akan melukai diri sendiri. Kedua, kamu mencari musuh.
Itulah sebabnya orang Tiongkok mengatakan bahwa “musuh/jalinan jodoh buruk harus diuraikan, jangan dicari.” Meskipun harga yang ditawar-menawarnya tidak masuk akal, kamu cukup tersenyum dan berkata, “Ai ya, tunggu nanti ketika bisnis saya semakin besar, saya akan memberi kamu harga yang lebih murah.” Kamu mengatakan pada diri sendiri, seperti yang dikatakan orang dulu tentang “xiang sheng”—dialog humor. Kamu jangan mengolok-olok dan menyindir dia. Jika kamu menyindir dia, maka dia akan memarahi kamu. Kamu boleh mengatakan “xiang sheng”—dialog humor secara sendiri.
Kamu berkata sendiri “Saya adalah anjing kecil”, he he… kamu bisa mengatakan “Sekarang bisnis saya belum cukup besar, maka modal saya masih belum cukup. Jika bisnis saya bisa berkembang lebih besar di masa depan, saya mungkin akan jual lebih murah, mungkin kita dapat bekerja sama lagi di masa depan. “Jika kamu mengatakan begini, dia juga tidak akan marah. Tujuan kamu juga tercapai dan kamu tidak memberikan kepada dia.
(Saya sudah mengerti. Jika saya tidak bisa mengalahkannya, bolehkah saya memohon kepada Bodhisattva, saya akan melafalkan Mantra Jie Jie Zhou mohon supaya dia tidak mempersulit saya) Melafalkan Mantra Jie Jie Zhou, harus melafal sebanyak-banyaknya …. …. (Satu lagi, saya benar-benar tidak bisa mengalahkannya, dia terlalu kuat, maka saya akan rugi) Jikalau rugi, kamu sendiri tentukan saja. Menurut kamu apakah kerugian ini bermanfaat? Apakah demi untuk bisa mendapatkan bantuan darinya di masa depan, atau hari ini saya mengalami kerugian, saya tidak ada cara lain, itu juga suatu cara.
Karena ketika kamu tidak memiliki cara untuk menyelesaikan masalah tersebut, sebenarnya satu cara baru akan muncul lagi (ini sama seperti mengeluarkan uang untuk menguraikan bencana) logikanya sama! (Meskipun mengalami kerugian uang, namun mentalitas kamu juga harus “sudahlah, jangan membenci lagi”)
Master memberitahu kamu satu kalimat, seumur hidup seseorang adalah “zhuan bu wan de pian yi, chi bu wan de kui” artinya banyak keuntungan yang bisa didapatkan, dan banyak kerugian yang harus ditanggung”! Kamu mendapatkan keuntungan di sini, namun menanggung kerugian di sana; menanggung kerugian di sana, dan akan mendapatkan keuntungan di sini lagi. Mana ada terus mendapatkan keuntungan tanpa kerugian? Apakah itu masih disebut orang! (benar)
Wenda20111230 41:17
关于因果与造因果
男听众:关于因果的问题,比如工作中有的客户搞七搞八,要么打折扣,要么不肯付钱……遇到这种问题是不是都是因果呢?
台长答:像这些问题,有的是因果,有的是在造因果。造因果和因果,很难区分的。比方说,很多人说“他在欺负我”,你说有没有因果?他欺负你,肯定上辈子你被他欺负的。但是他很难掌握这个尺度,他不停地在欺负你的时候,实际上他是在要债,但是他要过头了,接下来对不起,又倒欠因果了,又种下新的因了!
根据这个情况来讲你的事情,很简单,人家跟你还价,你要觉得他很好玩,很可怜,你就笑笑,但是你可以坚持你自己的理念,笑嘻嘻地,你不要去恨他,不要觉得他很讨厌,你就觉得很好玩的“哎呀,他讨价还价的时候,他就有点像小丑了”(保持这种心态,就不会造业了)对啦!
你根本不应该去恨他,因为这是很正常的。你想到他跟你的所有的缘分,他今天来跟你要价还价,“哎呀,他也蛮可怜的”,那我做生意我也不能亏钱嘛,你就笑笑,至少对人家反馈回来的信息,你不要去恨他,你就觉得说明他没钱、说明他这种人小气得不得了,所以他做不大(我昨天就遇到了,遇到了我一开始恨,恨了以后我想,哎呀不能恨啊,恨了我就惹麻烦啊,我就想今天问台长了)
千万不能恨他,很多人不懂的,你一恨的话,一个伤自己,第二你找冤家了,所以中国人说“冤家宜解不宜结”。他哪怕还价还得一塌糊涂,你就笑笑说:“哎呀,等我以后生意做大一点的话,我还可以再给你便宜点”。你往自己身上讲,就像人家过去说相声的一样,你不要去拿人家开涮,你不要去讽刺人家。你跑上去讽刺人家,人家就骂你,你可以自己在说相声,你自己说“我是小狗”,呵呵……
你可以说“我现在生意做得不够大,所以我现在本钱上还不够,以后如果我能够再做得大一点的话,我可能还会便宜,以后我们还能再合作的”,你这样讲的话人家也不会生气嘛,你目的又达到,你没给他呀(我明白了。假如说我弄不过他,那么我可不可以求菩萨,我念解结咒请他不要为难我)念解结咒,要狂念的……
(还有一个,我实在弄不过他,他太强势了,那我就亏了)亏嘛你自己看着办喽,你觉得这个亏出去有没有道理,会不会为今后能够得到他的一些帮助,或者我今天亏本了,我没有办法,那也是一个办法。因为当你没有办法解决这些问题的时候,实际上一个新的办法又出来了
(就像花钱消灾一样)一样道理!(赔了钱心态也是“算了,不要恨了”)台长告诉你一句话,一个人一辈子“赚不完的便宜、吃不完的亏”!你这里赚便宜,那里吃亏;那里吃亏,这里又赚便宜了。哪有一直赚便宜不吃亏的?那还叫人吗!(对的)
