11 November 2017 Pertanyaan di 《Pertemuan Umat Buddhis Sedunia》 Melbourne, Australia
Seorang praktisi Buddhis harus menyingkirkan sikap mementingkan diri sendiri dan angkuh
Tanya: Mohon tanya Master, dengan prinsip dan fokus mendukung berdana, apakah juga merupakan salah satu metode untuk menjalin jodoh baik secara luas? Murid berikrar untuk berlindung pada Master, melindungi pintu Dharma, melindungi Master untuk menjadi Buddha, Sang Buddha dapat menyelamatkan semua makhluk hidup, juga secara tidak langsung menjalin jodoh baik dengan semua makhluk hidup. Tanpa prinsip dalam melindungi Dharma, mendakwahkan Dharma, membabarkan Dharma, menyumbangkan uang dan tenaga dengan niat yang tulus, tanpa membina diri sendiri dan ketergantungan, dilihat dari luar, benar sudah menjalin banyak jodoh baik, namun sebenarnya terhadap orang lain, terhadap diri sendiri, terhadap tempat pembinaan juga tidak memberi bantuan secara mendalam atau efektif, apakah intinya terletak pada pembinaan diri yang tidak tulus?
Jawab: Pertama-tama, seorang praktisi Buddhis tidak seharusnya memiliki sikap angkuh, menyalahkan praktisi Buddhis yang masih belum berhasil belajar, atau kebijaksanaan yang masih belum sempurna. Kamu tadi mengatakan: “Orang-orang ini hanya paham mengeluarkan uang, tidak membina diri dengan baik, bagaimana..” Ini tidak boleh dilakukan, seorang praktisi Buddhis harus menolerir orang lain.
Hari ini dia mampu berdana materi, berdana Dharma, berdana tenaga (pengorbanan), juga harus berterima kasih padanya, semua merupakan tangga kemajuan dalam pembelajaran Buddha Dharma. Oleh sebab itu di tangga seperti ini, harus dengan baik mendukung dia, membantu dia, bukan menyalahkan dan menolak dia. Hari ini asalkan orang bersedia melakukan hal yang bermanfaat bagi pembelajaran Buddha Dharma, berarti dia sedang berada dalam proses ketekunan. Dalam enam paramita, terdapat: paramita ketekunan, paramita kesabaran, apakah kamu bisa mengatakan paramita mana yang tidak sedang tekun membina perilaku, bukankah sedang mewujudkan anuttara-samyak-sambodhi? (Benar)
2017-11-11 澳大利亚•墨尔本《世界佛友见面会》提问
学佛人应去除贡高我慢心
问:请问师父,有原则性和重点性的护持布施,是否也是广结善缘的方式之一?弟子发愿,依止于师父,护持法门,护持师父成佛,佛能广度众生,也就间接与一切众生结了善缘。毫无原则地护法、说法、弘法,出钱出力很发心,而无自修和依止,从表面上来看,的确是结了很多的善缘,但实际上对人、对己、对道场都没有做到比较深入有力或有效的帮助,是否本质就是在于修心不诚之上?
答:首先,学佛人不应该有这种贡高我慢心,去指责学佛人身上还没有学成、还不够圆融的那些智慧。你刚才讲“这些人就知道出钱,不好好修,怎么……”这个不应该的,学佛人应该包容别人。今天他能够财布施、法布施、无畏布施,都要感恩他,都是学佛进步的一个阶梯。所以在这种阶梯上,要好好扶持他、帮助他,而不是去指责他、去唾弃他。人家今天只要肯做任何对佛法有利的事情,那他就是在精进当中。六波罗蜜当中,有精进波罗蜜,有忍辱波罗蜜,你能说哪一个波罗蜜不是在精进修行,不是在修证阿耨多罗三藐三菩提?(对)
