Master Lu Menjawab Surat Keraguan (60) 16-06-2013
Saat pengantin wanita memasuki rumah barunya, pertama-tama memasang dupa dan bersujud kepada Buddha dan Bodhisattva, selanjutnya baru mempersembahkan teh untuk mertuanya
Tanya: Rekan se-Dharma akan menikah pada bulan April tahun ini. Menurut adat, ketika pengantin wanita masuk ke rumah baru, dia terlebih dahulu harus mempersembahkan teh kepada mertuanya. Namun di rumah ada Bodhisattva. Untuk kondisi seperti ini, apakah dia harus memasang dupa kepada Bodhisattva terlebih dahulu, kemudian baru mulai mempersembahkan teh kepada mertuanya?
Jawab: Boleh memasang dupa dan bersujud kepada Buddha dan Bodhisattva terlebih dahulu, lalu mempersembahkan teh kepada mertua. Sedangkan untuk bersujud, umumnya generasi muda boleh saja bersujud kepada generasi tua. Tetapi jika dia melafalkan paritta dan mertuanya tidak, maka orang tua mungkin tidak sanggup menanggungnya, bisa memperpendek umur: di saat bersujud pada mertua, dalam hati pikirkan Guan Shi Yin Pu Sa, sama dengan bersujud kepada Guan Shi Yin Pu Sa, maka tidak ada masalah.
卢台长开示解答来信疑惑(六十)2013-06-16
新娘进新家,先给佛菩萨上香磕头,再给公婆敬茶
问:同修今年四月要结婚,按照习俗新娘进新家必须先给公公婆婆敬茶,但是家里是有菩萨的,像这种情况,是不是进门要先给菩萨上香磕头,然后在开始给公婆敬茶呢?
答:可以先给佛菩萨上香磕头,然后再给公婆敬茶,至于磕头,小辈给晚辈磕头一般来说都是可以的,但是如果她念经而公公婆婆不念经,那长辈可能会受不起:会折寿,可以在给公婆磕头的时候,心中想着观世音菩萨,就相当于给菩萨磕头了,就没问题了。
