Master Lu Menjawab Surat Tentang Hal Keraguan (416) 2020-09-27
Pertanyaan tentang penjual ikan memberi bantuan ongkos pengiriman
Tanya: Ada suatu masa ketika kami melepaskan makhluk hidup bersama. Setelah turun dari kereta bawah tanah, tidak ketemu penjual ikan menjemput semuanya, jadi teman se-Dharma A dan saya masing-masing menggunakan aplikasi taksi untuk menelepon taksi, dan masing-masing membawa beberapa teman se-Dharma ke lokasi pelepasan. Setelah turun dari mobil, kami masing-masing membayar ongkos kepada sopir secara langsung, tanpa meminta uang kepada teman se-Dharma lain. Setelah pelepasan makhluk hidup, seorang teman se-Dharma berkata penjual ikan seharusnya menjemput kita hari ini, tetapi dia tidak melakukannya dengan baik, jadi ongkos taksi harus diganti penjual ikan. Penjual ikan setuju, jadi teman se-Dharma mengambil uang untuk membayar kepada penjual ikan, keluarkan ongkos taksi dan berikan kepada teman se-Dharma A dan saya. Tetapi malam itu saya bermimpi bahwa saya mengenakan gaun hitam, dan rasanya seperti milik orang lain. Setelah bangun berpikir membantu orang menanggung karma. Mohon bertanya, aspek apa dari masalah ini yang tidak sesuai aturan dan Dharma?
Jawab: Ada pepatah bahwa “wol berasal dari domba”, dan penjual ikan juga mendapatkan uang dari menjual ikan. Harus mengatakan dengan Bodhisattva, karma setiap orang ditanggung oleh masing-masing orang.
卢台长开示解答来信疑惑(四百一十六)2020-09-27
关于放生鱼老板补贴车费的问题
问:有次我们好几位同修一起放生,地铁下来后,没等到鱼老板来接大家,于是我和A位同修各自用打车软件叫车,每人载几位师兄去了放生地。下车后我们各自直接付给司机全部车费,没有问其他同修要钱。放生结束后,有师兄说今天本来应该鱼老板来接我们的,他没做好,因此打车钱应由鱼老板来报销,鱼老板同意了,于是同修从要付给鱼老板的钱中,拿出打车费给了我和A师兄。但那天晚上我梦到自己穿了一件黑裙子,感觉是别人的。醒来想帮人背业了。请问,这个事情哪些环节做得不如理不如法?
答:有一句话说“羊毛出在羊身上”,鱼老板的钱也是卖鱼赚来的。要和菩萨讲一下,各人业障各人自己背
