Pertanyaan pada Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Melbourne – Australia, 07 Desember 2019
Pertanyaan 22: Pernah melakukan perbuatan asusila, asalkan bertobat, masih boleh menjadi murid
Tanya: Mohon bertanya kepada Master, dalam kelompok belajar bersama, ada seorang murid yang tanpa mengetahui bahwa teman se-Dharma memiliki kebiasaan buruk dalam hal perbuatan asusila, tetap merekomendasikan teman se-Dharma itu untuk menjadi murid, dan meminta sekretaris yayasan untuk membantu mengirim email permohonan untuk menjadi murid.
Jawab: Yang paling penting sekarang adalah apakah dia masih melakukan perbuatan asusila atau tidak? Kalau dulu dia pernah melakukannya, apa masalahnya? Asal sudah berubah, itu sudah baik. Semua orang punya kekurangan. Banyak orang pernah berbuat asusila, itu bukan hal yang aneh. Asal sudah berubah, tidak apa-apa. Siapa di dunia ini yang tidak punya kesalahan? (Terima kasih, Master) Saya tidak mempermasalahkan itu. Yang penting sekarang jangan berbuat salah lagi. Kalau dulu sudah sungguh-sungguh berubah, maka berikan dia kesempatan. Kita harus memberinya cahaya agar dia bisa tumbuh dengan baik. (Tapi sekretaris itu tetap mengirim email permohonan meski tahu hal tersebut…) Masih mau dibahas lagi, saya sudah menjawab pertanyaanmu. Kalau dia sudah mengirim, ya kirim saja. Dia tidak salah. Selama orang itu punya niat baik ini, dan dia sedang memperbaiki diri, maka berikan dia kesempatan. Mengertikah? (Apakah dia akan memikul karma?) Yang memikul karma adalah saya, bukan dia. (Maaf, terima kasih Master)
191207澳大利亚・墨尔本世界佛友见面会提问
提问22 曾有过邪淫,只要悔改,还可以拜师
问:请问师父,在共修会里有弟子在不知同修有邪淫习气的情况下还推荐同修去拜师,请共修会的秘书帮忙发邮件申请拜师。
答:最要紧的现在他还邪不邪淫?他过去有邪淫有什么关系呢?改了就好了嘛,人都有毛病的。邪淫很多人都有的,这有什么关系?改了就好了,人生出来怎么会没毛病啊(感恩师父)我又无所谓的,你现在不要乱来就好了,过去你好好改了就好了,给他机会啊,要给他阳光的,否则他怎么茁壮成长?(这位秘书在知道的情况下还发邮件申请……)还要讲下去,我已经问题的答案都给你了,他发过来就发过来了,他没错,只要人家有这个意愿,只要人家在改了,就给人家机会,听得懂吗?(他会背业吗?)背业是我,不是他(对不起,感恩师父)
