Perihal penempatan altar di rumah saat sering berada di luar negeri dalam jangka panjang 长期在外家里佛台安放的问题

 

Wenda20130728B 02:55

Perihal penempatan altar di rumah saat sering berada di luar negeri dalam jangka panjang

Pendengar wanita (pendengar lain dalam panggilan yang sama): Ada seorang ibu tua yang tinggal dua tahun di dalam negeri dan dua tahun di luar negeri secara bergantian. Ia telah menekuni ajaran Xin Ling Fa Men, dan di rumahnya di dalam negeri sudah dipasang altar. Namun, ia akan segera pergi ke luar negeri lagi. Apakah altar di rumah itu sebaiknya dibiarkan kosong selama dua tahun, atau membawa rupang Bodhisattva ke luar negeri?

Master menjawab: Jika di luar negeri tidak ada altar, karena kondisi di luar negeri kurang mendukung, sebaiknya ia mengambil foto altarnya dan meletakkannya di atas meja, lalu di depannya disiapkan dupa dan persembahan air, sehingga tetap menyerupai altar. Sedangkan altar di rumah itu sebaiknya dibereskan dan disimpan dengan baik, lalu saat ia kembali baru dipasang kembali untuk disembah. Jika anggota keluarga semuanya percaya, maka dibiarkan tetap di sana juga tidak masalah. Karena saat ia memasang dupa di luar negeri, Bodhisattva dalam foto tersebut adalah Bodhisattva yang sama seperti yang di rumahnya, sehingga kedua tempat tetap terhubung dan terurus. Tidak ada masalah.

 

wenda20130728B  02:55  

长期在外家里佛台安放的问题

女听众(同一电话的另一位听众):有一位老妈妈两年住国内、两年住国外,一直交替的。她修心灵法门了,国内家里设了佛台,但是马上要去国外了。这个佛台是要空着两年还是把菩萨带过去呢?

台长答:如果到了国外没有佛台,因为国外条件比较差,她最好拍一张佛台的照片放在桌子上,前面弄一个香炉、水供着,还是佛台的样子。自己家里的佛台最好能够收收好,等回来的时候再供起来。如果家人都相信的话,放在那里也没关系。因为她在国外烧香的时候,这张照片里的菩萨就是她家里的那尊菩萨,所以两边都会照顾到,没问题的。