Wenda20190505 37:45
Perihal hubungan antara tubuh dan roh
Pendengar wanita : Sebelumnya Master pernah mengatakan, pada saat Patriark Bodhidharma memasuki samadhi, rohnya meninggalkan tubuhnya, jadi ketika anak kecil menusuknya dengan jarum, dan dia tidak ada perasaan. Mohon bertanya kepada Master, apakah ketika roh manusia ada di dalam tubuh, maka kita akan memiliki perasaan sakit; Dan jika roh pergi meninggalkan tubuh, maka kita tidak akan memiliki perasaan sakit? Apakah dikarenakan bukan tubuh yang memiliki perasaan, namun adalah roh kita yang memiliki perasaan?
Master menjawab : Benar, sama sekali benar. Saya bertanya kepadamu, apakah kamu masih ada perasaan ketika sudah meninggal dunia? (tidak ada) baiklah, tidak peduli bagaimana orang lain memperlakukan tubuhmu, dirimu pun tidak ada perasaan lagi. (Di dalam “Bai Hua Fo Fa” Master mengatakan, harus menggunakan jiwa kita untuk mengendalikan tubuh kita, pada saat tubuh kita merasa sangat sedih, maka harus menggunakan jiwa kita untuk mengendalikannya, bagaimana kita melakukannya?Jika pembinaan kamu sudah mencapai “meninggalkan keadaan atau kesadaran”, dengan kata lain sudah meninggalkan konsep kesadaranmu, tentu saja tidak menjadi masalah bagimu, namun kamu masih belum mencapainya sekarang, karena Patriark Bodhidharma adalah biksu agung, Beliau adalah guru agung dari ajaran Zen, maka Beliau mampu membuat rohnya meninggalkan tubuh.
Orang-orang yang pada umumnya tidak akan bisa melakukannya, kamu akan merasa sakit jika dipukul, namun Beliau adalah rohnya sepenuhnya meninggalkan tubuh. Sebenarnya, jika dikatakan secara sederhana adalah sama dengan tubuhnya sudah mati, roh sudah pergi meninggalkannya. Dulunya dikatakan jika kembali lagi, berarti sama dengan kebangkitan, inilah konsepnya. (Apakah tubuh yang tanpa roh itu juga berada diluar lima agregat?) Tubuh seharusnya berada dalam lima agregat, karena tubuh masih memiliki pemikiran, perasaan, kesadaran, pada dasarnya ia juga memiliki satu macam daya tahan yang alami. Ketika tubuh bersama dengan roh, kamu tidak bisa menyingkirkan ia di luar lima agregat (bagaimana jika tubuh terpisah dari roh?) berarti sudah tidak ada lagi. Oleh sebab itu, asalkan tubuh bersama dengan roh, tentu saja berada di dalam lima agregat.
Wenda20190505 37:45
有关肉身和灵魂的关系
女听众:之前师父讲过,达摩祖师入定,他的魂魄离身,所以小孩用针扎他,他没有感觉。请问师父,是否我们人的灵魂在肉体上的时候,人会感觉到疼;我们灵魂离开了,我们就不会感觉到疼了?是不是并非我们的肉体会感知,而是我们的灵魂会感知?
台长答:对,一点不错。我问你一句话,死了还有感觉吗?(没有了)好了,你的肉体,人家怎么弄你,你都没感觉了(师父在《白话佛法》里讲过,要用我们的精神来控制我们的肉体,在我们的肉体很难过的时候,要用我们的精神去控制它,这个怎么能做到呢?)如果你修到已经“离境”了,就是说离开你的意境了,你当然就没问题了,你现在没做到啊,因为达摩祖师已经是高僧了,他是禅学的一代宗师了,所以他就能够完全把自己的魂魄离开身体。一般的人做不到的,打你的身体你会痛的,他是灵魂完全离开了。实际上讲得简单一点,就是等于肉身已经死了,灵魂离开了。过去讲就是说再回来的时候,就等于还魂,就是这个道理(没有灵魂的肉身,是不是也处于五蕴之外呢?)肉身应该在五蕴之内的,因为肉身还是有想法的,肉身有感觉、感知,它本身也有一种自然的抵抗力。肉身跟灵魂在一起,你不能把它消除在五蕴之外的(肉身要是跟灵魂分开呢?)那就是没了。所以肉身只要跟灵魂放在一起的话,当然在五蕴之内。
