Pertanyaan pada Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Sydney – Australia, 10 Januari 2020
Pertanyaan 7: Orang yang melafalkan paritta jika bersikap tidak senang atau berkata kasar kepada orang lain dapat melukai orang tersebut. Mendoakan orang lain memiliki kekuatan besar
Tanya: Master dalam Bai Hua Fo Fa jilid ke-11, bab ke-6 berjudul “Doa adalah Kekuatan” menjelaskan bahwa kekuatan pikiran seseorang dapat memengaruhi orang lain. Ada rekan se-Dharma menemukan bahwa ketika ia memiliki emosi negatif terhadap keluarganya, meskipun tidak diucapkan, pihak lain tetap dapat merasakan tekanan tak terlihat, bahkan merasa tidak nyaman. Mohon bertanya kepada Master, ketika seseorang yang menekuni Dharma dan melafalkan paritta memiliki emosi terhadap orang lain, hal itu dapat mudah memengaruhi orang tersebut?
Jawab: Tentu saja. Jika kamu adalah seseorang yang melafalkan paritta, kamu bersikap tidak baik atau merasa tidak senang terhadap seseorang, orang itu akan segera merasakan tekanan. Mulut orang yang melafalkan paritta itu memiliki kekuatan besar. Orang yang melafalkan paritta tidak boleh membentak anaknya sendiri. Kadang, jika kamu terlalu sering membentak anak, anakmu akan menyerap energi negatifmu. “Anak ini kenapa begitu bodoh? Seperti babi saja!” Beberapa hari kemudian, dia akan makan banyak, tidur banyak, dan pikirannya benar-benar menjadi seperti babi. Mengertikah? (Mengerti)
Kata-kata seperti itu tidak boleh diucapkan. Sungguh, orang yang melafalkan paritta Da Bei Zhou memiliki kekuatan yang sangat besar. Coba perhatikan, orang yang melafalkan paritta dan orang yang tidak melafalkan paritta, energi dari kata-kata yang mereka ucapkan itu berbeda. Apakah kamu mengerti? (Sudah mengerti. Jika emosi negatif saja bisa memberi pengaruh sebesar itu, apakah berarti doa baik kepada orang lain juga memiliki energi yang besar?) Bagaimana menurutmu? (Ya) Kalau saya mendoakanmu agar sehat dan kuat, menurutmu apakah itu sama dengan doa dari orang biasa? (Tidak sama) Sekarang saya mendoakan semua orang agar tubuhnya sehat, kamu merasakannya, bukan? (Merasakan.) Kamu termasuk di dalamnya juga, kan? (Iya)
200110澳大利亚・悉尼世界佛友见面会提问
提问7 念经的人对别人不开心、恶语,会伤人,祝福别人有很大能量
问:师父在《白话佛法》第十一册第六章《祝福就是力量》中讲到了一个人的念力有外施作用。有同修发现,当自己对家人有负面情绪时,即使不说出来,对方也会感受到一种无形的压力,甚至感觉不适。请问师父,当学佛念经的人对某个人有情绪时,会不会容易给对方造成影响?
答:肯定的。你要是念经的人,你对这个人不好、不开心,对方很快就会有压力的。念经的嘴巴很厉害的,念经的人不能对自己孩子叫的,你有时候对孩子叫得太厉害,孩子吃你的气的。“这孩子怎么这么笨的?像个猪一样的!”再过几天他吃得多、睡得多,脑子就像猪了,听得懂吗?(听得懂)不能讲的。真的,念大悲咒的人力量很强的。你去看好了,念经的人和不念经的人,讲出来的话能量不一样,明白了吗?(明白了。如果负面情绪有如此大的影响,那么对他人的祝福是不是也有很大的能量呢?)你说呢?(是的)我要是祝福你身体健康,你说和普通人祝福一样吗?(不一样)我现在祝福大家身体健康,你感受到了吧?(感受到了)你算里面一个吗?(算)
