Niat dari perbuatan baik dan jasa kebajikan berbeda 善事和功德的发心不同

 

Pertanyaan pada Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Sydney – Australia, 11 Januari 2020

Pertanyaan 20: Niat dari perbuatan baik dan jasa kebajikan berbeda

Tanya: Dalam “Bai Hua Fo Fa” mengatakan bahwa melakukan perbuatan baik harus melihat kekosongan sifat diri sendiri. Jika tidak, itu hanyalah pahala dan bukan jasa kebajikan. Sekarang kita masih membina diri, belum tercerahkan, apakah semua yang kita lakukan, selain hal yang diikrar di depan altar itu adalah jasa kebajikan, yang lainnya adalah perbuatan baik, harus melafalkan paritta Gong De Bao Shan Shen Zhou untuk mengubahnya menjadi jasa kebajikan?

Jawab: Tidak perlu. Hari ini, kami adalah seorang praktisi Buddhis, melafalkan paritta, setiap perbuatan baik yang kamu lakukan, niat adalah yang paling penting. Saya sudah pernah mengatakan kepada kalian, seorang ibu tua akan menyeberang jalan, jika seorang yang tidak menekuni Dharma, “Ibu tua, mari saya memapahmu” dia menyeberangi jalan, maka dia adalah perbuatan baik. Jika kamu seorang praktisi Buddhis, ketika kamu memapahnya untuk menyeberang jalan, kamu berpikir, “Kita adalah praktisi Buddhis, kita harus menghormati yang tua dan menyayangi yang muda, kita harus mengerti untuk berwelas asih. Hari ini kita meneladani Guan Shi Yin Pu Sa, kita memapah orang tua itu menyeberang ke sana.” Menurutmu manakah yang disebut jasa kebajikam dan manakah yang disebut perbuatan baik? (Sudah mengerti)

 

200111澳大利亚悉尼世界佛友见面会提问

提问20 善事和功德的发心不同

问:《白话佛法》里谈到,做好事要能见到自己的性空,否则只是善报而不是功德。现在我们还在修,还没有开悟,是不是我们所做的一切善,除了在佛前发心做的是功德,其他的都只是善事,都需要念功德宝山神咒来转换成功德?

答:用不着的。你今天是学佛人,念经,你做每一个善事,发心最重要。我已经跟你们讲过了,一个老太太要过马路,如果一个不学佛的人,“老妈妈,我来扶你一下”,他过去了,他就叫善事;那你是学佛人,你扶她过去的时候,你在想,“我们是学佛人,我们应该尊老爱幼,我们应该懂得慈悲,今天我们学观世音菩萨,我们把老人家扶过去”。那你说哪个是功德,哪个是善事?(听懂了)