“Menghormati guru dan menaati ajaran” adalah ikrar besar “尊师重道”是大愿

 

wenda20170312B  44:00

“Menghormati guru dan menaati ajaran” adalah ikrar besar

Pendengar Pria: Ada seorang teman se-Dharma menyadari seperti ini, apabila kita semakin menghormarti guru dan menaati ajaran, maka jodoh antara murid dengan Master akan semakin mendalam, lebih mudah memperoleh berkat dari Master, dan lebih mudah memperoleh hasil dari pembinaan diri. Mohon Master berikan wejangan apakah pemahaman ini benar?

Master Menjawab: 100% benar (Master, sekarang ada umat se-Dharma yang berikrar pada Guan Shi Yin Pu Sa: “Mengikuti Guan Shi Yin Pu Sa tekun dalam satu pintu Dharma, tidak pernah mundur, dan seumur hidup menghormati guru dan menaati ajaran”. Apakah tekad dari ikrarnya ini termasuk ikrar besarkah Master?) Termasuk, sebenarnya “Menghormati guru dan menaati ajaran”adalah berikrar besar. Banyak orang yang bodoh, tidak tahu bahwa dirinya tidak menghormati guru dan menaati ajaran adalah karma buruk, di dalam dosa ketidakpatuhan juga merupakan suatu karma buruk. Coba kamu pikirkan, memangnya membunuh ayah dan ibu itu berbeda dengan tidak menghormati guru dan menaati ajaran? (Benar, benar)

“yi ri wei shi, zhong shen wei fu – memperlakukan guru bagaikan orang tua sendiri”, terhadap guru begitu… Oleh sebab itu, orang zaman dulu berkata bahwa orang yang tidak memiliki hati nurani baru akan mencelakai guru, begitulah (Master, apakah kita harus menganggap Master sebagai orang tua sendiri, begitukah di zaman dulu?) Iya, begitulah di zaman dulu. Konfusius adalah orang suci, semua muridnya menganggap Konfusius sebagai ayah mereka, begitulah.

Coba kalian pikirkan, bagaimana seseorang bisa bersikap tidak hormat terhadap gurunya? Mengapa di zaman dahulu ketika bertemu guru, maka harus bersembah sujud, masih belum mengertikah? (Benar, benar) Memangnya bersembah sujud hanya dilakukan di kuil? Kamu lihatlah para murid Konfusius, semua bersembah sujud kepada-Nya.  (Benar. Master, pada zaman dahulu dikatakan “Berbakti dapat mengharukan langit”sebenarnya “berbakti” ini tidak hanya mengacu berbakti pada orang tua, namun juga sejenis menghormati guru dan menaati ajaran guru, begitukah pemahamannya?)

Benar, lihatlah pada zaman dulu ada berapa banyak murid yang tidak mempunyai orang tua, guru membawa mereka dan menganggap mereka seperti anak sendiri. Orang tua memberikan kita tubuh raga, namun sebenarnya yang memberikan kehidupan spiritual kepada kita adalah guru (Master)! Di dalam aliran Barat juga menyebut “Shen Fu – pendeta”, mengapa juga ada kata “fu – ayah”? Mengertikah? (Benar. Sudah mengerti) Semuanya sama, membimbing kehidupan kita, menuntun kita untuk maju. Orang tua tidak tahu tentang ini, belum tentu bisa menyeluruh, mengertikah? (Sudah mengerti, terima kasih Master memberikan wejangan)

 

wenda20170312B  44:00

“尊师重道”是大愿

男听众:有个师兄有这样一种体会,如果我们越是尊师重道,弟子与师父的缘分就会越深,更容易得到师父的加持,修行更容易修出成绩。请师父开示一下这样理解正确吗?

台长答:百分之一百正确(师父,现在有的佛友跟观世音菩萨发愿:“跟着观世音菩萨一门精进、永不退转,终生尊师重道。”他发这样的愿是大愿吗,师父?)算的,实际上“尊师重道”就是个大愿。很多人傻傻的,都不知道自己不尊师重道是业障,忤逆之罪之中,也是一个业障啊。你想想看,杀父、杀母跟不尊师重道不一样啊?(对对对)“一日为师,终身为父”,对师父都这么不……所以过去人家说没良心的人才害师父,就这样啊(师父,是不是我们把师父就当作自己的父母一样看待,在古代是这样吗?)对啊,古代就是这样。孔老夫子是圣人,他的弟子全部把孔老夫子当成父亲呢,就是这样的。你们想想看,一个人怎么能够对师父不尊敬啊?为什么过去看见师父都要礼拜的,这还不懂啊?(对对对)难道礼拜是庙里的吗?你去看看孔老夫子的弟子全部跟师父礼拜的(对。师父,我们古代说的“孝感动天”,其实“孝”不光指的是对父母的孝,也是对老师的一种尊师重道,是这样理解吗?)对啊,你看看过去有多少学生从小没有父母,师父把他带在身边就像自己孩子一样的。父母亲给了我们的肉身,但是给我们真正的精神上的生活,那还是师父啊!西方教里边也讲“神父”,为什么也是“父”啊?明白了吗?(对,明白了)全是一样的,指导我们的生活,指引我们前进。父母亲不知道,不一定有这么全面,明白吗?(明白了,谢谢师父慈悲开示)