Memfitnah Ajaran Buddha adalah karma besar, bagaimana cara menghapus karma ini dengan lebih baik 谤佛是大业障, 如何更好地消除此业障

Wenda20180817   53:11 

Memfitnah Ajaran Buddha adalah karma besar, bagaimana cara menghapus karma ini dengan lebih baik

Pendengar wanita: Dalam blog balasan surat tanggal 8 Agustus, mengenai wejangan tentang neraka pemfitnahan Ajaran Buddha. Saya ingin bertanya kepada Master, jika mereka tiba-tiba dan sepenuhnya menyadari bahwa mereka salah, selain melafalkan Li Fo Da Chan Hui Wen, adakah cara yang lebih baik untuk menghapus karma mereka karena memfitnah Buddha?

Master menjawab: Ini sangat sulit, memfitnah Buddha adalah karma besar. Ambil contoh sederhana, sebagai manusia di dunia ini , jika Anda tidak berhubungan baik dengannya, jangan memarahinya. Biarlah jika hubungan tidak baik, mengapa Anda harus memarahinya? (Ya) memarahi orang bukannya sama dengan preman? Jika hubungan Anda dan orang lain sudah tidak baik, sudahlah jika Anda pergi meninggalkan, mengapa Anda harus memarahi dia?  Banyak pasangan suami istri setelah bercerai, mengapa harus memukuli dan memarahi satu sama lain? (Ya) Inilah logikanya , ini masalah etika dan moralitas.

Oleh karena itu jika dia tidak bermoral … mengapa dia memiliki karma yang begitu berat? Karena secara perikemanusiaan dia sudah melanggar aturan hukum, (Oh. mohon penjelasan Master, jika mereka berusaha keras menyelamatkan orang, apakah dapat membantu mereka menghapus karma ini?) Cara ini dapat menghapus dengan cepat. 

Satu-satunya cara adalah berjuang keras untuk menyelamatkan orang, dan berbagi pengalaman tentang dirinya, harus memberi tahu orang lain, “Lihatlah, saya telah memfitnah Buddha di masa lalu, dan saya telah melakukan hal-hal yang salah di masa lalu …” Jika mengatakan seperti ini , maka Bodhisattva di langit akan merasa bahwa Anda memiliki tekad yang kuat, bertobat sepenuhnya dan memperbaiki diri, Bodhisattva melihat Anda menyelamatkan orang, maka Bodhisattva pun akan membantu Anda, dan karma masa lalu Anda akan terhapus dengan cepat.

Jadi ada pepatah mengatakan “Jiě Líng Hái Xū Xì Líng Rén” (siapa yang melakukan kesalahan, dialah yang harus menyelesaikannya). Kesalahan apa yang telah Anda lakukan, maka mesti melakukan hal untuk mengimbanginya. Jika Anda membunuh terlalu banyak makhluk hidup di masa lalu, alangkah baiknya Anda melepaskan lebih banyak makhluk hidup.

Wenda20180817  53:11  

谤佛是大业障,如何更好地消除此业障

女听众:在8月16日博客上的来信解答里有一篇关于谤佛地狱的开示。请问师父,如果他们幡然猛醒,知道错了,除了念礼佛大忏悔文,还有什么方法能更好地消除他们谤佛的业障?

台长答:很难的,谤佛是一个大业障。举个简单例子,在人间做人,你就是跟他不好了,你也不要去骂他,不好就不好了,你为什么要去骂啊?(是的)骂人的人不就是流氓啊?你跟人家不好的话,你离开就离开了,为什么还要去骂人家?很多夫妻离婚了之后,为什么还要去打对方、骂对方?(是的)就是这个道理,这是素质和道德的问题。所以他缺德的话……为什么他会有一种这么厉害的业障?因为在人文上他已经不如理不如法了(哦。请问师父,他们如果加紧度人,是不是还是能够帮助他们消掉这个业障?)这个消得快。他唯一的方法就是拼命度人,而且拿自己做比方,一定要告诉人家,“你看我过去曾经谤佛,我过去曾经做错事情……”这样讲的话,天上的菩萨就觉得你很有愿力,痛改前非,菩萨看见你度人了,菩萨都会帮你,而且你过去这种业障很快就会消。所以人家说“解铃还需系铃人”。你做错什么,你最好去做什么。你过去杀生太多,你最好去多放生。