wenda20170428 41:10
Membina diri hingga tahap bagaimana baru bisa memiliki rumah di surga
Pendengar pria: Master, akhir-akhir ini ada suatu rekaman acara, tubuh Dharma Anda membawa seorang teman se-Dharma pergi ke tanah suci Xin Ling Jin Tu, sangat megah. Anda katakan di tanah suci Xin Ling Jin Tu banyak rumah yang sudah berpenghuni, mereka semua adalah murid yang tekun membabarkan Dharma dan membina perilaku, mereka sudah memiliki rumah di tanah suci Xin Ling Jin Tu (Empat ratusan orang) Mohon bertanya kepada Master, tidaklah cukup hanya memiliki bunga teratai? Tahap pembinaan diri yang bagaimana di Alam Manusia sehingga bisa memiliki rumah di tanah suci Xin Ling Jing Tu?
Master menjawab: Berkorban tanpa kepentingan diri, sungguh-sungguh melakukan jasa kebajikan, tidak memiliki kesombongan diri, memiliki tingkat kesadaran spiritual tanpa keakuan, orang seperti ini pasti berada di surga, dan juga memiliki rumah sendiri. Yang sungguh-sungguh membina diri, membantu orang lain, tidak demi kepentingan diri sendiri, orang seperti ini adalah Bodhisattva, Bodhisattva baru bisa memiliki rumah di surga, sebenarnya, yang mampu memiliki posisi di tanah suci Xin Ling Jin Tu berarti telah mencapai tingkat Bodhisattva di Alam Manusia
(Wah, hebat sekali, benar-benar harus belajar dari mereka) Harus belajar. Banyak orang yang di tidak memiliki rumah di Alam Manusia, namun memiliki rumah di Surga (Ini barulah rumah yang sejati, rumah yang sebenarnya) Benar. Rumah yang abadi, yang jutaan tahun, puluhan juta tahun, bahkan rumah yang selamanya tidak akan jatuh. Apa gunanya kamu sekarang memiliki rumah yang besar di Alam Manusia? Kamu akan meninggal, benar tidak? (Iya. Sekarang membeli rumah juga menjadi budak rumah, setelah meninggal juga tidak bisa dibawa pergi)
Sama sekali tidak dibawa pergi, dan rumah ini juga bukan milikmu, kamu baru saja meninggal, orang segera mengganti nama pemilik rumah, apakah orang mati bisa memiliki rumah? (Ya. Master, sekarang ditanah suci Xin Ling Jin Tu ada berapa banyak rumah yang sudah berpenghuni?) Kamu jangan khawatir, rumah ini dibangun berdasarkan berapa jumlah orang. Ada berapa banyak orang, di Surga disediakan tempat, kamu tidak perlu khawatir, tidak ada batasnya.. (Asalkan tingkat kesadaran spiritual sudah mencapai tingkat kesadaran spiritual Bodhisattva, maka di sana akan muncul, beginikah?) Konsepnya seperti ini
(Master, Anda sudah mencapai tingkat kesadaran Bodhisattva, namun ada orang yang tingkat kesadaran spiritualnya sudah menurun, lalu rumah yang disurga sudah tidak ada lagi, benarkah pemahaman seperti ini?) Sudah tidak ada lagi, benar seperti ini. Kamu sekarang sudah sedikit tersadarkan. Sebenarnya pikiran tidak boleh bergerak mengikuti keadaan, karena pikiran bisa menciptakan segala hal, kamu berada di surga sebenarnya berdasarkan pada pikiranmu… Dimasa lalu ada sebuah cerita “zhi ma kai men – Alibaba”, sebenarnya memberitahukan kepadamu, di dalam hatimu ada gembok, dan juga ada kunci, ketika kamu menggunakan kunci membuka gembok, maka kamu akan melihat harta karun yang tak ternilai. Alibaba membuka pintunya, sebenarnya pintu apakah ini?
Menggunakan bahasa duniawi disebut pintu kebijaksanaan, sebenarnya dengan menggunakan bahasa Dharma disebut pintu menuju surga, pintu pencapaian penerangan sempurna kita, oleh karena itu, setibanya kita di Surga akan memiliki apa yang kita inginkan, semua benda akan muncul sesuai dengan apa yang kamu pikirkan (Master, jika ingin berkunjung ke Bodhisattva yang mana, maka segera akan berada di samping Bodhisattva tersebut, beginikah?) Itu belum tentu, juga tidak secepat itu. Jika kamu ingin berkunjung ke Bodhisattva yang mana, maka tubuh Dharma Bodhisattva tersebut akan datang, namun bukan tubuh asli, hanya tubuh Dharma
(Oh, lalu juga bisa menaiki awan ke sana, misalnya mengunjungi Master, tiba di rumah Master, dengan menaiki awan sudah bisa ke sana, seperti inikah?) Agak jauh. Kamu mengunjungi Master sangat mudah, misalnya ingin bertemu Guan Shi Yin Pu Sa, saat Guan Shi Yin Pu Sa memberi wejangan, semua orang harus ke sana, karena saat ini Guan Shi Yin Pu Sa dengan tubuh asli memberi wejangan di surga, oleh karena itu semua pergi melihat tubuh asli. Sesungguhnya dengan kata-kata yang sederhana, saya bertanya kepadamu, sekarang seluruh dunia…
Mereka kelompok belajar bersama di Perancis setiap hari mendengar rekaman saya, apakah suara ini suaranya Master Lu? Iya. Mereka tidak bersama dengan Master, namun dengan melihat foto, mendengar suara bukankah sama seperti dengan orang yang hidup? Mengapa mereka menghadiri seminar Dharma? Itu adalah tubuh yang asli (Benar, sudah mengerti)
wenda20170428 41:10
修到什么程度才能在天上有房子
男听众:师父,近期有一个节目录音,您的法身带一位同修去了心灵净土,非常殊胜。您说心灵净土好几间都已经有主了,都是人间现在精进弘法、修行的弟子,在心灵净土已经有了他们的房子了(四百多位)请问师父,仅仅有莲花还是不行的吧?在人间修到什么程度就可以在心灵净土有房子呢?
台长答:无私奉献,真正做功德,没有贡高我慢,无我的境界,这种人一定在天上,而且有自己的房子。真的修行,帮助别人,不为自己的,这种人就是菩萨,菩萨在天上才会有房子,实际上讲到底,能够在心灵净土上有位置的人,已经在人间修成菩萨了(哎呀,太好了,真的向他们学习)要学的。很多人,人间没房子,天上已经有房子了(这才是真正的房子,真正的家)对。永远了,几百万年,几千万年,而且永远不会下来的家。你现在在人间有再大的家有什么用啊?你要死的,对不对?(是。现在买个房子还成为房奴,死后又带不走)根本带不走的,而且这个房子又不是属于你的,人前脚死,后面人家就把你名字改了,死人能有房子吗?(是。师父,心灵净土现在多少房子已经有主了?)你放心了,这个房子是根据多少人自己生出来的。有多少人,天上有的是地方,你用不着担心的,不设上限,呵呵……(只要境界到了菩萨的境界,那边就出来了,是这样吗?)是这个概念
(师父,您是菩萨的境界,但是有的人境界已经下来了,那天上的房子接着就没有了,是这样理解吗?)没有了,是这样的。你现在有点悟性了。实际上就是心不能随境转,你的心造万物,你在天上实际上就是以你的心……过去有一个故事《芝麻开门》,实际上就是告诉你,你心中有把锁,心中也有把钥匙,当你用你的钥匙把你的锁打开的时候,你就看见里边无限的金银财宝。阿里巴巴把门打开了,实际上这个门是什么?用我们人间的话讲起来是智慧之门,其实用佛法讲是上天之门,我们修成正果的无上正等正觉之门,所以我们到了天上要什么有什么,你想什么,什么东西就出来(师父,想拜见哪位菩萨,马上就到了那位菩萨的身边了,是这样吗?)那倒不一定,那倒没那么快。你想拜见哪位菩萨,哪位菩萨法身可以过来,但不是真身,是法身(哦。那也可以自己驾着云过去,比如去找台长,就到台长的家里,驾着云就过去了,是这样吧?)有点远。你找台长是容易,比方说想去见观世音菩萨,观世音菩萨大开示的话,大家都得过去,因为这个时候是观世音菩萨在天上的真身开示,所以大家都去见真身。其实讲句简单话,我问你,现在全世界……他们法国共修组天天听我的录音,这个声音是不是卢台长?是的。他们不是跟台长在一起,看着照片,听着声音不就跟活人一样吗?他们为什么参加法会?那是真身啊(对对对,明白了)
