wenda20140523 01:14:45
Membabarkan dan memperkenalkan Dharma kepada orang lain harus seperti memegahkan Tanah Suci Buddha, tidak boleh bercanda
Pendengar wanita: Membaca buku “Bai Hua Fo Fa ” Anda, dan Anda mengatakan bahwa orang yang benar-benar ingin membabarkan dan memperkenalkan Dharma kepada orang lain bukanlah menata rias diri sendiri seperti seorang Bodhisattva, tetapi menjadi seseorang yang berjiwa dan memiliki tubuh yang nyata (Benar)
Ketika saya membaca sampai bagian ini lalu terpikir Master, Anda sangat welas asih dan sangat bijaksana, pada saat yang sama juga sangat humoris dan ramah. Tapi bagi kami, bagaimana cara menjalaninya? Terkadang kelihatan sangat serius, banyak teman se-Dharma di dalam kelompok terlihat sangat serius, malah ini tidak sesuai aturan, itu tidak sesuai ajaran Dharma; Jika tidak, terkadang bercanda sesekali, malah kelewatan…
Master menjawab: Inilah alasan mengapa kalian tidak bisa seperti Master. Jika tidak, kalian akan dipanggil Master, bukan memanggil saya Master. (Kami tidak berani sama seperti Master, sama sekali tidak memungkinkan) Kalian sekarang tidak harus belajar yang lain dari Master, hanya perlu dengan serius belajar dengan baik. Maka kamu tidak akan salah belajar dengan “dua kali keseriusan”, “tiga kali keseriusan” makin tidak akan salah.
Asalkan kamu bercanda sedikit berlebihan, maka akan memiliki karma. Berhentilah bercanda, menekuni Dharma harus seperti memegahkan Tanah Suci Buddha. Orang yang tidak bisa diajak bercanda, kalian jangan ajak bercanda dengannya. Oleh karena itu, banyak orang bercanda hingga menimbulkan amarah bagi orang lain, bahkan melempar sandal. Ada suami bercanda sampai berlebihan dengan istrinya, hingga bercerai
(Benar. Saya teringat wejangan Anda kemarin yang mengatakan sebuah kalimat, “mi shi ren zhu fa, wu shi fa you ren–ketika seseorang belum tersadarkan akan mengejar Pintu Dharma. Ketika sudah sepenuhnya tersadarkan, akan menguasai semua Pintu Dharma” saya merasa sungguh sangat bagus) Benar.
Coba kamu lihat, perkataan Master dipenuhi oleh kebijaksanaan, maka harus giat berusaha dengan baik. Terlebih dahulu kalian harus ingat “memegahkan Tanah Suci Buddha”. Tidak boleh bercanda! Telah hidup begitu menderita di alam manusia, satu-satunya hal adalah menekuni Dharma dan membina pikiran dengan baik. Jangan pernah biarkan diri sendiri kehilangan keyakinan diri dan arah, ini yang paling penting. Saat memperkenalkan Dharma kepada orang lain, lakukan dengan serius maka dapat menyelamatkan mereka.
Kamu lihat, Master menghabiskan sebagian besar waktu untuk menyelamatkan orang dengan sangat serius. Mana pernah saya bersikap tidak sopan ketika memperkenalkan Dharma dan menyelamatkan orang lain? Siapa yang peduli padamu? Hanya dengan kalian para murid, terkadang menyinggung perasaan kalian, itu adalah sebuah jodoh pendukung, agar kalian mengetahui dimanakah kebiasaan buruk dalam diri kalian. Apakah bisa tidak mengkritisi kalian? Sama seperti seorang ayah, jika tidak mengatakan kebiasaan buruk anak, apakah anak akan patuh?
(Master, mohon beri tahu lebih banyak. Meskipun kami tidak berada di Sydney, Anda harus mengkritisi kami seolah-olah kami adalah murid di Sydney. Kami semua akan mendengarkan) Betul, melihat anak yang mana pun saya akan katakan. Saya melihat bahwa dia melakukan hal yang tidak sesuai aturan dan Dharma, pasti harus ungkapkan. Jika tidak diungkapkan, maka bukanlah Master kalian. Mengapa saya harus jadikan kalian sebagai murid? (Ya, kami harus semangat dan berusaha keras dengan baik. Saya merasa kemajuan saya lambat, saya selalu membuat Master bimbang dan khawatir. Saya benar-benar minta maaf Master, terima kasih Master) Baik, sampai jumpa.
wenda20140523 01:14:45
弘法度人要庄严佛净土,不能开玩笑
女听众:看您的《白话佛法》,您说真正弘法度众的人不是把自己打扮得像菩萨,而是做一个真正有灵有肉的人(对)我看到这里就想到师父您,您特别慈悲、智慧特别好,同时又很幽默、很可亲。可是对我们而言,怎么去把握?有时候好像特别一本正经,很多群里面的师兄都很一本正经,这个不如理了、那个不如法了;要不然有时随便开个玩笑吧,又开过了……
台长答:这就是你们不能跟师父一样的原因,否则就叫你们师父,不叫我师父了(我们怎么敢跟师父一样,根本就不可能的呀)你们现在不要学师父其他的,就一本正经好好学就可以了。你“两本正经”都不会错,“三本正经”更不会错。你只要稍微开玩笑开过头的话,就是有业障了。少开玩笑,学佛庄严佛净土!开不了玩笑的人你们不能开的,所以很多人开玩笑把人家开得火起来了,鞋子都扔过来。有的老公跟老婆开玩笑开过头了,闹离婚了(对。我想起昨天也是听您的开示里有句话说“迷时人逐法,悟时法由人”,我觉得特别特别好)对了。你看看师父这种语言全是智慧啊,所以一定要好好努力的。你们先要记住“庄严佛净土”,不能开玩笑!在人间已经吃了这么多苦了,唯一的就是好好学佛修心,千万不能让自己迷失信心、迷失方向,这最重要。度人的时候比较认真地度人,能度得到。你看师父大部分的时间都是很认真地度的,我哪有油腔滑调去跟人家度人?人家谁理你啊?只是跟你们这些弟子,有时候刺你们,那是一个增上缘,让你们知道自己毛病在哪里。不讲你们行的?就像父亲一样的,不讲孩子的毛病,孩子会听的?(师父,您多讲,我们虽然不在悉尼,您要把我们当作在悉尼的弟子一样地讲,我们都听)对啊,看见哪个都讲的。我看了他不如理如法,一定要讲,不讲就不是你们师父,我招你们这些弟子干嘛?(嗯,我们一定好好努力的。我觉得进步慢,老让师父操心、让师父担心,真的对不起师父,谢谢您师父)好,再见。
