wenda20140713B 01:08
Melafalkan paritta berarti menyelaraskan pikiran; pentingnya membaca “Bai Hua Fo Fa “
Pendengar pria: Terima kasih Master! Jika bukan Master membabarkan Dharma, saya tidak akan pernah bisa belajar Buddha Dharma dan melafalkan paritta secepat ini. Terima kasih Master karena telah menuntun kami begitu banyak rekan se-Dharma untuk berhenti melakukan kejahatan dan membina kebaikan, mulai melafalkan paritta dan membina diri, mengubah kebiasaan buruk dan kekurangan kami, dan kemudian hati dan pikiran mulai menjadi baik, melakukan perbuatan baik dan menjadi orang baik. Terima kasih Master! (Ya, sangat bagus) Sudah lama tidak menelepon karena saya selalu tidak bisa tersambung. Saya bilang saya hanya akan menghubungi tiga kali, akan tetapi siapa yang tahu panggilan ketiga kali benar-benar terhubung! Master, saya punya satu pertanyaan. Sekarang saya merasa bahwa ketika saya melafalkan paritta, merasa buka melafalkan paritta, tetapi saya juga tidak tahu apa yang saya lakukan jika bukan melafalkan paritta?
Master menjawab: Apa tujuan dari melafalkan paritta? Melafalkan paritta adalah menyelaraskan pikiran. Saya bertanya kepadamu, apakah pikiran seseorang tidak damai? Tidak dapat berpikiran terbuka? Sedih dan risau, bukankah semuanya muncul dari pikiran? (Ya) Baik. Memintamu untuk melafalkan paritta, bukankah itu untuk menyelaraskan kondisi mentalmu? (Maksudnya ada energi dan pikiran dalam paritta Bodhisattva?) Ya, memasuki hatimu. Mengapa orang membutuhkan ahli negosiasi dan psikolog? Apa itu psikolog? (Ya. Kita tidak hanya perlu menyelesaikan paritta ini secara lisan, melafalkan bunyi dan kata-katanya keluar, kuncinya adalah menyelaraskan pikiran, benarkah?) Ya, intinya adalah setelah melafalkan paritta, menggunakan energi Bodhisattva untuk membuat hatimu lebih tenang. Setelah mempelajari “Bai Hua Fo Fa”, kamu dapat memahami pikiran dan menemukan sifat dasar, mengerti bahwa segala sesuatu di dunia ini tidak kekal. Jadi jangan risau. Dengan begitu, hatimu akan menjadi tenang (Sudah mengerti. “Bai Hua Fo Fa” Master sangat bagus. Buku ini berisi banyak hal yang perlu dipahami pada berbagai tahap pembinaan diri). Ya (Misalnya, jilid keempat “Bai Hua Fo Fa” “Dalam Sekejap Menyadari Kekosongan …” adalah tentang kamu suka berbicara, dan menggunakan aura untuk berbicara, karena respon aura sangat besar. Kemudian ada kalimat yang mengatakan bahwa energi qi berasal dari hati) Ya (Ini saya pikir dengan melafalkan paritta membuat saya merasa bahwa energinya berasal dari hati saya, seperti yang Anda katakan, selama orang-orang di sekitar saya dapat mendengar saya melafalkan paritta, ketika saya merasakan hal itu, saya merasa seperti tidak sedang melafalkan paritta) Benar (Tidak sedang melafalkan paritta, yaitu ada semacam penyelarasan di hati untuk melakukan peningkatan kesadaran, tingkat kesadaran spiritual, dll.) Benar sekali. Jilid keempat dari “Bai Hua Fo Fa ” juga sangat bagus, dan jilid keenam dan ketujuh telah dirilis. “Bai Hua Fo Fa” berikutnya menjadi semakin mendalam (saya juga punya buku jilid ketujuh, tetapi belum membacanya). Bacalah dengan baik secepatnya, ini sangat, sangat mengasyikkan! Kamu akan sangat gembira setelah membacanya. Kamu tidak akan putus asa terhadap apa pun di dunia ini setelah membacanya. Kamu akan penuh harapan terhadap dunia setiap hari setelah membacanya! (Ya. Beberapa waktu lalu, kami beberapa orang setelah selesai melafalkan paritta, kami membaca Bai Hua Fo Fa bersama. Saat itu, kami membaca Jilid satu. Kami telah membaca kalimat pertama dari jilid satu sebelumnya, tetapi saya tidak memperhatikannya sebelumnya. Kalimat pertama adalah “Kita menekuni Dharma adalah untuk memulihkan sifat asli kita.” Dulu, karena tingkat kesadaran spiritual relatif lebih rendah, sehingga sangat mudah untuk memulihkan sifat diri kita. Tiba-tiba, beberapa orang membaca bersama hari itu, pada saat membacanya merasakan kekuatannya sangat hebat, lalu menyadari makna sebenarnya dari kalimat ini. Dulu tidak memperhatikannya, dan sekarang setelah memasuki ke dalam hati, baru mengetahui bahwa “mengerti atau tidak” dengan “memasuki hati atau tidak”ini adalah berbeda) benar, benar sekali. (Setelah memasuki ke dalam hati, merasakan kalimat ini sungguh bagus sekali, dulu sama sekali tidak memperhatikan kalimat pada jilid pertama, masih megira diri sendiri sangat hebat) Haha (Jadi kita menekuni Dharma juga untuk menghilangkan kesombongan kita ini) Ya, itu pasti. Jadi Master memberi tahu kalian, dunia ini memiliki sebuah kebenaran yakni alam semesta senantiasa mengalami perubahan yang tak terlihat. Sebenarnya, ketika seseorang mencoba memahami masalah ini dengan hatinya, dan tidak mencoba memahaminya dengan hatinya dan hanya melewatinya dengan begitu saja, itu adalah dua perasaan yang berbeda. Apakah kamu mengerti? Jadi saya harap ketika semua orang belajar bersama, yang terbaik adalah satu orang membaca satu paragraf. Jika setiap orang membaca satu paragraf, akan lebih mudah bagi kamu untuk menghayatinya (kami telah mencoba selama beberapa bulan. Bab pertama “Bai Hua Fo Fa” menyebutkan bahwa ketika semua orang belajar bersama, setiap orang membaca, semua orang dapat memahaminya secara mendalam. Hari itu, masing-masing dari kami melafalkan satu paragraf, setelah setiap orang selesai membacanya, itu tepat satu putaran, seperti sudah diatur. Jilid pertama menyebutkan bahwa belajar bersama adalah energi yang kuat. Ketika energi kuat, setiap orang dapat dengan mudah menghubungi energi Bodhisattva. Itu semua disebutkan, semuanya di bab pertama. Tetapi sering kali semua orang berpikir bahwa jilid pertama sangat sederhana dan mengabaikannya.) Sesederhana itu, mulailah dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit dan tanamkan dalam hati. Berusaha yang keras, adik kecil. Ada pertanyaan lain? (Yang lain tidak bertanya lagi, ini saja. Ini sangat penting. Bisa tersambung panggilan ini sudah cukup saja) Berusaha yang keras (Masih banyak pertanyaan, kita akan membicarakannya nanti) Baik, berusaha yang keras, sampaikan salam kepada semuanya (Terima kasih Master, semua orang bekerja sangat keras, semua orang belajar dengan giat) Terima kasih, sampai jumpa. Saat ini, semuanya adalah orang muda, sangat tekun dalam mempelajari ajaran Buddha Dharma, jadi Master penuh dengan sukacita Dharma!
wenda20140713B 01:08
念经就是念心;看《白话佛法》的重要性
男听众:感谢师父!如果不是师父弘法的话,我根本不可能这么快就学佛念经。感谢师父带我们这么多同修能够断恶修善,开始念经修行,改变自己的一些坏习气坏毛病,然后心能够开始向善,做好事做好人,感谢师父!(对,非常好)很久没打电话了,因为老打不通。我说只拨三个哪知道第三个真通了!师父我有一个问题,我现在感觉到念着念,觉得不是在念经,但我也想不明白不是在念经是在干嘛?
台长答:念经在干嘛?念经就是念心。我问你,一个人的心是不是不平安啊?想不通啊?难过啊烦恼啊,是不是由心起的啊?(是)好。叫你念经的话是不是在调节你的心理状态啊?(就是菩萨的经文里面的能量有意念?)对,进入你的心田。为什么人家要谈判专家,心理学家啊?什么叫心理学家?(嗯。我们不只是口头上要完成这个经文,把声音读出来、把字读出来,关键是心里面要调节是吗?)对,主要就是说念了经之后,用菩萨的能量让你心比较安静,学了《白话佛法》之后,让你的人能够明心见性,懂得人间的一切都是无常的。所以不要烦,这样的话你的心才会平静(明白了。师父《白话佛法》挺好的,里面有很多很多的一些修行各个阶段需要明白的东西)对(比如说《白话佛法》第四册“顿悟虚空……”就是说到你喜欢说话,用气场来说话,因为气场感应很大。然后有一句说气是从心里出来的)对(这个我觉得念经念到让我觉得气是从心里面出来的,就像您说的只要念经的时候边上人都听到,到那种感觉的时候就觉得好像不是在念经了)对了(不是在念经了,就是心里面的一种调节在做一些意识方面、境界方面等各方面的提高)完全正确。《白话佛法》第四册也是非常好,还有第六册第七册都出来了,后面的《白话佛法》越讲越深(第七册我也有一本了,还没看)赶快好好看,非常非常精彩的!看了你心花怒放,看了你对人间什么都不会绝望,看了你对人间每天充满着希望!(是。前一段时间我们几个人一起念完经就一起读《白话佛法》,那时读的是第一册。第一册第一句话以前看过了,以前就没注意,第一句就是“我们学佛就是恢复我们原始的本性”。以前因为境界比较低,就这么简单就恢复本性。那天突然几个人一起在念,念的时候感觉能量非常强,就体会到这句话真正的含义。以前没注意,现在入了心之后,知道明不明白和入不入心是不一样的)对对,完全正确(入了心之后感觉这句话讲得这么好,第一册第一句话以前都没注意,还以为自己很厉害)呵呵(所以我们学佛也是把自己这种傲慢心给去掉了)对,一定要。所以台长跟你们讲,这个世界因为宇宙空间它有一个无形变化的真理,实际上当一个人用心去理解这个事情,和不用心理解、只不过淡淡而过,那是两种不同的感受,明白吗?所以我是愿意大家共修的时候,最好一个人念一个段落,每人念一个段落那你更容易往心里去(我们试了几个月了,《白话佛法》第一章里面就讲到大家共修的时候每个人念,大家能够体会深。那天我们每一个人念一段,每个人念完一圈下来正好,安排好的一样。第一册提到共修是能量强,能量体强的时候大家都容易接触到菩萨的能量,都讲到了,都是第一篇的。但是往往大家都觉得第一册很简单,都忽视掉了)就是这么简单,从浅入深而且要往心里去,好好努力小弟。还有什么问题吗?(其他的不问了就这些,这个非常重要,打通这个电话就行了)好好努力(还有很多问题的,以后再说)好的,好好努力,向大家问好(谢谢师父,大家都非常努力的,大家都在好好学)谢谢,再见。现在都是年轻人,学佛学得这么精进,所以台长法喜充满!
