wenda20150405B 52:50
Master merasa sangat prihatin karena banyak orang tidak mau mendengarkan nasihat, dan cemas karena semua orang sibuk mengejar ketenaran dan keuntungan
Pendengar wanita: Master, Anda sudah berusaha keras! jaga baik-baik kesehatan Anda!
Master menjawab: Master melihat kalian semua anak-anak ini benar-benar kasihan. Kadang kalau tidak berteriak keras kepada kalian, maka kalian akan jatuh ke jurang. Saya pernah mengatakan, seekor kuda berjalan sampai ke tepi jurang, jika tidak ada yang memperingatkannya, “brak”, langsung jatuh. Saya tidak mungkin melihat kalian berjalan ke jurang lalu masih berkata, “jalan pelan-pelan ya, hati-hati ya, nanti masuk neraka loh.” (Mengerti, Master). Saya harus berkata seperti ini: “Cepat! Tidak boleh jalan lagi! Kalau terus, akan jatuh!!” Tetapi walaupun saya sudah berteriak seperti itu, masih banyak orang yang tetap jatuh. Aih, benar-benar membuat marah! (Mengerti, sekeras apa pun Anda kepada saya tidak masalah, saya tahu semua demi kebaikan saya, Anda harus menjaga kesehatan!) Tentu saja demi kebaikanmu. Tubuh ini tidak bisa apa-apa, sering dibuat marah oleh orang-orang yang tidak sungguh-sungguh membina diri sampai jantung pun terasa tidak nyaman. (Jangan marah lagi ya). Marah sampai… benar-benar kadang… pikirkanlah, mengapa manusia hidup di dunia ini seperti binatang? Demi sedikit ketenaran, demi sedikit keuntungan, dengan perkataan yang kurang enak didengar itu seperti anjing yang melihat sedikit daging langsung “sret” berlari mengejar; seperti burung yang melihat sesuatu, puluhan burung langsung berebut. Bukankah manusia juga begitu? Demi ketenaran dan keuntungan, semua orang berdesakan merebut. Coba lihat, manusia sekarang sudah kasihan sampai tingkat apa?! Orang meluncurkan produk baru, belum tahu baik atau tidak, di jalanan dibagikan untuk dicoba, langsung banyak orang berebut mengambil. Coba pikir, betapa kasihannya manusia ini. Bukankah ini sama seperti “burung mati demi makanan”? Banyak orang juga berkata “manusia mati demi harta, burung mati demi makanan.” Ini bukan filsafat luhur, bukan kata-kata bijak, ini sindiran terhadap manusia! Apakah manusia harus sama seperti binatang? Kalau burung mati demi makanan, apakah manusia juga harus mati demi harta?!
wenda20150405B 52:50
台长痛心很多人不听劝诫,着急大家为名为利
女听众:师父,您辛苦了!您好好注意身体!
台长答:师父看看你们这些孩子真的是可怜,有时候不跟你们大喊一声,你们要掉下悬崖了。我上次讲过的,一匹马走到悬崖了,没人跟它讲,“嘣”掉下去了。我不能看到你走到悬崖还要跟你说:“慢走哦,当心哦,要下地狱的哦。”(知道了,师父)我就是这么说:“赶快!不能走了!再走要掉下去了!!”但是我就是这么叫,还有很多人下去啊!唉,气死人啊,气死人啊!(知道,您对我怎么严厉都没有关系的,我知道您都是为我好,您要保重身体!)当然为你好了。身体没办法,经常被那些不好好修的人气得心脏都不舒服(您别生气了)气得……真的有时候……想想人为什么像动物一样活在这个世界?为了一点名、为了一点利,讲得不好听就像狗一样,看到一点肉“啪”冲过去;就像鸟一样的,看到有个东西,几十个鸟都冲过去抢。人不就是为了名啊、利啊,大家都冲过去抢,你说现在人可怜到什么程度?!人家发一个新产品,你都不知道好坏,在马路上给大家试着吃,都一帮子人过去拿。你说人可怜到什么程度,不是跟“鸟为食亡”一样嘛!很多人还说“人为财死,鸟为食亡”,这不是一个哲理,这不是一个名句啊,这是讽刺人的!你人难道跟动物一样吗?它“鸟为食亡”了,你人就应该“为财死”吗?!
