Wenda20200823 01:15:47
Li Fo Da Chan Hui Wen tidak hanya sekedar bertobat; tetapi juga harus berikrar (memiliki tekad) dan menjalani ikrar / tekadPendengar pria: Ada seorang teman se-Dharma mendengar kalimat ini di pagi hari, “Tekad bagaikan mesin yang akan berkarat jika tidak digunakan.” Kemudian, dalam perjalanan ke tempat kerja, ketika pelafalan Li Fo Da Chan Hui Wenhampir selesai, mendengar sebuah kalimat “Tahukah kamu ada berapa banyak kata “yuàn – tekad” dalam Li Fo Da Chan Hui Wen? Apa arti kata “yuan – tekad”didalamnya? Apa artinya ini?
Master menjawab: Yaitu memberitahunya, Li Fo Da Chan Hui Wen bukan hanya pertobatan, ada tekad yang terkandung dalamnya, meminta dia untuk berikrar (mengerti). Li Fo Da Chan Hui Wen ini luar biasa, kekuatan tekad dalam paritta ini sangat besar. Kekuatan tekad dari Bodhisattva Samantabhadra semuanya ada di dalamnya (benar).
Sebelumnya Master pernah memberikan wejangan bahwa melafalkan paritta Li Fo Da Chan Hui Wen akan ada niat penyesalan, lalu bagaimana untuk mengungkapkan niat dalam menjalani ikrar/tekad?) Sama, menjalani tekad, sambil melakukan sambil menunjukkan.
Saya bertanya kepadamu, ketika kalian sedang melakukan perbuatan baik dan melafalkan paritta, bukannya ini adalah menjalani tekad? (Iya) Misalnya, ketika kamu sedang membabarkan Dharma kepada orang lain, dan orang lain sedang berbicara lalu kamu berada disamping melafalkan paritta, bukannya kamu sedang menjalani tekad? Misalnya, seminar akan segera dimulai, dan kamu terus melafalkan paritta sebelum seminar dimulai; kamu sambil membersihkan apel, mendekorasi panggung, mempersiapkan kursi dan memasak untuk orang lain, sambil melafalkan paritta. Bukankah itu disebut “menjalani tekad”? (benar. Menajalani tekad yang Anda sampaikan sangat penting).
Ada orang yang mengatakannya dengan sangat baik, dan mengatakan kepada Bodhisattva dengan sangat baik, namun dia tidak melakukannya, itu juga tidak berguna.) Benar, itu seperti seseorang yang mengatakan kepadamu “Saya pasti akan jujur, saya pasti berubah”, apa gunanya jika tidak berubah? Pertobatan adalah “zuì cóng xīn qǐ jiāng xīn chàn – karma buruk bermula dari niat pikiran dan harus bertobat dari situ” (“Xīn ruò miè shí zuì yì wáng – jika niat pikiran lenyap, maka karma buruk juga akan terlenyapkan”) Semua karma buruk kamu bermula dari niat pikiran/hati, oleh sebab itu harus bertobat dari hatimu (mengerti).
Wenda20200823 01:15:47
礼佛大忏悔文不单是忏悔,还要许愿、行愿
男听众:有一个佛友,早上听到这句话“愿力如引擎,不用的话会生锈”。过后在上班路上,念礼佛大忏悔文差不多快结束的时候,听到一句话“你知道礼佛大忏悔文里有几个‘愿’字吗?里面的‘愿’字代表些什么意思吗?”这个是什么意思?
台长答:就是跟他说,礼佛大忏悔文你不是单单忏悔,里边有愿力的,叫他要许愿(明白了)礼佛大忏悔文不得了的,这个经文里边愿力很大,大行普贤菩萨的愿力都在里边(对。您之前开示过念礼佛大忏悔文有忏悔的心,这种行愿的心怎么表达呢?)一样,行愿,一边做一边表达。我问你,你们在做善事的时候念经,不叫在行愿吗?(是的)比方说你正在度人的时候,人家在讲,你在边上念经,你不在行愿?比方说马上要开讲了,开讲之前你不断地念经;你一边在擦苹果、布置舞台、放板凳、给人家做饭,一边念经,不叫“行愿”?(对。您讲的行愿很重要,有的人说的很好,跟菩萨讲的很好,他不去做,那没有什么用啊)对,就像一个人跟你说“我一定老实,我一定改”,不改,有什么用?忏悔是“罪从心起将心忏”(“心若灭时罪亦亡”)你的罪都是从心起的,所以要忏悔你的心(明白了)