Kesulitan dalam aspek apa yang akan dilalui jika berikrar “Berhasil membina diri dalam satu kehidupan”; Membantu orang lain mendirikan altar adalah membina berkah dan kebijaksanaan 许愿“一世修成”会经历哪些方面的磨难;帮人设佛台是福慧双修

 

Wenda20180930A   15:07 

Kesulitan dalam aspek apa yang akan dilalui jika berikrar “Berhasil membina diri dalam satu kehidupan”; Membantu orang lain mendirikan altar adalah membina berkah dan kebijaksanaan

Pendengar Pria: Master, orang yang bagaimana baru boleh berikrar berhasil membina diri dalam satu kehidupan?

Master menjawab: Yaitu orang yang memiliki kekuatan tekad yang besar, tidak takut dengan berbagai kesulitan, orang yang menyingkirkan berbagai kesulitan dan memperjuangkan kemenangan. Mengapa para biksu bisa mendekati berhasil membina diri dalam satu kehidupan? Karena telah mengimplementasikan kekuatan tekadnya ke dalam perilaku. Misalnya, mereka hendak mengikuti Master, maka seumur hidup mereka akan mengikuti Master, mereka telah mengimplementasikan tindakannya, maka mereka akan sangat mudah untuk berhasil membina diri dalam satu kehidupan.

(Ada teman se-Dharma ingin bertanya, dia berikrar berhasil membina diri dalam satu kehidupan, apakah dalam 2-3 tahun ini akan lebih sulit dalam membayar hutang?) Ya. Jika kamu adalah orang yang memiliki karma yang sangat berat, hari ini kamu berkata “Saya mau berhasil membina diri dalam satu kehidupan”maka hutang yang kamu bayar akan sangat besar dan sangat banyak (Pada umumnya berapa tahun?) Tergantung seberapa berat karma burukmu. Misalnya kamu melakukan banyak perbuatan buruk di kehidupan lampau, meskipun hari ini kamu berikrar “Saya mau berhasil membina diri dalam satu kehidupan”, namun kamu tidak akan berhasil dalam kehidupan ini.

Maka, kamu sekarang harus berusaha sekuat tenaga untuk membayarnya, orang ini akan sangat lelah untuk berhasil membina diri dalam satu kehidupan! (Master, proses membayar hutang karma seperti ini selain ada kesulitan dan ujian mimpi, ada apalagi? Mohon Anda beritahukan kepada semua orang) Ada ujian mimpi dan kesulitan, dan ada juga sakit hati. Yaitu, membuatmu meninggalkan kerabat dekat, membuatmu difitnah orang, membuatmu menghadapi berbagai kesulitan dalam jiwa di dunia ini, lebih parah daripada kesulitan fisik, karena berhasil membina diri dalam satu kehidupan adalah kekuatan tekad dalam jiwa, maka sifat iblis akan mengganggumu dari segi jiwa

(Apakah ada yang dari segi fisik?) Harus tergantung jika dari segi fisik, jika kamu mengamalkan segala kebaikan, maka akan ada kesulitan dari segi fisik – kamu harus melakukan banyak perbuatan baik hari ini, harus membantu orang lain, kamu harus memiliki kebajikan, harus membina berkah dan kebijaksanaan, kamu harus membina berkah, maka kamu harus mempraktikkannya, oleh karena itu, dari segi fisik akan menderita. Misalnya kamu harus memapah orang lain berjalan, membantu orang renovasi, mendirikan altar… oleh sebab itu, sebenarnya yang mendirikan altar adalah membina berkah dan kebijaksanaan

(Wah, sungguh bagus!) Karena“Berkah”, yaitu kamu membantu dia mendirikan altar, kamu telah menggerakkan tangan sendiri, maka seumur hidup ini kamu akan memiliki balasan berkah, segera dalam kehidupan ini akan memiliki berkah keberuntungan; Lalu bagaimana dengan “Kebijaksanaan”? Karena kamu membuat orang lain menekuni Dharma, membantu orang lain mendirikan altar, bukankah kamu memiliki kebijaksanaan? Orang yang memiliki kebijaksanaan akan mendapat berkat dari Bodhisattva

(Benar, benar. Master, kesulitan, ujian mimpi, dan mencapai tingkat Kebuddhaan seperti ini sungguh tidak mudah!) Tentu saja, ada berapa orang yang menjadi Buddha? Saya bertanya kepadamu, Buddha lebih banyak atau makhluk hidup? (Makhluk hidup lebih banyak) Buddha hanya sedikit saja.  Walaupun  “Gambar sepuluh ribu Buddha”, terdapat sepuluh ribu Buddha di Alam Surga, lalu kamu lihatlah ada berapa bayak orang di Alam Manusia. (Aih, sungguh banyak para makhluk hidup) Saya tanya kamu satu kalimat, betapa sulitnya bagimu untuk menjadi manusia, menurut kamu lebih banyak manusia atau binatang? Tentu saja binatang lebih banyak.

 

Wenda20180930A   15:07 

许愿“一世修成”会经历哪些方面的磨难;帮人设佛台是福慧双修

男听众:师父,什么样的人才可以许愿一世修成?

台长答:就是有大愿力的人,不怕万难,排除万难去争取胜利的人。法师为什么能接近一世修成?因为他的愿力已经付诸行动了。比方说,他们要跟着师父,他们就一辈子跟着师父,他们已经付诸行动了,他们就很容易一世修成了(有的同修想问,他许愿一世修成,是不是这两三年之内还债期比较艰巨,是这种概念吗?)是。如果你是一个业障深重的人,你今天说“我要一世修成”,那你还的债要很大很大,很多很多(一般几年呢?)要看你的业障有多深了。比方说你上辈子做了很多恶事,你虽然今天许愿“我一世修成”,但是你这一辈子修不成的,那么你现在就要拼命地来还了,这种人一世修成就是累啊!(师父,这种还的过程有磨难、有梦考,还有什么呢?您给大家讲讲)有梦考,有磨难,还有绞心的痛。就是让你离开亲人,让你被人家诽谤,让你有各种各样在人间精神上的磨难,胜于肉体上的磨难,因为你一世修成是在精神上的愿力,所以魔性是从精神上来搞你的(有肉体上的吗?)肉体上要看了,你要是众善奉行的话,就会有肉体上的磨难——你今天要做很多的好事,要去帮助别人,你要善得善德,你要福慧双修,你要修福,那你就要去做出来,那肉体上就痛苦了,比方说你要扶着人家走路、帮人家装修、装佛台……所以装佛台的人实际上是福慧双修(哎呀,这么好啊!)因为“福”就是你帮他装佛台了,你动自己的手了,你这辈子会有福报,马上今世就会有福气的;那么“慧”是什么呢?因为你让人家去学佛了,给人家装个佛台,你是不是有智慧啊?有智慧的人就会得到菩萨的庇荫(对对。师父,这种磨难、梦考,成佛真是不容易啊!)那当然,有几个成佛的?我问你,佛多还是众生多?(众生多)佛是寥寥无几的。就是《万佛图》,天上有一万位佛,那你看看人间有多少人啊(哎呀,太多的众生了)我就问你一句话,你要成个人多难啊,你说动物多还是人多?当然动物多了。