Kendalikan diri dengan baik, jangan terus memperhatikan kesalahan orang lain 好好管住自己,不要盯住别人

 

Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Auckland, 8 November 2019

Pertanyaan 36: Kendalikan diri dengan baik, jangan terus memperhatikan kesalahan orang lain

Tanya: Master pernah mengatakan bahwa Bodhisattva tidak melihat kesalahan orang lain. Apakah maksudnya adalah kita harus menjaga sikap batin yang seimbang dalam berinteraksi dengan orang lain? (Benar.) Manusia memiliki kesalahan itu hal yang wajar, karena kita semua adalah manusia. Namun terhadap kesalahan orang lain, jangan disimpan di hati, jangan menanggapinya dengan cara negatif atau pesimis, dan jangan karena satu kesalahan lalu menolak seluruh pribadi seseorang. Sebaliknya, dengan sikap positif, penuh kebijaksanaan, dan keharmonisan, kita membantu orang di sekitar kita berkembang ke arah yang lebih baik. Jadi, apakah semua ini sebenarnya kembali pada masalah hati dan pikiran?

Jawab: Benar. Untuk apa kamu membacakan ulang isi Bai Hua Fo Fa kepada saya. Tentu saja benar. Kendalikan dirimu dengan baik, untuk apa mengawasi atau memperhatikan orang lain? Kekurangan manusia adalah suka menatap kesalahan orang lain—kalau begitu, dirinya sendiri yang akan merasa tidak nyaman. Ketika orang lain memperhatikanmu, kamu juga merasa tidak nyaman; begitu pula ketika kamu memperhatikan orang lain, kamu pun merasa tidak nyaman. Jadi, sebaiknya jangan terus memperhatikan orang lain. Baik-baiklah menyelamatkan diri sendiri dan orang lain (Baik, terima kasih Master)

 

191108新西兰奥克兰世界佛友见面会提问

提问36 好好管住自己,不要盯住别人

问:师父说菩萨不见人过,是不是指在为人处事时要保持一种中观心态?(对)人有过错是正常的,因为是人,但是对于别人的过错不要看到心里,不要消极悲观对待,不要因为一个问题就否定人的全局,反而以一种积极的心态,有智慧地、圆融地帮助身边的人朝着一个好的方向去发展,所以一切都是关于心的问题吗?

答:对啊,你把我的《白话佛法》再念一遍给我听干吗?当然对的,好好管住自己啊,去管住、盯住别人干吗?人的毛病——盯住别人看,他自己就难受了。人家盯住你,你也难受;你盯住别人,你也难受的。最好不要去盯住别人,好好地自度度人(好的,感恩师父)