Jika tidak berhasil mencapai pencerahan, apakah benar berkahnya mudah habis dan balasan karma perbuatan buruk akan sangat lama? 如没有修成,是否福报很容易用完而恶行会受报很久

 

Pertanyaan pada Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Sydney – Australia, 11 Januari 2020

Pertanyaan 19: Jika tidak berhasil mencapai pencerahan, apakah benar berkahnya mudah habis dan balasan karma perbuatan buruk akan sangat lama?

Tanya: Dalam buku “Perjalanan Murid ke Surga”, terdapat sebuah catatan yang mengatakan, “Melafalkan nama suci Buddha untuk kebaikan mendatangkan kekayaan dan kehormatan selama satu kehidupan, sementara berbuat jahat selama satu kehidupan mengakibatkan terlahir kembali sebagai babi selama sepuluh kehidupan.” Mohon bertanya kepada Master, jika kita tidak berhasil mencapai pencerahan, bereinkarnasi dalam Alam Manusia, apakah berkah kita akan mudah habis dan balasan karma perbuatan jahat akan sangat lama?

Jawab: Tentu saja. Itu sudah pasti. Jika kamu tidak naik ke surga, kamu akan menerima berkah di alam manusia dan alam surga. Berkah duniawi, misalnya, kamu telah membina diri seumur hidup… seorang biksu jika sudah membina diri seumur hidup, tetapi pada akhirnya tidak naik ke surga atau tidak terbebas dari enam alam, mereka mungkin akan menerima berkah di surga atau terlahir kembali lagi, setelah terlahir kembali akan sangat menderita. Reinkarnasi itu seperti ini: kamu akan terlahir kembali di sebuah keluarga yang sangat kaya, misalnya di rumah seorang miliarder. Kamu bisa menjadi seorang putri kaya raya atau anak laki-laki dari keluarga kaya — seorang “anak konglomerat”, begitulah. Setelah kehidupan itu berakhir dan kamu bereinkarnasi lagi, kamu mungkin akan lahir di keluarga yang kurang baik. (Perbuatan baik dan jahat sama-sama dilakukan dalam satu kehidupan, kenapa hasilnya bisa berbeda begitu jauh? Mengapa berbuat baik dan melafalkan nama Buddha bisa membuat seseorang kaya di kehidupan berikutnya, sedangkan berbuat jahat bisa membuat seseorang terlahir sebagai babi selama sepuluh kehidupan?”) Tidak begitu. Meskipun kamu masuk ke neraka, setelah keluar, kamu masih bisa bereinkarnasi lagi — mungkin menjadi hewan, atau manusia. Setelah terbalaskan, neraka adalah tempat untuk menerima balasan atas perbuatanmu, bukan tempat tinggal selamanya. Setelah selesai menanggung hukuman, kamu akan kembali ke alam akhirat, masih menjadi hantu, bukan selamanya terkurung di neraka. Misalnya, Neraka Avici itu adalah tingkat ke-18 dari neraka, dan kalau sudah masuk ke sana, itu tidak bisa keluar lagi. Tetapi untuk neraka-neraka biasa, setelah penderitaan selesai, kamu bisa kembali dan melanjutkan reinkarnasi menjadi manusia lagi.

 

200111澳大利亚悉尼世界佛友见面会提问

提问19 如没有修成,是否福报很容易用完而恶行会受报很久

问:在《佛子天地游记》里有个经历记载,说的是“念佛为善得一世富贵,为恶一世却堕落猪身十世。”请问师父,如果我们没有修成,在人道轮回,福报是不是很容易就消耗了,而恶行却会受报很久?

答:那当然了,肯定的。你要是没有上去,就变成人天福报。人天福报,比方说你修了一世……一个法师如果修了一辈子,修到最后没上天,或者没有出六道,要么在天上受福报,要么就下次转世,转世的话就很苦了。转世轮回,你就会投到一个很有钱的人家里,比方说一个大富翁的家里,你是一个千金小姐或者一个儿子——富二代,就是这样。用完了之后再投胎,就投到差的人家家里去了(善事和恶事都是一世做的,为什么差别这么大?念佛为善得一世富贵,为恶一世却堕落猪身十世?)没有啊,你就算到地狱里,出来之后还能再投胎投畜生、投人的。受完报,地狱是给你受报的地方,不是终生在里面生活的地方。受完报之后回到地府,还是做鬼,又不是永远在地狱里。比方说无间地狱,那是打入十八层地狱了,那真的是出都出不来了。一般的地狱,受过苦,再回来,可以继续投人的。