Harus melafalkan paritta saat menyembah Buddha 拜佛的同时一定要念经

 

wenda20130210 22:46

Harus melafalkan paritta saat menyembah Buddha

Pendengar pria: Menyembah Buddha tanpa melafalkan paritta itu tidak ada gunanya, harus melafalkan paritta. Jadi, apakah karena setelah melafalkan paritta, Guan Shi Yin Pu Sa memberkatimu, sebuah proses batin. Setelah memberkati efeknya menjadi berbeda?

Master menjawab: Dari sudut pandang dunia, misalnya kamu memiliki pikiran yang jernih, kamu tidak takut pada apa pun. Misalnya, kamu berbicara dengan manajermu setiap hari. Kamu sudah siap secara mental, menurutmu apakah kamu akan takut? Apakah itu efek psikologis? Apakah itu adalah suatu energi? Kamu melakukan kesalahan hari ini dan seseorang bertanya apa kesalahanmu, kamu akan ragu dan tidak bisa berbicara dengan jelas. Tetapi jika kamu adalah orang yang jujur dan sungguh-sungguh, kamu memiliki keyakinan dalam hatimu, kamu tidak takut pada apa pun, kamu akan sangat tenang. Menekuni Dharma dan membina pikiran setara dengan menambahkan energi Bodhisattva ke dalam hatimu, menjadikan kamu orang yang jujur, orang yang tidak takut pada kesulitan, dan orang yang diberkati oleh Bodhisattva. Orang-orang ini memiliki keyakinan dalam hati mereka, sehingga mereka tidak takut melakukan hal apa pun di dunia. Bukankah itu memberi mereka semacam energi berkat? Jadi orang yang menekuni Dharma tidak memiliki rintangan, mengapa? Dia telah menekuni Dharma, dia tidak takut pada apa pun lagi. Dia menganggap itu adalah suatu jodoh. Atasannya memecatnya, orang yang menekuni Dharma berkata, asalkan saya memiliki jodoh, bos tidak akan memecat saya. Jika bos memecat saya hari ini, itu berarti tidak punya jodoh ini lagi. Tidak memiliki jodoh ini tidak berarti saya tidak punya jodoh. Saya masih memiliki jodoh di tempat lain, jadi bukankah kamu tidak akan pernah takut? Melafalkan paritta juga memiliki prinsip yang sama (Mengapa beberapa orang tidak melafalkan paritta, tetapi dia telah memohon kepada Bodhisattva selama bertahun-tahun, dia merasa sangat efektif? Dalam hal ini, apakah karena dia telah membina diri di kehidupan lampau?) Perkataanmu benar sekali. Jika dia tidak membina diri di kehidupan lampau, apakah dia menyembah Buddha akan manjur di kehidupan ini? Sebagai contoh sederhana, beberapa orang seperti  “Menanam bunga dengan niat, bunga tak mau mekar; menancapkan dahan willow tanpa niat, malah tumbuh rindang.” Kamu pergi menanam bunga, tetapi kamu tidak memiliki benih. Orang lain menanam pohon willow, ada benih di tempat ini,  begitu menancapnya akan tumbuh keluar.

 

wenda20130210  22:46  

拜佛的同时一定要念经

男听众:拜佛不念经没用,一定要念经。那么是不是因为念经以后观世音菩萨给你加持了,是内在起作用,加持以后效果就不一样了?

台长答:从人间来讲,比方说你心里有谱,你对什么事情都不怕。比方说你天天去找你们经理谈,你心中都做好准备了,你说你会不会怕?是不是心理的作用?心理的作用是不是一种能量?你今天做错事情了,人家问你什么事情你会支支吾吾,虚虚实实地讲不清楚;但是如果你是实实在在的人,你心中有底,你什么都不怕,你就很沉着。学佛修心就等于把菩萨的能量体加在你的心中,让你成为一个诚实的人、不怕磨难的人、而且有菩萨保佑的人,这些人心中有底了,所以在人间做任何事情他们都不怕了。是不是给他一种加持能量?所以学佛的人他没有阻碍的,为什么?他学了佛他什么都不怕,他认为这是一种缘分。老板把他炒了,学佛的人说,只要我有缘分,老板不会炒我的,老板炒了我今天就是没有这个缘分了,没有这个缘分并不代表我没缘分,我还在其他地方继续有缘分,那你不是永远不会害怕了吗?念经就是这个道理(为什么有的人没念经,但他求菩萨拜菩萨很多年了,他感觉很灵。像这种情况是不是他前世有修?)你讲得一点不错,他前世不修的话,今世拜了会灵吗?举个简单例子,有些人是“无心插柳柳成荫,有心栽花花不开”,你去栽花,但是你没有种子,人家插柳的话,这个地方有种子,一插下去就长出来了。