wenda20120701B 22:27
Harus berwibawa saat memperkenalkan Dharma kepada orang lain; giat menjaga perilaku, ucapan dan pemikiran. Banyak membaca Bai Hua Fo Fa untuk membuka kebijaksanaan
Pendengar wanita: Apakah ada hal lain yang harus saya perhatikan?
Master menjawab: Kamu, jangan terlalu banyak bicara. Coba pikirkan, siapa yang suka bicara seperti kamu ini? Kamu harus tahu bahwa orang yang menekuni Dharma nantinya harus berpikir keras, karena jika tidak berhati-hati, maka pikirannya akan salah lagi. Oleh karena itu, banyak biksu yang takut tubuhnya akan melakukan hal yang salah, mulutnya akan mengatakan hal yang salah, dan pikirannya akan memikirkan hal yang salah, pada akhirnya mereka bahkan tidak lagi memikirkannya. Dengan begitu, mereka dapat memastikan bahwa hati mereka relatif lebih murni. Kurangi bicara. Tentu saja kamu harus memperkenalkan Dharma kepada orang lain. Ketika kamu memperkenalkan Dharma kepada orang lain, kamu harus meneladani Bodhisattva. Kamu boleh berbicara lebih banyak, tetapi setelah itu, kamu harus bersikap lebih wibawa, lebih banyak melafalkan paritta, dan belajar lebih banyak. Saya pikir kamu harus membaca satu bab Bai Hua Fo Fa dari Master setiap hari (Saya membacanya setiap hari) Apakah kamu membaca satu bab setiap hari sekarang? (Saya membacanya setiap hari, dan juga mendengarkan Tanya Jawab Metafisika.) Tidak ada gunanya mendengarkan Tanya Jawab Metafisika. Saya menyuruhmu untuk membaca Bai Hua Fo Fa. Tanya Jawab Metafisika adalah untuk mengembangkan pengetahuan tentang ajaran Buddha Dharma, sedangkan Bai Hua Fo Fa adalah untuk membuka kebijaksanaan. Kamu harus lebih banyak membaca Bai Hua Fo Fa dari Master, sehingga kamu tidak akan berbicara terlalu banyak di masa depan (Baik, saya sudah mengerti, terima kasih, Master. Saya tahu mulut saya ini tidak bagus). Dulu masa muda juga terlalu banyak berbicara. Sering menyesali diri sendiri: “Oh, saya lebih baik tidak mengatakan ini, oh, saya lebih baik tidak mengatakan itu.” (Ya, benar. Saya menampar mulut saya di depan Buddha.) Terkadang lebih baik tidak mengatakan yang salah, jadi tidak perlu menampar diri juga. Jangan menampar lagi, Bodhisattva akan sedih.
wenda20120701B 22:27
度人时要稳重;谨守身口意;多看白话佛法开智慧
女听众:我还有什么应该注意的?
台长答:你啊,不要话太多,你想想看哪一个像你这样叽里呱啦的?你要知道学佛的人到后来要经过大脑思考,因为稍微不留神,意念又出毛病了。所以很多法师怕自己身体做错事情,嘴巴讲错话,脑子想错事情,到后来他们想都不想了,这样的话就能保证自己比较清净心。话少一点啦,度人当然要度,度人的时候你要学菩萨,可以多多地讲,但是度完人之后,自己要比较稳重,多念经,多学习。我觉得你应该每天看台长一篇白话佛法(天天看的)你现在能天天看一篇吗?(天天看的,我还听玄艺问答)听玄艺问答没用的,我叫你看白话佛法。玄艺问答是长佛学知识的,白话佛法是开智慧的。你要多看台长的白话佛法,你以后话就不会这么多了(好的,我知道了,感恩台长,我知道我就是这个话不好)过去年轻的时候也就是话多呀,自己经常会后悔自己:“哎呀我蛮好不要讲这句话的,哎呀我蛮好不要讲那句话的”(对的对的,我在佛前都抽我嘴巴的)有时候情愿自己不要讲错,也用不着抽了嘛,不要抽了,菩萨心疼的。
