Pertanyaan pada Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Sydney – Australia, 10 Januari 2020
Pertanyaan 18: Hanya jika diri sendiri memiliki energi, baru bisa menolong orang lain; jika ingin menolong orang lain, diri sendiri harus banyak mengumpulkan energi dan jasa kebajikan
Tanya: Mengenai masalah memikul karma dan membayar hutang karma. Keluarga terbentuk karena jodoh Nidana. Jika karena kekuatan diri sendiri tidak cukup lalu menyerah untuk menyelamatkan anggota keluarga, apakah hutang itu harus dibayar di kehidupan berikutnya?
Jawab: Itu tergantung. Jika kamu berhutang banyak pada keluargamu, dan dalam kehidupan ini tidak bisa melunasinya, maka di kehidupan berikutnya kamu mungkin harus melanjutkan untuk membayar hutang itu. (Rekan se-Dharma berbagi bahwa setelah membantu orang tuanya melafalkan paritta, ia memikul karma mereka…) Itu pasti (Dia bermimpi turun ke Alam Neraka.) Itu berarti dosa karma ayah dan ibunya sangat berat, dia tidak memiliki cukup energi untuk menolong mereka, sehingga dirinya ikut terseret ke Alam Neraka oleh mereka. Dengan kata lain, jika ayah dan ibunya meninggal sekarang, mereka pasti akan jatuh ke Alam Neraka (Apakah maksudnya orang tuanya yang masuk neraka?) Ya. Jika dia bermimpi dirinya sudah terseret ke bawah, itu menunjukkan bahwa jasa kebajikannya belum cukup. Dia sudah ikut tertarik oleh karma mereka (Dalam situasi seperti ini, apakah rekan se-Dharma itu sebaiknya menyerah, atau bagaimana cara meningkatkan…) Kamu harus memiliki kemampuan sendiri baru bisa menolong orang lain. (Ya) Misalnya, seseorang jatuh ke air, tapi kamu tidak bisa berenang, bagaimana kamu bisa menolongnya? (Tidak bisa menolong) Kalau kamu sendiri tidak punya tenaga, bagaimana kamu bisa menolong orang lain? (Jadi maksudnya, rekan se-Dharma harus banyak melakukan jasa kebajikan untuk menambah kekuatannya…) Ya, tingkatkan energi diri sendiri (Baik. Jadi tidak boleh memilih untuk menyerah, kan?) Jangan menyerah. Hanya dengan mengumpulkan lebih banyak energi dan jasa kebajikan, barulah kamu bisa menolong orang lain (Baik) Kadang, demi menolong orang lain, seseorang harus belajar banyak keterampilan (Ya) Saya pernah bertemu seorang ibu, anaknya cacat. Setiap kali harus membawa anaknya ke rumah sakit untuk disuntik. Sang ibu khawatir anaknya akan menderita, jadi dia belajar menjadi perawat. Setelah belajar, seumur hidupnya dia merawat anaknya yang lumpuh di tempat tidur, merawat, dan menjaga anak ini. Ibunya belajar keterampilan ini, dia memberikan suntikan kepada anaknya, merawat dan menjaganya. Jadi, ibu itu sungguh mulia (Ya. Terima kasih, Master. Kami pasti akan memotivasi rekan se-Dharma itu untuk banyak berbuat jasa kebajikan dan mengumpulkan jasa kebajikan.) Kalau kamu tidak punya jasa kebajikan, bagaimana bisa menyelamatkan orang lain? (Ya)
200110澳大利亚・悉尼世界佛友见面会提问
提问18 自己有能量才能救别人;想救人,自身要多聚集能量和功德
问:关于背业与还债的问题。家人都是因缘而聚,如果因为自身的功力不够而放弃救度家人的话,这个债是不是要来生再还呢?
答:要看的,你如果欠家里人很多,那你这辈子还不完,下辈子可能还要来还(同修分享说,因为他帮父母念经以后背业……)肯定的(梦到下地狱了)那就是他爸爸妈妈的业障非常非常重,他没有这个能量来帮助他们,所以自己被他们拖下地狱。就是说他妈妈爸爸如果现在死掉,一定是下地狱的(是他的父母下地狱?)对。如果他现在做梦自己已经被拖下去了,说明他的功德不够,他已经被他们拖下去了(这种情况下,同修是选择放弃,还是要怎样来增加……)你自己有能力才能救人(对)比方说有人掉到水里去了,你不会游泳,你怎么救?(不能救)你自己没有体力,你怎么救别人?(就是说同修要多做功德增加功力……)对,增加自己的能量(好的。那就不能选择放弃,是吧?)不要放弃,自己多聚集能量和功德才能救别人(好的)有的时候为了救别人,自己要学很多本事的(对)我就碰到一个,孩子是残疾,每次都要把孩子送到医院里去打针,妈妈怕这个儿子折腾,结果就自己学护士,学完之后一生就照顾那个病瘫在床上的孩子,就是护理这个孩子。妈妈学到这个本事了,自己给孩子打针,给他护理,照顾他。所以妈妈很伟大的(是。感恩师父,我们一定鼓励这个同修多做功德,多积累功德)你没有功德怎么救人?(是的)
